Zodiak Pecas Ndahe
Desember 15, 2006 § 22 Komentar
Mulutmu harimaumu. Kalau di jalan, zodiakmu harimaumu. Lah kok bisa? Ya bisa. Menurut penelitian iseng-iseng [tapi serius] seorang petinggi sebuah perusahaan asuransi, orang-orang dengan bintang tertentu cenderung sering mengalami kecelakaan atau kena tilang. Sebaliknya, orang-orang berzodiak lainnya jarang mendapat celaka di jalanan.
Mas Ngasuransi itu ndak sembarangan ngomong. Dia menyimpulkan teori pengaruh astrologi pada kecelakaan itu berdasarkan statistik, setelah meneliti 100 ribu kasus kecelakaan dan tilang, lalu melihat zodiak orang-orang yang terlibat dalam kasus itu. Kalau sampean ndak percaya, silakan saja lihat laporannya di sini. Jadi, kalau sampean kebetulan tabrakan, jangan salahkan orang lain. Barangkali zodiak sampeanlah penyebabnya. « Read the rest of this entry »
Doha Pecas Ndahe
Desember 14, 2006 § 8 Komentar
Di Doha, atlet-atlet Indonesia terjerembab. Di Doha pula medali emas beterbangan jauh di atas kemampuan kontingen merah-putih. Hingga hari ke-14, baru medali emas yang didapat.
Atlet kita loyo? Jangan-jangan mereka tak punya semangat bertanding atau karena kemampuannya memang cuma segitu?
Paklik Isnogud, jawara tenis tarkam (antarkampung) itu, tertawa ngakak ketika saya mengajaknya bicara tentang prestasi atlet Indonesia di Asian Games Doha 2006. Ketawanya baru reda setelah Ndoro Juragan Bos melongok keluar dari ruang kerjanya, mungkin dia terganggu oleh suara Paklik yang sumbang itu.
Profesi Pecas Ndahe
November 29, 2006 § 26 Komentar
Profesi apa yang paling berat menurut sampean? Polisi, hakim, dokter, tukang sapu, copet? Atau apa? Di Inggris, survei menunjukkan sopir taksi itu profesi paling berat. Kok bisa?
Discovery Channell-lah yang menunjukkan — melalui sebuah survei — bahwa menjadi sopir taksi itu lebih sulit ketimbang nelayan atau tukang ledeng sekalipun.
Dengarkan penuturan Dave Jones, pengemudi taksi di London, responden survei itu, tentang profesinya. “Pekerjaan ini sangat berat dan banyak tantangannya. Kemacetan, jam kerja yang panjang, penumpang yang menjengkelkan …. Semuanya membuat pekerjaan ini begitu sulit.”
Oh ya? Bagaimana bila kita bandingkan pekerjaan di belakang kemudi itu dengan profesi lain? Katakanlah bila diadu dengan pekerjaan sebagai penjaga kebun binatang. « Read the rest of this entry »
Mourinho Pecas Ndahe
November 28, 2006 § 4 Komentar
Malam itu, setelah Chelsea bermain imbang 1-1 ketika bertemu Manchester United, suasana murung terlihat di ruang ganti. Seseorang berbisik, pelatih Chelsea, Jose Mourinho, sedang tak enak hati. Ada apa gerangan?
“Frustrasi terbesarku dalam sepak bola bukan saat aku kalah, tapi ketika kalian tak melakukan sesuatu untuk menang,” kata Mourinho dengan masgul.
Drogba, Ballack, Lampard, dan Cole, membisu dalam kelu seperti menelan biji duku. Sebab, siapa berani menentang pria elegan dari Portugal, arsitek ulung berwajah murung itu?
Pertandingan memang usai sudah, tapi perjalanan masih jauh. Kompetisi Liga Inggris belum setengah jalan. Mengapa Mourinho merasa dunia sudah kiamat? « Read the rest of this entry »





