Konser Pecas Ndahe
Februari 15, 2007 § 36 Komentar
Ki Sanak, dua grup band jagoan saya mau bikin konser lagi. Ini konser reuni pertama setelah mereka berpisah selama bertahun-tahun.
Siapa? Itu lo, The Police dan Genesis. Apa ndak gendeng itu?
Bayangkan, The Police, man! Genesis, Bung! Siapa yang ndak kenal mereka? Sampean? Ah, dasar beda generasi. Payah!
Saya kasih tahu ya, The Police itu grupnya Sting, si vokalis rambut jabrik dengan suara seksi itu. Sedangkan Genesis itu grup yang melahirkan Phil Collins yang suaranya bindeng mirip orang pilek itu.
Nah, sampean mulai ingat kan?
Setelah menghasilkan hit-hit ciamik — seperti Roxanne, Every Little Sting Does is Magic [hohoho … thanks buat cah ayu!], dan Message in a Bottle — The Police bubar pada pertengahan 1980-an. Sting meneruskan kariernya secara solo. Dan, sukses. Sting bahkan sempat mampir dan menggelar konser di Jakarta pada awal 1990-an.
Saya ingat, waktu itu saya nonton berdua dengan Paklik Isnogud di Jakarta Convention Center. Kami ndeprok paling depan, persis di bibir panggung. Kami ndlongop sampai ngeces bareng. Halah.
Setelah hampir 30 tahun berpisah, pekan ini mereka secara resmi mengumumkan rencana reuni dengan menggelar sejumlah konser di beberapa negara. Tur konser reuni trio Sting, Andy Summers, dan Stewart Copeland akan diawali di Vancouver, Kanada, pada 28 Mei 2007, lalu disusul di Manchester, Inggris, dan Madison Square Garden, New York.
Sampean mau nonton? Silakan pesan tiketnya di sini. Dengan catatan kalau belum habis ya. Eh, siapa tahu kita bisa nonton ramai-ramai ke sana dan bareng-bareng menyanyikan:
Roxanne, you don’t have to put on the red light
Those days are over
You don’t have to sell your body to the night
Roxanne, you don’t have to wear that dress tonight
Walk the streets for money
You don’t care if it’s wrong or if it’s right …
Setelah itu, kita nonton konsernya Genesis yang katanya juga mau reuni. Kabar tentang rencana konser reuni Genesis itu saya baca di BBC News.
Rencananya, trio Phil Collins, Tony Banks, dan Mike Rutherford, akan manggung di 12 negara. Tur pertama akan berlangsung pada 11 Juni di Helsinki dan 800 ribu tiketnya sudah sold out. Edyan tenan!
Sayang, Peter Gabriel, mantan vokalis utama Genesis, tak ikut bergabung dalam konser reuni itu. “Saya sedang mengerjakan proyek lain,” kata pendiri Genesis ini.
Genesis adalah salah satu grup progresif rock legendaris dalam sejarah musik dunia. Seluruh albumnya terjual lebih dari 130 juta pada era 1970an hingga 1980an. Beberapa albumnya yang mencetak sukses adalah Nursery Cryme, Selling England By The Pound, dan Invisible Touch.
Pada masa-masa awal, ketika Gabriel menjadi frontman sekaligus vokalis, Genesis mengusung aliran rock progresif. Ketika Gabriel keluar dan posisinya sebagai penyanyi digantikan Phil Collins, Genesis berubah lebih ringan dan mengikuti arus komersial. Tapi, albumnya lebih laris. Di era Phil Collins itulah, hit-hit seperti Mama, That’s All, dan In Too Deep keluar.
Collins akhirnya hengkang juga dari Genesis pada 1996. Posisinya digantikan oleh Ray Wilson, mantan penyanyi grup Stiltskin. Genesis memilih hiatus pada 1997.
Ah, The Police dan Genesis membuat saya terkenang-kenang kembali pada those happy days, sewaktu saya masih pakai seragam putih abu-abu.
Siapa di antara sampean yang juga suka The Police dan Genesis? Apa lagu favorit sampean, Ki Sanak?



Putih-abunya ndoro dulu dimana tho ndoro? di kota atau di desa? atau macem badminton yang ada di kota dan di desa? Genesis, The Police dan Queen ojo lali tho ndoro. Kalo saya tambahan lagi satu: A-Ha. Jambule niku mboten kiat…
saya cinta lagu-lagu indonesia.. hehe lokal… cinta tanah air..
saya mau nemenin nonton.
tolong tiketnya ya..
dikirim ke jogja..
Kalo polisi yang ini, aku ga alergi, ngefans berat malah iya. Mudah²an Adri Subono jeli melihat peluang 😀
sting ? i’m mad about you eh him. tapi kalo genesis…ehem ogah ah.
wah jadi 27 may di vancouver ya ? dekat dari tempatku. tapi, bakal dapat paling depan gak ya, kayak ndoro…biar ngences juga.
Invisible touch….
duh touch yg mana nih 🙂
mana foto yang masih pake seragam abu2? :D. Kayak sir mbilung aja suka Sting.
sting. suaranya itu lhooo soooo distinct. phil collins jugaaaaaaaaa! saya sukaaaaaaaaa. meski ga terlalu suka amat ama the police, genesis saya suka!
namun demikian tidak dapat dipungkiri kita beda generasi ndoro *mundur pelan-pelan … kabuuuuurrr*
lhoh. ‘mama’ itu lagunya genesis ? kirain lagu edy silitonga.
“maaaamaaaaaaa…kembalilh paaaaadakuuuuu….
hanyalah diiiiirimuuuuu haraaaaapankuuuuuu
ooooohhh mamaaaaaaa…”
suka sting , ndoro. hanya sja mungkin sama ma nana, kita beda generasi. jadi saya lebih tertarik nonton konsernya muse. ndoro mo traktir saya kah? hihihihi …
wah, pas jaman itu, aku sukanya sama Iron Maiden, JudasPriest, Deep Purple, dll (sok heavy metal) meskipun kadang2 suka dengerin Invisible Touch, Mama and Congo.
Selamat pagi …
pernah gak dengerin yen ing tawang ono lintang ?
disambung dengan Unforgiven & Unforgiven II nya metallica ?
wow … memang beda generasi bung dengan saya
Ndoro ..
..yang bener tuh “Every little things she does is magic”..
Paporit saya itu 🙂
Oalaaah…iki tho sing lagi “perang” sama tante venus…aku telat mbuka blognya seleb gini yok opo seh rek?…kenalin dong Lik…aku seneng sama Phil Collins..I cannnot believe it’s true..banyak deh..
aku suka banget sama dua2nya. pas kakakku SMP, dia ikut dance grup lagunya the police. dari situ aku mulai hobi berat dengerin mereka. genesisnya sih belakangan. 🙂 lagunya semua aku suka.
yuk yuuuuuk nonton bareng yuk. tapi aku ditraktir…
Pake acara dandan ala sting nda ndoro? Ah saya milih nongkrongn yg ganteng dan brondong aja deh ndoro,il divo 20 feb ntar..kan bs ktmu yg seger2.
ono turahan tiket pora ndoro (ora suwek an lho)
aduh, nggak nyangka deh, selera musik kita sama. berarti kita sama-sama orang jadul, ya romo?! saya suka, antara lain, cinema show, in the cage, firth of fith (mirip huma di atas bukit –yang munculnya belakangan), behind the lines. saya juga suka, antara lain, every litle thing she does is magic…
kulo maniac Genesis …lamb lies down on broadway, fifth of fifth dasyattt, turn it on again mantep, …dulu sempat ngikkutin kemana freddy tamaela concert, maklum nggak bisa ke London
Absen Ndoro…
Genesis yang paling mengesankan Phill Collin-nya…
masih terngiang2 dengan “Home by the sea”…
Ndoro… jaluk MP3-ne Genesis donk…
Whaaaa… saya cinta Phil Collins.. ada beberapa lagunya yg bikin saya termehe-mehe’.. Albumnya keren2.. But Seriously, Both Sides, Dance into the Light, No Jacket Required, The best of Phil Collins.. dll
Roxanne.. roxanne.. roxanne yeeeea..
The Police boleh tuh ndoro, meski beda generasi tapi masalah referensi musik boleh dong lintas generasi :-D. Tapi budget nontonnya the Police mesti ke Vancouver ya ? wesss ra kejangkau kantongku yang kere kemplu ini ndoro…
aku seneng karo pil kolin kang, suaranya kuwi lo..manthebbb!!
kalau yang 2 group itu, ndak tau menahu saya..lha beda generasi jee*hehe..tapi suka ma lagu2 jadul cuman ya ga ngefans berat banget
Police dan Genesis saya kurang suka.
Mending Led Zep atau Deep Purple.
Ndak tau Led Zep atau Deep Purple? Beda generasi yah 😀
*kabuuur*
udah liyat konser rumahannya sting yang di tuscany belum, ndoro?! must seen! 😀
kebayang ndoro kakung pake seragam, dengan lengan baju di gulung, rambut gondrong, kurus, tali sepatu warna warni.
saya suka sting dan collins, tapi sebagai solois. di kantor ada seorang teman fans berat Genesis, orangnya gondrong, kulitnya hitam, berkaca mata. kenal kan? kekekeke…
walah. wong ndeso kaya saya ini ndak kenal genesis. tahunya oma irama sama peyang penjol. ada konsernya ngga ya ndoro?
Oooo sudah berubah toh selera SuNdoro Kakung. Kapan hari ikut goyang dombret, goyang ngebor, goyang ngecor. Dah pegel-pegel apa? 😉
Roxanne itu lagu sing paling top. Cocoknya kanggo si kawula alit, soale bisa dijumpai juga di bunderan HI .. hehe
kyaaaaa…….. The Police. aku suka lagu yang ‘massage in a bottle’ atau bahasa indonesianya ‘pijet pake botol’. 😛
Genesis = Peter Gabriel, selain itu semua vokalisnya suck.
Album yang pantas di dengar dari “Revolution” sampai ke “The lamb lies down on broadway”, setelah itu ngaco semua.
Ngga ada deh yang bisa ngalahin “Supper’s ready” dari album Foxtrot, kalau Anda pernah mendengar lagu ini, semua lagu yang lain kok “ngga nyeni gitu”. Yang paling saya benci dari mereka, kok bisa-bisanya mereka nyiptain lagu seperti “Invisible Touch”, “Home By The sea” apalagi “Mama”, JIJAY BANGET GITU LHO.
hidup ndoro!!! eh phill collins and sting 😀
yang…kirimi ane lagu2 yang old heavy metal ya…such loudness,stryper,anthrax,judas priest,ac/dc, twisted sister ,etc…makasih ya..i love u…
the police… genesis….
waduh…. ngences bener aku…
ndoro panjenengan punya mp3 ato apalah yang lain juga boleh punya mp3 dan genesis…
edyan tenan ki. saking pinginnya saya sekarang kayak orang ngidam aja.