Fiat Pecas Ndahe
Januari 14, 2007 § 24 Komentar
Merek mobil asal Italia ini pernah merajai pasar di Indonesia. Dulu, dua puluh, tiga puluh, atau empat puluh tahun silam. Ia bahkan pernah menjadi semacam simbol status sosial. Sekarang?
Saya tak tahu persis berapa angka penjualan, tapi yang jelas sudah makin jarang terlihat di jalanan. Meski masih ada satu dua pemilik Fiat, misalnya seri Uno atau Alfa Romeo, yang mengendarainya, jalanan lebih banyak dipadati merek mobil lain.
Apalagi sejak keran impor mobil dibuka, kian banyak saja merek mobil yang berseliweran di jalan-jalan. Dan, Fiat pun semakin jarang terlihat seperti halnya Holden buatan Jepang yang nyaris punah itu. « Read the rest of this entry »
Rokok Pecas Ndahe
Januari 12, 2007 § 22 Komentar
Miss Narcis Kacang Buncis itu kemarin sore bertanya ke saya via YM, adakah kasta dalam pemberitaan? Dia bertanya karena merasa pencarian pesawat Adam Air jauh lebih ekstensif (dan lavish?) dibanding pencarian kapal Senopati Nusantara yang tenggelam di Laut Jawa itu.
Sekarang gantian saya mau tanya, adakah kasta dalam merokok? Saya tanya karena label merek rokok zaman dulu itu mengesankan ada kasta di antara para perokok. Tapi postingan ini bukan bermaksud menyaingi label gombal milik paman yang terkenal itu lo … 😛
« Read the rest of this entry »
Kutang Pecas Ndahe
Januari 11, 2007 § 28 Komentar
Tahukah sampean bahwa ternyata orang lebih sering menggunakan kata “bra” untuk menyebut penutup payudara wanita?
Semula saya juga tak menyangka kata tersebut lebih sering dipakai ketimbang kata “BH” atau “kutang”.
Saya baru tahu setelah iseng-iseng mencari dan membandingkan berapa banyak ketiga kata tersebut dipakai di Google.
Dan, hasilnya adalah: « Read the rest of this entry »
Sampah Pecas Ndahe
Januari 8, 2007 § 8 Komentar

Mungkin cuma di Indonesia, musibah itu berkah bagi orang lain. Ketika terjadi kecelakaan, misalnya, ada saja orang yang mengail di air keruh. Orang bukannya menolong, melainkan justru menjarah barang-barang milik korban. Eh, siapa tahu dompet pengemudinya penuh uang. Siapa tahu ada handphone yang tercecer. Siapa tahu … dan seterusnya. « Read the rest of this entry »
Pangkalan Pecas Ndahe
Januari 7, 2007 § 9 Komentar

Di Pasar Sleman, Yogyakarta, tempat nongkrong para tukang ojek tak seramai di ujung-ujung jalan di Jakarta. Siang itu, ketika saya mampir ke sana, tak ada seorang tukang ojek pun yang menanti penumpang. Padahal pasar sedang ramai-ramainya. « Read the rest of this entry »


