Garuda Pecas Ndahe
Maret 7, 2007 § 23 Komentar
Untuk para kru dan penumpang pesawat Boeing 737-400 Garuda GA 200 yang terbakar dan meninggal di Adisucipto, Yogyakarta, pagi tadi.
Tapi, coba lihat betapa anehnya angka ini. Sekarang tanggal 7 Maret 2007 (7-3-7). Pesawat yang terbakar itu jenis Boeing 737 dengan nomor penerbangan GA 200, waktunya sekitar pukul 07.00.
Meaning?
737-2007 … What a weird number, eh? Kebetulan?
TKTQ Pecas Ndahe
Maret 6, 2007 § 21 Komentar
Pantes. Seandainya saja cinta bisa dibeli, mungkin populasi jomblo di dunia ini bakal turun drastis. Soalnya, asal punya duit, perempuan atau lelaki lajang pasti gampang cari pasangan.
Sayang. Hidup itu seperti teka-teki. Jawabannya sering kali lebih sederhana ketimbang upaya membuat pertanyaan teka-teki itu sendiri. « Read the rest of this entry »
Bahagia Pecas Ndahe
Februari 28, 2007 § 32 Komentar
Gara-gara menemukan berita tentang Dian “Indonesians Sweet Heart” Sastro yang dobel-dobel di dua koran — juga dua situs — itu, saya senyum-senyum sendiri sepanjang hari kemarin. Apalagi ketika saya melihat foto Dian yang ehm-ehm itu. Rasanya gimana gitu …
Teman-teman saya di pabrik bahkan sampai terheran-heran melihat saya yang tampak gembira seperti pejudi ulung yang baru saja menang jackpot. Sampai-sampai Paklik Isnogud pun penasaran dan menghampiri saya.
“Tumben sampean tersenyum terus hari ini. Ada apa, Mas? Baru dapat lotere ya? Naik gaji?” tanya Paklik sedikit curiga. « Read the rest of this entry »
Dian Pecas Ndahe
Februari 27, 2007 § 34 Komentar
Terus terang, saya suka Dian Sastro. Ya, ya, ya … Dian yang mahasiswi sekaligus bintang film dan sinetron itu. Gadis yang disebut-sebut sebagai “Indonesians Sweet Heart” itu. Tahu, kan?
Karena itu, jangan heran bila saya nyaris selalu membaca semua berita tentang Dian. Halah. Dan, pagi ini saya dikagetkan oleh sebuah berita tentang Dian.
Sampean ndak usah bingung dulu, Ki Sanak. Saya bukan mau cerita tentang perempuan bernama lengkap Diandra Paramitha Sastrowardoyo itu. Tapi, saya cuma mau cerita tentang sebuah berita kembar tentang Dian di dua media cetak yang berbeda.
Kenapa saya sebut kembar? « Read the rest of this entry »
Nyontek Pecas Ndahe
Februari 27, 2007 § 26 Komentar
Ibunya anak-anak belakangan ini sering ngomel. Bukan karena jatah uang belanja berkurang. Bukan karena saya lirak-lirik perempuan lain. Bukan pula lantaran saya berbuat salah.
Bukan, Ki Sanak. Bukan karena itu. Mosok priyayi berbuat salah yang ndak perlu. Ya toh?
Simboke bedes-bedes itu ngomel-ngomel karena mengetahui si sulung yang masih kelas 1 SD itu suka nyontek di sekolah. “Hladalah. Nyontek? Mau jadi apa anak itu?” Begitu kata istri saya.
Saya cuma tersenyum saat dia melaporkan “pandangan mata”-nya itu tentang kelakukan si sulung di sekolah. Priyayi je, pantang marah dong. « Read the rest of this entry »


