Bokong Pecas Ndahe

Maret 5, 2008 § 25 Komentar

Ini sebetulnya gagasan lama Paman Tyo yang tak kunjung terwujud karena saya yang dijawil-jawil untuk menolong ternyata tak lekas mengulurkan bantuan.

Padahal Paman punya gagasan dahsyat: ingin mendokumentasikan grafiti maupun pesan yang tertera di bokong kendaraan angkutan, seperti truk, bus, angkot, dan mobil boks dalam sebuah blog.

Baru beberapa hari belakangan ini saya ada sedikit waktu luang untuk segera mengisinya. Soalnya saya sudah ndak enak hati melihat wajah Paman yang mulai cemberut.

Maka, jadilah blog khusus bokong truk di Pesan Lewat ini. Tentu saja blog ini masih jauh dari sempurna. Theme dan headernya masih ala kadarnya. Yang penting ada dulu, sambil menanti bantuan teman-teman yang berminat menyumbang desain, hehehe …

Kenapa kami membuat blog khusus ini? Ceritanya, Paman kita yang duitnya ide dan energinya meteran itu kepengen mengumpulkan kreativitas para pemilik truk dalam sebuah wadah. Bagi Paman, desain lukisan, grafiti, dan pesan itu merupakan jejak antropologis dan budaya orang Indonesia. Halah.

Nah, dengan mendokumentasikannya, kami berharap suatu saat blog itu ada gunanya. Eh, siapa tahu, suatu saat kelak ada yang hendak bikin tesis tentang sejarah desain truk misalnya. Karena sekarang belum ada semacam perpustakaan atau tempat rujukan untuk hal-hal seperti ini, untuk sementara mereka bisa menengok blog Pesan Lewat jika mereka hendak bikin riset.

Pada mulanya adalah tulisan dan gambar pada kendaraan. Lantas pelintas di jalan memergoki dan menangkapnya dengan lensa. Hasilnya diparkir di sini.

Begitu pesan Paman di blog itu. Sampean semua tentu saja diharapkan ikut mengisi dan memperkaya blog itu. Caranya, kirimkan saja foto-foto hasil bidikan sampean ke kami, lengkap dengan sedikit ceritanya. Atau, sampean juga mengirimkan url gambar/fotonya. Nanti kami akan membantu memasukkannya ke blog.

Pesan Lewat adalah proyek blog kedua Paman (saya cuma bantu-bantu) setelah Cerita Kaos yang sudah duluan muncul itu. Beberapa blogger seperti Venus, Iman Brotoseno, Golda, Mpok Bina, Dena, Totok bahkan sudah ikut mengisi blog itu.

Tak ada yang muluk-muluk dari proyek kaos ini, kecuali sekadar ingin berbagi dan memberi sumbangan untuk Indonesia yang lebih baik. Kami toh cuma menumpang masa kejayaan Web 2.0 — users generated content — yang tengah bergemuruh ini.

Apa yang kami lakukan tentu saja kami tak akan berarti apa-apa tanpa bantuan sampean semua. Jadi ditunggu ya sumbangannya untuk Pesan Lewat dan Cerita Kaos. Ciao!

Iklan

§ 25 Responses to Bokong Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Bokong Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: