Gerhana Pecas Ndahe

Maret 11, 2016 § 60 Komentar

 

nyiurmelambai

Suasana Pantai Nyiur Melambai, Belitung Timur, saat terjadi gerhana matahari total pada 9 Maret 2016

Saya merasa beruntung pernah menyaksikan dua kali gerhana matahari total (GMT) sepanjang hidup. Yang pertama saat saya masih SMA pada 1983. Dan yang kedua pada 9 Maret 2016.

Apa persamaan dan perbedaan dua peristiwa alam yang menakjubkan ini di mata saya?

Seperti yang telah diulas di media-media arus utama, GMT 1983 itu direkayasa oleh rezim Orde Baru sebagai peristiwa yang berbahaya. Maka muncul peringatan di mana-mana, juga larangan.

Di era sekarang, GMT berubah total menjadi peristiwa sains dan bisnis, tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan. Ia dikemas menjadi sebuah fenomena alam yang sangat bernilai ekonomi untuk ditonton. Sebuah teater. Sebuah tontonan.

Maka ke Belitunglah saya melangkahkan tujuan menonton gerhana seraya bertamasya. Cerita tamasya saya tuangkan dalam bentuk narasi visual: tweet, foto, video, dan peta.

Selain tweet, ini narasi dalam bentuk video:

Jika tayangan video masih kurang, sampean juga bisa menikmati narasi wisata dalam bentuk peta di story map. Selamat menikmati!

>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Bagaimana pengalaman sampean nonton GMT?

Iklan

§ 60 Responses to Gerhana Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Gerhana Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: