Jelly Pecas Ndahe

Oktober 5, 2010 § 38 Komentar

Bayangkan kita bekerja bersama di sebuah tempat yang asyik, seru, dan nyaman. Ada koneksi Internet. Ada teman-teman baru. Sampean boleh bawa cemilan dan minuman sendiri. Silakan datang jam berapa saja. Singgah sebentar tak dilarang, agak lama pun silakan saja.

Bagaimana caranya? Di mana? Kapan?

Nah, begini ceritanya. Sewaktu nongkrong di Langsat kemarin sore, Simbok Venus memberi tahu saya tentang Work At Jelly. Saya tanya, “Permen apa itu?”

Ternyata bukan sejenis permen. Menurut Simbok, Work at Jelly itu sebuah konsep acara bekerja bersama. Peserta acara ini janjian dengan orang-orang lain dari berbagai profesi untuk bertemu, berkumpul, dan bekerja di satu tempat atau lokasi.

Frekuensi pertemuan diatur suka-suka. Bisa satu, bisa dua kali dalam sebulan. Terserah. Namanya juga suka-suka. Pokoknya tergantung kesepakatan para anggotanya. Kalau bisa diusahakan rutin.

Lokasinya juga bisa bebas di mana saja; misalnya di kantor salah satu peserta, di rumah, di kafe, atau di mana pun, sesuai kesepakatan peserta.

Kata Simbok, acara Work at Jelly sebenarnya sudah dilakukan oleh banyak orang dan komunitas di beberapa negara. Di Indonesia, acara ini pernah juga diadakan di Jakarta dan Bandung. Tapi sepertinya belum terlalu ramai. Baru sedikit sekali orang yang pernah mendengar tentang Work At Jelly, termasuk saya. Hihihi….

Karena kurang “pede”, Simbok lalu mengajak saya mengadakan acara semacam Work At Jelly itu.

“Seru kali ya” kata Simbok.

Saya bersedia, lalu mengusulkan agar mengubah sedikit konsep Work at Jelly. Ide dan konsepnya diadopsi saja, tapi dibuat berbeda. Sama sekali lepas dan tidak ada hubungannya dengan acara sejenis di tempat lain mana pun.

Apa tujuan dan keuntungan kegiatan ini buat para peserta?

Tiada lain dan tiada bukan hanya untuk bersenang-senang. Tak perlu seriuslah. Kecuali para peserta memutuskan lain. Tak ada agenda apa pun, misalnya dukung ini dan itu. Atau memilih si A atau si B.

Yang penting sampean datang, ngumpul, bekerja dengan peralatan masing-masing. Silakan bawa PC (kalau sanggup), laptop, iPad, iPhone, BlackBerry, Nokia, HP Cina, dan sebagainya.

Saya dan Simbok berpikir bahwa acara kumpul-kumpul semacam ini sangat bagus buat memperluas jaringan pertemanan. Kita tak perlu bersatu, tapi mungkin bisa bekerja sama.

Siapa tahu dari acara semacam ini akan muncul ide-ide segar, wisata kuliner, nonton bareng, dan seterusnya. Konon, bertemu dengan orang-orang dan suasana kerja yang lain dari biasanya akan membuat jiwa dan pikiran lebih segar. Siapa tahu pula yang jomblo akan mendapatkan jodohnya. Yang penting jangan sampai menyenggol teman sendiri.

Nah, untuk permulaan saya usul ke Simbok memakai Rumah Langsat sebagai tempat acara pertama. Tanggalnya akan ditentukan kemudian, sambil memastikan koneksi Internet dan ruangannya cukup nyaman untuk mengakomodasi kebutuhan semua peserta.

Supaya tempatnya tak terlalu penuh dan tetap nyaman untuk bekerja, jumlah peserta akan dibatasi paling banyak 15 (lima belas) orang. Jumlah ini masih bisa berubah sesuai minat, kebutuhan, ketersediaan tempat, dan fasilitas pendukungnya.

Tulisan ini saya buat atas usul Simbok sebagai pengantar saja supaya sampean kenal dulu apa itu Work At Jelly. Rincian dan jadwal pastinya diberitahukan menyusul. Nanti jika semuanya sudah disiapkan, buzz di Twitter sudah jalan, sampean yang berminat bisa langsung mendaftar.

Oiya, acara kita akan beri nama acara ini Mbut Gae Bareng (bahasa Jawa: bekerja bersama-sama). Hashtagnya nanti kita pakai #MbutGaeBareng. Jangan lupa follow @mbutgaebareng di Twitter ya. Siap?

>> Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Apakah sampean tertarik ikut MbutGaeBareng?

Iklan

Tagged: , , ,

§ 38 Responses to Jelly Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Jelly Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: