Corong Pecas Ndahe
Februari 9, 2007 § 51 Komentar
Seorang pemandu acara sebuah televisi swasta terkenal, sekaligus seorang blogger, melampiaskan kekecewaan di blognya ketika meliput perjalanan wisata di Malaysia.
Curahan hatinya itu ternyata membuat pemerintah Malaysia dan stasiun televisi yang memberinya tugas merasa tak nyaman. Mereka keberatan “rahasia dapur”-nya diumbar ke publik. Aha, sekali lagi sebuah blog telah menunjukkan kekuatannya.
Tapi, beberapa pertanyaan kembali menari-nari di benak saya. Bagaimana sebetulnya etika menulis di blog? Bagaimana pula seharusnya sebuah lembaga yang merasa dirugikan oleh tulisan di sebuah blog mengajukan keluhannya? Bikin blog korporat?
PR Pecas Ndahe
Februari 8, 2007 § 20 Komentar
Banjir memang belum berlalu dari Jakarta. Di beberapa wilayah, air masih menggenang. Beberapa jalan juga masih terendam air dan belum bisa dilalui. Para pengungsi pun masih menginap di tenda-tenda pengungsian seadanya.
Tapi, ini soal waktu. Sebentar lagi air pasti surut dan … Everything back to normal, wild as usual. Sudah terbayang apa yang bakal terjadi begitu bencana itu lewat. Setidaknya saya mencatat 10 hal yang pasti bakal muncul setelah air surut dan menjadi pekerjaan rumah kita bersama.
Paklik Pecas Ndahe
Februari 7, 2007 § 14 Komentar
Ki Sanak, jangan lupa nonton film Paklik ya. Sudah tayang di bioskop-bioskop di dekat rumah sampean, kan? Film ini merupakan cerita saduran dari Timur Tengah tentang Iznogoud (is no good/tidak baik) yang hebat dan berusaha menggulingkan Khalifah Harun Al Sindar. Dia dibantu asistennya yang di Swedia dikenal dengan nama Brah At Hamed (good to have along/senang dapat bersama).
Snob Pecas Ndahe
Februari 7, 2007 § 18 Komentar
Dalam setiap bencana selalu terselip cerita human interest. Kisah-kisah ringan yang menarik perhatian. Cerita-cerita tentang manusia dan pernak-perniknya. Ada yang lucu, dramatik, memprihatinkan, menggelikan, sekaligus ada juga yang ngeselin.
Saya mendengar satu kisah ringan yang ngeselin itu di radio tadi pagi. Syahdan si penyiar mewawancarai seorang relawan yang beberapa kali mengevakuasi korban banjir.
Si penyiar bertanya, “Apa sih suka dukanya jadi relawan? Ada nggak korban yang malah marah-marah ketika hendak ditolong? Ada nggak korban yang ngeselin?”
Sumbangan Pecas Ndahe
Februari 6, 2007 § 9 Komentar
Ki Sanak, kini saatnya sampean menunjukkan kepedulian dengan berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Jakarta. Sampean bisa menyalurkan bantuan dan sumbangan apa pun seperti yang diimbau oleh portal komunitas wikimu.com.
Ini bukan permohonan akal-akalan, melainkan niat yang sungguh-sungguh dan tulus demi para korban. Karena waktunya hanya sepekan, silakan segera bergerak. Sampean dapat mengirimkan bantuan:




