Kumis Pecas Ndahe

Mei 9, 2007 § 15 Komentar

Percaya atau tidak, ternyata tak ada polisi lalu lintas berkumis di Jakarta.

Kedengarannya memang aneh bin ajaib dan rada-rada kurang meyakinkan. Tapi saya pun baru tahu setelah iRadio tadi pagi mewawancarai dua orang Polwan.

Menurut mbak polisi itu, Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya memang punya aturan yang melarang polisi lalu lintas di jalan memelihara kumis. Aturan itu diteken oleh Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya dan sudah berlaku kira-kira setahun. Halah!

Kalau ada polisi yang nekat pakai kumis? Kata Mbak Polwan ada sanksinya: push up atau potong gaji. Serius? « Read the rest of this entry »

Kencan Pecas Ndahe

Mei 9, 2007 § 20 Komentar

Andaikan saja sampean seorang pria yang sudah berumur, susah cari jodoh, pernah gagal dalam rumah tangga, tapi masih ingin mencari istri baik-baik, penurut, dan bukan dari golongan yang matre.

Atau, sampean sekadar lelaki iseng yang ingin mendapat teman kencan eksotis, tapi ndak tahu caranya dan di mana mendapatkannya. Yah, barangkali saja sampean termasuk lelaki pemalu.

Jangan khawatir. Dunia tak selebar daun kelor. Ada banyak jalan ke Roma. Jika sampean termasuk pria pemalu, ndak tahu di mana dan cara mencari calon istri, barangkali sekarang saatnya sampean membuka komputer dan berselancar di Internet.

Sampean bisa langsung mempraktekkan “kencan via Internet”, seperti yang disediakan oleh situs An Asian Wife ini. Wah, apa ini? Tenang, ini bukan situs porno, Ki Sanak. « Read the rest of this entry »

Senayan Pecas Ndahe

Mei 8, 2007 § 31 Komentar

Sekali-sekali sempatkanlah mampir ke Senayan City — kompleks mal, apartemen, dan perkantoran yang megah, gemerlap di malam hari, di jantung Jakarta itu. Lalu perhatikan baik-baik mulai dari depan, sebelum sampean masuk, hingga di dalamnya.

Kesan apa yang akan sampean dapat?

Mungkin sampean akan terpesona oleh sihir mal itu. Bayangkan, bila malam tiba, dinding luarnya disiram cahaya lampu-lampu ribuan watt. Di dalamnya tak kalah benderang. Lantai ruangan seluas 48 ribu meter persegi disentor mesin pendingin berkekuatan ratusan tenaga kuda. Puluhan toko, restoran, salon, juga kafe berjejeran, moncer dan elok.

Ah, kejutan yang tak terpermanai katanya — seperti yang tertulis dalam situs resmi Senayan City. « Read the rest of this entry »

Reshuffle Pecas Ndahe

Mei 4, 2007 § 9 Komentar

Gara-gara SBY mau merombak kabinetnya, saya susah sekali menghubungi Mas Mbelgedes kawan saya di pabrik. Padahal saya ada perlu dengannya.

Ada apa ini?

Berkali-kali saya kontak ke rumahnya, teleponnya tulalit. Saya kontak telepon selularnya sama saja. Bahkan kotak suaranya pun ndak aktif. Saya penasaran. Ke mana gerangan Mas Mbelgedes itu. Sakit? Keluar kota? Tidur?

Saya sih, berpikir positif. Soalnya, SBY kan mau melakukan reshuffle kabinet. Nah, karena itu SBY meminta menteri-menteri yang mau digusur dan orang-orang yang diangkat ke rumahnya di Cikeas. Jangan-jangan …

Belum habis rasa penasaran saya, eh, tiba-tiba sebuah SMS masuk ke HP saya. Saya lihat pengirimnya: Mas Mbelgedes. Lah ini dia orang yang dicari. Saya baca SMS itu, ternyata begini isinya … « Read the rest of this entry »

Indoglish Pecas Ndahe

Mei 4, 2007 § 20 Komentar

Indoglish, selain ngeselin, memang memancing tawa. Suka ndak suka, kita terhibur karena pemakaian bahasa yang awur-awuran itu.

Coba perhatikan Indoglish seperti ini:

My body is not delicious = Saya sedang tidak enak badan
Your kid fruit don’t follow mix = Anak buahmu jangan ikut campur

Lah kok sekarang malah ada lagi yang kayak gini … 😀

If not now more when = Kalau bukan sekarang kapan lagi
If not me more who = Kalau bukan saya siapa lagi

Halah-halah …

Mas Gandrik mengirimkan foto itu ke saya, entah dari mana. Tampaknya foto ini sudah beredar dari milis ke milis. Kalau tak salah, foto itu diambil ketika ada aksi unjuk rasa para karyawan Freeport tempo hari.

Where Am I?

You are currently browsing the Indonesiana category at Ndoro Kakung.