Facebook Pecas Ndahe

Februari 4, 2014 § 20 Komentar

Facebook berubah jadi media? Begitulah kesan yang saya tangkap setelah jejaring sosial itu memperkenalkan aplikasi baru, Facebook Paper, pada Kamis pekan lalu.

facebook paper

Aplikasi yang untuk sementara hanya tersedia untuk iPhone itu disebut sebagai curated visual news reader. Ia bagaikan koleksi surat kabar daring. Dengan aplikasi tersebut, pengguna bisa membaca dan berbagi berita dari media tradisional seperti Time, New York Times, dan USA Today.

Setiap pengguna dapat mengikuti topik tertentu sesuai kebutuhan masing-masing, mulai dari berita utama, makanan, olahraga, hingga ilmu pengetahuan. Paper juga memiliki fitur yang memungkinkan pengguna menciptakan tampilan personal.

http://vimeo.com/85421325

Buat saya, Paper mirip Flipboard. Ia mengubah Facebook dari layanan jejaring sosial, menjadi tempat mengkonsumsi berita. Pengguna tidak lagi hanya mendapat kabar tentang teman-teman atau kerabatnya, melainkan juga kabar tentang kejadian di sekitarnya, di kota atau negara lagi.

Perubahan ini boleh jadi akan mengukuhkan popularitas Facebook sebagai media sosial terbanyak dipakai. Tapi sebenarnya Paper ini buat siapa? Apakah anak-anak muda yang menjadi kelompok terbanyak pengguna Facebook itu suka membaca berita? Entahlah.

Bagaimana pula rasanya memakai Facebook Paper? Sayang sekali saya belum berhasil mengunduh aplikasi itu. Nanti kalau sudah berhasil saya cerita lagi deh.

>> Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Apakah sampean masih suka buka Facebook?

Tagged: , , , , , , , , , , ,

§ 20 Responses to Facebook Pecas Ndahe

Tinggalkan komentar

What’s this?

You are currently reading Facebook Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta