Tangis Pecas Ndahe

Juni 27, 2007 § 16 Komentar

Mas, Mas, kenapa sih sampean nangis? Wong lanang kok nangisan. Wis gede maneh. Mbok dadi wong lanang ki ojok gembeng, cengeng, dikit-dikit nangis.

Terharu tauuu …

Terharu? Halah. Kok baru sekarang? Memangnya selama ini sampean ke mana saja?

Sibuk dong, banyak kerjaan. Emangnya pengangguran seperti sampean.

Weee … malah ngenyek. Biarpun saya pengangguran, tapi saya ndak suka nangis seperti sampean. Kalaupun sampai terharu, paling saya mengelus dada. Dada saya sendiri lo. Itu pun saya lakukan diam-diam, jangan sampai orang lain tahu. Saru, pamali, Mas.

Suka-suka saya dong. Lain orang kan lain gaya nangisnya. Gaya saya ya seperti ini. Sampean ndak suka?

Ini bukan soal suka ndak suka, Mas. Ini soal pantes ndak pantes. Mosok wong lanang agung seperti sampean yang gede tur duwur ini kok pakai nangis segala? Ndak pantes, Mas. Jangan-jangan sampean cuma pura-pura nangis ya? Biar dikira punya perasaan yang halus ya? Supaya disangka punya perhatian, ya?

Hush, sembarangan. Kalau ngomong mbok sing ati-ati. Jangan berprasangka gitu. Ndak baik.

Bukan berprasangka, Mas. Saya ini curiga saja. Soale sampean ini memang layak dicurigai.

Kenapa? Apa alasannya?

Karena sampean memang banyak maunya. Mau itu, mau ini. Tapi, ndak ada hasilnya …

Sik-sik, jangan ngelantur. Maksud sampean apa? Sampean mau nyindir saya? Ndak suka lihat saya nangis? Ndak suka lihat saya sukses? Sampean iri ya? Mau bersaing tapi ndak mampu ya? Sampean …

Weladalah. Malah marah. Sabar dulu napa, Mas.

Sabar, sabar … Ndak perlu! Orang seperti sampean ini ndak perlu dikasih hati. Sampean sebetulnya punya masalah apa sama saya?

Saya ndak punya masalah apa-apa, Mas. Kalau sampean ndak suka ya itu urusan sampean, bukan urusan saya …

Semprul! Sontoloyo! Tak shobek-shobek mulutmu …

Wah, Mas Tukul ngamuk … 😀

Iklan

§ 16 Responses to Tangis Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tangis Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: