Kontras Pecas Ndahe
Maret 19, 2008 § 42 Komentar
Seorang kawan dengan bergemuruh bercerita tentang pengalamannya menyaksikan Mega Bazar Computer di Jakarta Convetion Center yang ditutup Ahad lalu.
Pameran komputer gede-gedean itu katanya dikunjungi sekitar 30 ribu orang yang membayar tiket masuk Rp 5.000. Orang memadati arena pameran hampir seharian. Mereka berjalan hilir mudik sambil menenteng laptop-laptop anyar yang baru dibeli.
“Kalau melihat antusiasme orang yang datang, belanja ini dan itu, di pameran komputer itu kok saya jadi merasa orang Indonesia sudah maju dan makmur yo, Mas. Orang Indonesia itu ternyata sangat melek dan haus teknologi,” kata teman saya itu.
“Bagus dong,” jawab saya sekenanya.
“Tapi, tapi, Mas … eh, kok saya merasa miris juga ya.”
“Loh miris piye sih?” « Read the rest of this entry »
Keluhan Pecas Ndahe
Maret 18, 2008 § 28 Komentar
If you don’t like something, change it. If you can’t change it, change your attitude. Don’t complain. — Maya Angelon
Berapa kali sampean mengeluh dalam sehari? Sekali, dua kali, sepuluh, atau berkali-kali? Apa sebabnya? Bangun kesiangan. Hujan deras. Ndak bawa payung. Jalanan becek. Angkot penuh. Jalanan macet. Waktu mau nyeberang, eh nyaris diserempet Metromini yang ugal-ugalan.
Huh, pasti sampean misuh-misuh sekencangnya dan mengeluh kenapa pagi-pagi sudah ditimpa kesialan datang bertubi-tubi.
Sewaktu sampean sampai di tempat kerja atau kuliah, eh kok ya nasib apes masih mengekor. Pekerjaan datang bertubi-tubi. Yang satu belum kelar, sudah datang yang lain. Teman kerja cuma enak-enak main game. Bos meeting di luar melulu. Koneksi Internet lelet. Sampean misuh-misuh lagi dan mengeluh kenapa dunia sungguh tak adil. « Read the rest of this entry »
Adam Air Pecas Ndahe
Maret 17, 2008 § 44 Komentar
Maskapai Adam Air tengah dilanda kisruh. Pemegang sahamnya menarik diri. Tujuh pesawatnya ditahan di Bandar Udara Soekarno-Hatta. Para calon penumpangnya membatalkan tiket. Ribuan karyawannya terancam PHK.
Akibat kekacauan itu, Adam Air tampaknya bakal benar-benar tutup warung. Ini hanya soal waktu, kecuali ada keajaiban.
Anehnya, situs resmi Adam Air tak menunjukkan tanda-tanda apa pun. Situs itu bahkan dengan bangga masih memasang logo “Top Brand” airlines. Halah, Top Brand dari Hong Kong … « Read the rest of this entry »
Kandidat Pecas Ndahe
Maret 17, 2008 § 30 Komentar
Siapa calon kuat gubernur Bank Indonesia? Bukan Agus Marto. Bukan Raden Pardede. Komisi seleksi di DPR ogah memilih mereka. Lah terus siapa dong?
Menurut info A1, ini dia kandidat terkuat dan hampir pasti terpilih sebagai gubernur bank sentral yang baru.
Oh, karena itu mungkin ada istilah “politik dagang sapi”. Sampean percaya ndak, Ki Sanak?


