Padi Pecas Ndahe

September 5, 2008 § 63 Komentar

Jangan remehkan petani. Begitulah kira-kira pesan moral dari Purworejo. Gara-gara merasa tertipu oleh padi yang diklaim super unggul, para petani di sana protes.

kena batunya?

kena batunya?

Para petani itu sangat pantas melayangkan protes. Buat mereka, urusan padi [pangan] itu di atas segalanya. Mereka bersedia mengorbankan apa pun demi melindungi miliknya. Jadi jangan sampean tipu mereka!

Lagi pula, milih nama kok ya Super Toy — mengingatkan kita pada “toy-toy” yang lain. Halah. Apa ndak ada nama yang lebih bagus, yang hokinya gede gitu lo.

>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah menipu?

Kangen Pecas Ndahe

September 4, 2008 § 43 Komentar

Di siang yang panas dan lengas seperti sekarang ini, aku ingin merebahkan kenangan ke peraduan. Sepotong musim gugur yang pedih. Sekeping romansa biru yang perih.

Waktuku tak banyak. Mungkin hujan sebentar lagi mengguyur Jakarta. Dan senja berubah pucat kelabu. Sedang aku tak sempat mendengar desahmu.

Aku ingat, ketika air mata bidadari jatuh, engkau sering berbisik lirih, “A thing of beauty is a joy forever ….”

“Kenapa?” tanyaku.

“Karena ada keindahan di balik hujan,” jawabmu — perempuan khayalku.

Aku tahu hidup dengan keindahan mungkin sesuatu yang bisa menyebabkan kita bersyukur, merasa cukup, tanpa menjadi serakah.

Hidup bergerak di dalam, jauh, seperti tatkala kita mendengarkan perubahan suara gerimis. Gemuruh sungai. Gejolak badai. « Read the rest of this entry »

Antara Pecas Ndahe

September 4, 2008 § 55 Komentar

Benarkah lagu-lagu Indonesia akan dibatasi pemutarannya di radio-radio Malaysia? Semula saya terpana membaca berita dari Kantor Berita Antara ini setelah diberitahu Paman Budayawan itu.

sensasional, sumir

sensasional, sumir

Saya pikir ini bakal jadi berita besar dan kontroversial. Bayangkan, bagaimana mungkin negeri jiran itu akan memblokade penyiaran lagu-lagu Indonesia di stasiun-stasiun radio mereka?

Apakah mungkin mereka melawan jaringan industri rekaman global? Bukankah para penyanyi Indonesia bernaung di bawah label internasional dengan jangkauan kekuasaan ke mana-aman? Apakah tindakan Malaysia itu tak melanggar perjanjian WTO dan AFTA? « Read the rest of this entry »

Matahari Pecas Ndahe

September 3, 2008 § 53 Komentar

Siang itu, ketika matahari menyeringai garang dan panasnya menikam setiap inci kulit jangat, aku kembali bersicepat melawan waktu melintas dermaga itu.

Aku hendak menemu perempuan musim panas yang rambutnya bermahkota janji-janji musim semi. Kepada siapa aku berharap pandu. Kepada siapa aku meminta bantu.

Tapi, perempuan musim panas itu absen di tempat dia biasa berada; berlindung di bawah payung rerimbun pohon harapan. Mungkin dia jemu menunggu sesiapa lewat menggendong harap serupa pungguk rindukan bulan. Aku tak tahu.

Siang begitu lengas. Halimun sirna terusir sepi sejak pagi. Kembang rontok bersama dedaunan, luruh di bawah dermaga. Air menderas, hanyutkan setiap potongan kenangan musim semi. « Read the rest of this entry »

Pertemanan Pecas Ndahe

September 2, 2008 § 69 Komentar

Berapa harga sebuah pertemanan? Bertanyalah pada kawan saya — sebut saja namanya — Roger. Dia mengirimkan email ke saya yang isinya tentang kelakuan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Anwar Nasution.

Ada apakah gerangan dengan Anwar? Kenapa pula Roger sampai harus mengirimkan email ke saya?

Menurut Roger, kawan saya itu, dalam berbagai kesempatan Anwar menyatakan bahwa ia menunda mengirimkan laporan BPK tentang aliran dana dari BI kepada DPR sebesar Rp 31,5 miliar guna memberikan kesempatan kepada BI dan DPR untuk menyelesaikannya.

Anwar sudah mengetahui aliran dana BI tersebut sekurang kurangnya tanggal 18 Agustus 2005, ketika ia memanggil beberapa petinggi BI dan meminta BI mengembalikan uang YPPI. Anwar baru melaporkan kasus yang mengidikasikan tindak pidana korupsi tersebut ke KPK pada 14 November 2006, lebih dari satu tahun kemudian.

Mengapa Anwar menahan penerbitan laporannya? “Itulah harga pertemanan,” kata Anwar, seperti ditulis oleh Roger, kawan saya itu. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for September, 2008 at Ndoro Kakung.