Tren pemasaran 2023

Januari 6, 2023 § Tinggalkan komentar

Cerita hari ke-6.

Hari ini saya akan bercerita tentang pemasaran.

Mengapa pemasaran? Karena kebetulan Hubspot baru saja mengeluarkan prediksi tentang pemasaran.

Apa saja dan bagaimana penjelasan tren pemasaran 2023?

Short-form video

Short-form video adalah video yang singkat dan mudah dicerna, biasanya tidak lebih dari beberapa menit panjangnya. Video ini biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi secara efektif kepada audiens, dengan cara yang menyenangkan dan menarik. Contoh-contoh short-form video termasuk video tutorial, video pembelajaran, video memasak, video musik, dan video komedi. Short-form video sering diposting di platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, dan biasanya memiliki tingkat engagemen yang tinggi dari audiens. Short-form video juga dapat digunakan oleh merek dan perusahaan untuk menyampaikan pesan mereka dan meningkatkan brand awareness melalui promosi di platform media sosial.

Apa itu branded social media DMs?

Branded social media DMs (Direct Messages) adalah pesan pribadi yang dikirimkan kepada pengguna media sosial oleh sebuah merek atau perusahaan. Pesan ini biasanya berisi informasi tentang produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut, atau mungkin juga berisi tawaran promosi atau penawaran khusus. Beberapa contoh branded social media DMs mungkin termasuk pemberitahuan tentang penjualan baru, tawaran diskon atau kupon, atau undangan untuk bergabung dengan program loyalty. Branded social media DMs dapat menjadi cara yang efektif untuk menjangkau audiens yang tertarget dan meningkatkan brand awareness, terutama jika pesan tersebut dirancang dengan baik dan dikirim kepada audiens yang tepat.

Influencer marketing

Influencer marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan individu atau kelompok yang memiliki pengaruh atau kekuatan persuasi yang tinggi terhadap audiens tertentu untuk mempromosikan produk atau layanan. Influencer biasanya memiliki jumlah pengikut yang besar di media sosial atau di komunitas online lainnya, dan mereka dapat membantu meningkatkan brand awareness dan menciptakan buzz di sekitar produk atau layanan yang mereka promosikan. Influencer marketing sering dilakukan di platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, di mana influencer akan memposting konten yang menampilkan atau merekomendasikan produk tersebut kepada pengikutnya. Influencer marketing dapat menjadi cara yang efektif untuk menjangkau audiens yang tertarget dan membangun kepercayaan pada merek, terutama jika influencer yang dipilih memiliki kecocokan dengan produk atau layanan yang ditawarkan.

Website SEO

Website SEO (Search Engine Optimization) adalah proses mengoptimalkan sebuah website agar mudah ditemukan oleh mesin pencari seperti Google. Tujuan dari SEO adalah untuk meningkatkan rangking website di hasil pencarian mesin pencari, dengan cara membuat website lebih mudah dicari dan diidentifikasi oleh mesin pencari sebagai sumber informasi yang bermanfaat dan relevan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi SEO, termasuk kualitas konten yang ditampilkan di website, struktur dan desain website, serta interaksi yang terjadi di website tersebut. Melakukan SEO yang baik dapat membantu website mendapatkan lebih banyak lalu lintas organik, yaitu lalu lintas yang datang dari hasil pencarian mesin pencari, dan ini dapat meningkatkan visibilitas website dan meningkatkan potensi pendapatan.

Memanusiakan merek

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh marketer untuk memanusiakan mereknya, di antaranya:

Membangun hubungan yang nyata dengan audiens: Marketer dapat menciptakan koneksi yang lebih dekat dengan audiens melalui interaksi yang nyata dan sosial. Misalnya, dengan membalas komentar dan pesan dari audiens di media sosial, atau dengan mengajak audiens untuk berpartisipasi dalam acara atau kegiatan yang diadakan oleh merek.

Menampilkan personalitas merek: Marketer dapat menunjukkan siapa merek tersebut dengan menampilkan personalitas yang unik dan menarik melalui konten yang diposting di media sosial atau di website mereka. Ini dapat menciptakan kesadaran merek yang lebih tinggi dan meningkatkan kepercayaan audiens terhadap merek.

Menampilkan cerita: Marketer dapat menceritakan kisah tentang bagaimana merek tersebut berdiri, apa yang membuat merek tersebut unik, dan bagaimana merek tersebut membantu menyelesaikan masalah atau meningkatkan kehidupan audiens. Ini dapat membantu membuat merek lebih relatable dan menciptakan koneksi emosional dengan audiens.

Menggunakan influencer yang sesuai dengan merek: Menggunakan influencer yang memiliki kecocokan dengan merek dan memiliki jumlah pengikut yang besar di media sosial dapat membantu mempromosikan merek dan menciptakan buzz di sekitar merek tersebut. Influencer yang memiliki kecocokan dengan merek akan lebih mampu menyampaikan pesan merek dengan lebih efektif kepada audiens.

Bagaimana marketer memanfaatkan data untuk memasarkan mereknya?

Ada beberapa cara marketer dapat memanfaatkan data untuk memasarkan mereknya, di antaranya:

Menganalisis data demografis: Marketer dapat menganalisis data demografis audiens seperti usia, jenis kelamin, lokasi geografis, dan tingkat pendapatan untuk mengetahui apa yang paling mungkin dicari oleh audiens mereka dan bagaimana cara terbaik untuk menjangkau mereka.

Menganalisis data perilaku: Marketer dapat menganalisis data tentang bagaimana audiens mereka menggunakan website atau aplikasi mereka, termasuk halaman apa yang paling sering dikunjungi, produk apa yang paling sering dibeli, dan tindakan apa yang paling sering dilakukan setelah mengunjungi website. Ini dapat membantu marketer mengetahui apa yang paling diminati oleh audiens mereka dan bagaimana cara terbaik untuk meningkatkan engagemen audiens.

Menggunakan data untuk mempersonalisasi pengalaman audiens: Marketer dapat menggunakan data yang terkumpul untuk mempersonalisasi pengalaman audiens dengan menyajikan konten yang lebih relevan dan menarik bagi audiens tersebut. Misalnya, dengan menampilkan produk atau tawaran yang sesuai dengan minat dan preferensi audiens.

Menggunakan data untuk meningkatkan target penjualan: Marketer dapat menggunakan data tentang produk atau layanan yang paling sering dibeli oleh audiens untuk meningkatkan target penjualan mereka. Misalnya, dengan mengidentifikasi tren penjualan dan menyesuaikan strategi pemasaran mereka sesuai dengan tren tersebut.

Cukup jelas, Kisanak?

Iklan

Tagged:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Tren pemasaran 2023 at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: