Pelanduk Pecas Ndahe

Juni 4, 2008 § 35 Komentar

Divide et impera atau sekadar pengelabuan semata? Entahlah. Yang jelas, bila gajah berperang melawan gajah, pelanduk [biasanya] mati terjepit di tengah.

Soalnya kalau mati di pinggir itu, katanya, ndak enak. Apalagi kalau terjepit sewaktu nenteng tabung gas dan kaleng minyak Duh …

[Sumber berita: Detikcom]

Disneyland Pecas Ndahe

Juni 3, 2008 § 55 Komentar

Sudah pernah piknik dan jalan-jalan ke Disneyland, Hong Kong? Pengen ke sana? Gratis loh. Kalau memang berminat, silakan sampean ikut Blogger Writing Competition yang diadakan oleh Toyota Astra Motor dengan tema “Liburan Bersama Kijang”.

Kalau sampean sudah pernah, ya ndak apa-apa. Ndak dilarang kok pergi ke sana lagi. Mumpung ada yang memberi tiket gratis dan uang saku.

Blogger Writing Competition ini dibuka mulai 2 Juni 2008 dan ditutup 31 Juli 2008. Jadi kesempatan masih panjang, Ki Sanak. Bikinlah posting sebanyak-banyaknya agar peluang menang makin besar. « Read the rest of this entry »

Penerbit Pecas Ndahe

Juni 3, 2008 § 42 Komentar

Jadi begini kelanjutan dari kasus piracy itu. Penerbit buku mengirimkan surat permintaan maaf ke saya, dan berjanji merevisi di edisi berikutnya.

surat minta maaf

Pengarang dan desainer buku juga sudah mohon maaf secara pribadi. Saya memutuskan untuk tak memperpanjang persoalan ini, seraya berharap agar kasus ini tak berulang kembali dan menimpa siapa pun kelak.

Saya mengucapkan terima kasih kepada sampean semua yang sudah membantu, baik melalui kecaman doa maupun komentar, serta khususnya pada Momon dan Tika, yang ikut mengangkat kasus ini di blog.

Bangkit Pecas Ndahe

Juni 2, 2008 § 33 Komentar

Bangkit itu susah, susah melihat orang lain senang, dan senang menikmati penderitaan orang lain.

Bangkit itu takut, takut berdialog dan bertindak jujur.

Bangkit itu mencuri, mencuri hak orang dan merampas kemerdekaan kelompok lain.

Bangkit itu marah, marah kalau ada kelompok lain unjuk rasa.

Bangkit itu malu, malu bila tak bisa menipu rakyat kecil dengan menyebar duit.

Bangkit itu tidak ada karena masih sibuk tebar pesona.

Bangkit itu aku … untuk Indonesia remuk!

[mohon maaf untuk Deddy Mizwar atas peminjaman sajaknya tanpa izin]

Pancasila Pecas Ndahe

Juni 2, 2008 § 36 Komentar

Ahad pagi kemarin mestinya waktu yang menyenangkan buat saya. Burung-burung bernyanyi riang. Matahari hangat melenakan. Rumput hijau segar. Udara wangi daun-daun. Angin sepoi-sepoi.

Hati saya nyaman dan relaks, seperti lagu yang didendangkan Commodores itu, Easy Like Sunday Morning.

Sayang, kenikmatan itu cuma sebentar. Begitu melihat televisi, Ahad menjadi tak mudah lagi seperti senandung Lionel Richie itu.

S’why I’m easy ….. easy like Sunday mornin’,
It’s why I’m easy ….. easy like Sunday mornin’ …

Jalan protokol Thamrin-Sudirman menjadi lautan merah. Kawasan Monas berdarah-darah. Dan, warga Serang lintang pukang mengejar sebuah extravaganza.

Di sela hiruk-pikuk di hari libur itu, samar-samar saya teringat, kemarin kita merayakan Hari Lahir Pancasila. Aha, siapa yang masih ingat kelima sila yang luhur itu? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for Juni, 2008 at Ndoro Kakung.