Kumis Pecas Ndahe

Oktober 25, 2013 § 53 Komentar

Apakah pria berkumis itu menjengkelkan? Mengapa pejabat negara yang memelihara misai kerap memicu kontroversi?

Pertanyaan itu mengusik saya setelah Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menuai kecaman gara-gara diberitakan mengimbau para kepala daerah kerja sama dengan Front Pembela Islam.

“Kalau perlu dengan FPI juga kerja sama untuk hal-hal tertentu. Iya kan? Kerja sama untuk hal-hal yang baik.” [Gamawan, dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Kawasan Perkotaan Tahun 2013, di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, pada 24 Oktober 2013]

Hujan kecaman itu turun di media sosial seperti dilaporkan oleh situs Beritagar. Gamawan dikecam karena organisasi massa itu memiliki reputasi buruk. Mereka dikenal sebagai organisasi yang sarat dengan kekerasan, beberapa kali mereka terlibat bentrok dengan masyarakat.

Imbauan kerja sama dianggap sebagai sesuatu tak masuk akal. Mosok kerja sama dengan kelompok preman? Begitu kira-kira jalan pikiran publik. « Read the rest of this entry »

Iklan

Perempatan Pecas Ndahe

Juli 30, 2010 § 134 Komentar

Sekali-sekali, perhatikanlah pemandangan di sebuah perempatan di Jakarta pada setiap tiap hari kerja. Ketika jarum jam mendekati titik pukul jam tujuh pagi, di perempatan mana pun, dari keempat arah, puluhan — atau ratusan — kendaraan serentak berjejal berebut di depan.

Sebuah kemacetan dahsyat pun segera tercipta. Klakson memekik-mekik. Brisik! Orang mengumpat-umpat dan berteriak-teriak. Di dalam bus-bus penumpang merengut, cemas, berkeringat. Di sedan-sedan yang bagus dan mengkilap, orang juga merengut sambil membaca koran pagi. Tapi mereka tak berkeringat. Maklum, mobil mereka dilengkapi AC dan kacanya dibalut selapis seluloid hitam untuk menahan terik matahari.

Lampu lalu lintas perempatan itu normal, ada setrumnya. Tapi rupanya orang-orang tak sabar. Juga para sepeda motor yang, seperti kuda kecil yang lapar, melontarkan diri ke depan. Lampu menyala merah di depan mereka. Tapi siapa peduli? Bukankah orang dari sebelah sana para pengguna jalan lain juga melanggarnya? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Foke at Ndoro Kakung.