Hadiah Pecas Ndahe

Desember 24, 2008 § 74 Komentar

Dia lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan. Memberi tak harap kembali. Mengguyurkan semangat dan keteduhan. Juga kejutan yang menyenangkan — seperti petang itu.

Tiba-tiba saja lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan itu meletakkan sebungkus hadiah ke atas laptop saya sambil tersenyum. “Ini buat kamu,” katanya.

Kado Natal? Tentu saja bukan. Saya tak merayakan hari penting dan baik bagi umat Nasrani itu. Lantas apa?

Lagi-lagi lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan itu tersenyum. “Buka saja. Baca juga pesan yang kukirim lewat email,” katanya.

Tak sabar saya membuka dengan hati-hati kotak kado itu, sambil membuka inbox. Saya baca dalam hati. Begini pesannya: « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with natal at Ndoro Kakung.