Fiat Pecas Ndahe
Januari 14, 2007 § 24 Komentar
Merek mobil asal Italia ini pernah merajai pasar di Indonesia. Dulu, dua puluh, tiga puluh, atau empat puluh tahun silam. Ia bahkan pernah menjadi semacam simbol status sosial. Sekarang?
Saya tak tahu persis berapa angka penjualan, tapi yang jelas sudah makin jarang terlihat di jalanan. Meski masih ada satu dua pemilik Fiat, misalnya seri Uno atau Alfa Romeo, yang mengendarainya, jalanan lebih banyak dipadati merek mobil lain.
Apalagi sejak keran impor mobil dibuka, kian banyak saja merek mobil yang berseliweran di jalan-jalan. Dan, Fiat pun semakin jarang terlihat seperti halnya Holden buatan Jepang yang nyaris punah itu.
Didirikan oleh Giovanni Agnelli alias Ginanni Agnelli pada 1899, Fiat (Fabbrica Italiana Automobili Torino atau Pabrik Mobil Turino Italia) juga pernah dikenal sebagai produsen pesawat terbang. Produksi terbarunya, Fiat Panda, merupakan sebuah city car yang keluar pada 2004. Sekarang Fiat justru mengeluarkan merek-merek baru seperti Ferrari dan Maserati.
Iklan mobil Fiat pun kini tak pernah nongol lagi di media massa. Saya beruntung mendapatkan contoh advertensi zaman dulu: Fiat 500. Seri ini diproduksi pada kurun 1957-1975, dalam pelbagai varian. Fiat 500 K bahkan masih diproduksi hingga 1977.
Nah, sekarang coba bandingkan advertensi Fiat 500 di atas dengan iklan Toyota Rush terbaru di bawah ini. Keren mana? Jelas Toyota Rush terlihat lebih berwarna, gagah, dan berkelas. Maklum, kelasnya pun lain. Fiat 500 itu tergolong jenis city car, sedangkan Rush itu SUV.
Tapi, saya bukan mau membandingkan dua mobil itu. Saya cuma menggambarkan perbedaan, err … perkembangan advertensi mobil zaman dulu dan sekarang. Para pemerhati periklanan mungkin tertarik untuk membahas topik ini lebih lanjut.
Soalnya, saya pun mulai sering melihat iklan mobil zaman sekarang yang tak melulu menampilkan sosok merek roda empat yang dijajakannya. Produsen mobil justru mengeluarkan iklan-iklan layanan berisi pesan-pesan sosial, kesehatan, pendidikan, atau lingkungan — public ad atau social ad.
Iklan semacam itu lebih menonjolkan citra perusahaan pembuat ketimbang merek produksinya — seperti iklan Toyota versi Ekologi di bawah ini. Mungkinkah ini berkah dari berkembangnya gerakan corporate social responsibility itu?
Ah, dunia memang sudah berubah, dan beranjak tua … Ngomong-ngomong, seandainya gaji sampean sebesar upah David Beckham yang Rp 9 miliar per minggu itu, sampean ingin beli mobil apa, Ki Sanak?




tetep.
sebuah vw combi idaman hati….
gaji 9 miliar per minggu? beli holden bikinan jepang hehehe……
Sehat walandhong instead walafiat… salam kenal Paman. Saya belom ngeblog tapi suka komen. (faza).
pengen beli pesawat pribadi…
huahaha, fiat uno. ini mah udah kategori mobil antik kali ya. adikku pake itu dari sejak kuliah. kalau radionya pas on, trus ada orang yang masuk sambil nutup pintu mobil, radionya langsung mati. hahahaha.
istilah aku sama kakak2ku pada si mobil ini: :akuarium berjalan.
kalau aku punya duit banyak kayak david beckham, aku mau beli mobil apa ya? bingung…
aku ga pengen mobil…
cuma pengen jalan-jalan keliling dunia aja…
hehehe.. 😀
ya ampun salah panggil, bukan Paman to..tapi ndoro..maaf..sebab sama2 ampiran sih..
pengin mobil yg ditabrak nggak bisa penyet…:D
Bapakku pernah punya mobil itu, yang sebel kalau sudah mogok, wah susah banget hidupnya :d
Di Kairo sini masih banyak banged Om mobil Fiat berkeliarannn…dari yang tua ampe tuaa sekali
Kalo punya duit 9 miliar??? mikir dulu mo disimpen dimana wheheheh
Kalo di Bandung sini ndoro, ada pepatah yang melibatkan Fiat yaitu;
Mobil Fiat Mobil VW (kadang dibaca; Mobil Piat Mobil PW)
Tos teu kiat hayang… VW
cekap semanten ndoro, mohon maaf kalau Jaka Sembung Bawa Golok 🙂
Mbojo maning..pada-pada teyeng di tumpaki..irit BBM, bebas polusi..pokoke ora ngerugeni…
Andai saya dapat duit 9 miliar, saya akan kasihkan Ndoro 5 milliar dan paklik Isnogud 4 milliar….
entar aku berandai lagi dapat 100 milliar…he..he..!!
kalo aku mau bikin pabrik mobil aja, made in indonesia. angsli.tapi kayaknya ga cukup yah, bikinnya mobil kancil dulu aja kalo gitu.
mas, mas… yg methangkring di atas toyota rush itu, dijual juga ndak? kikikik…
iklan memang bisa memoles apapun yah… yang kurang oke jadi lebih cihui, bahkan yang sebenernya keren pun bisa tampak kurang indah.
mau dong saya diiklanin! biar makin oke gitu… hahahaha *halah… teteup nebeng promosi! ;D
Dari dulu sampai sekarang cuma ngiler sama Landrover, ndoro…Gagah je! Hihihihi…
Fiat itu baru saja demam, ndoro. Penjualannya njungkel dan utangnya numpuk. Saat ini mereka sedang berjuang untuk kembali ke posisinya sebagai pemain utama otomotif Eropa. Untungnya, Ferrari dan Maserati, anak-anak perusahaannya punya peforma yang baik.
Holden itu bukaanya aussie pak de?
Kayak-e ndoro penggemar fiat ( fiat fans club 🙂 ) ya? ato minimal ada fiat di rumah ya? Kok sampe sedetil2 itu. Any way makasih infonya dan moga2 selalu sehat wal a fiat heheh.
mobil sing iso mabur…
Aku pengen uno II keluaran paling akhir n kondisi seperti baru n automatic, gak muluk2 lah sisanya buat ndoro hehehe
9 M????????? Nanggap Thukul……ama beli UNO II
sugeng pinanggih ugi nderek tepang dhoro…..
doro aq ada Fiat Uno I memang fiat jarang keliahatan di jalanan apalagi khusus di kota medan tidak pernah…….
gaji 9 miliar per minggu? beli holden bikinan jepang hehehe….