Wakil Rakyat Pecas Ndahe

September 16, 2009 § 87 Komentar

dprMenjelang akhir masa jabatannya, Dewan Perwakilan Rakyat ngebut menyelesaikan sejumlah rancangan undang-undang. Di antara rancangan itu ada yang telah diputuskan di rapat paripurna menjadi undang-undang, misalnya Undang-Undang tentang Perfilman Nasional.

Tapi kontroversi mengikuti keputusan itu. Selain isinya yang dianggap sangat mengekang kebebasan berekspresi, sehingga diprotes pelbagai kalangan, undang-undang disahkan oleh hanya sebagian kecil wakil rakyat. Kurang dari 70 orang. Jumlah ini jelas sangat kurang dari kuorum. Sah secara tata tertib, tapi rasanya kurang legitimasi.

Dua undang-undang lagi, RUU Rahasia Negara dan RUU Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, menanti giliran berikutnya. Dua-duanya juga dinanti dengan harap-harap cemas karena juga kontroversial.

Dalam situasi yang memprihatinkan seperti ini, saya jadi ingat sebuah lagu lawas Iwan Fals, Surat Buat Wakil Rakyat, album Wakil Rakyat, 1987.

Begini syairnya … « Read the rest of this entry »

Puasa Pecas Ndahe

September 8, 2008 § 60 Komentar

Puasa bisa membuat siapa saja jadi seperti layang-layang kehabisan angin. Lemes dan ngantuk. Tak terkecuali tukang ndobos ini. Aha, tentu saja dia pura-pura biar dikira puasa dan anak-istrinya lega.

mimpi indah

Apakah dia lega atau tidak, saya ndak tahu. Yang jelas, teman kita ini ternyata duitnya meteran juga. Bayangkan, buat tidur siang saja dia khusus terbang dari Bali ke Jogja. Apa ndak sugih tuh?

Untunglah, biarpun tidur dan dibuai mimpi, dia tetap sadar siapa dirinya sebagai pecinta burung. Jadi ketika mimpi pun dia mengharap ada seekor burung yang jatuh ke pangkuan. Mungkin dikiranya seekor burung dara goreng lumayan buat buka puasa.

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with tidur at Ndoro Kakung.