Blogisme Pecas Ndahe
Februari 8, 2008 § 34 Komentar
Baiklah Ki Sanak, mari kita bicara tentang blogisme. Apa itu? Apa perlunya mengenal istilah asal-asalan ini?
Begini, Ki Sanak. Blogisme itu sebuah paham bahwa blog itu bukan sekadar barang dagangan. Dia dimulai dengan keinginan, dia digerakkan oleh hasrat, sedikit modal [ongkos beli domain dan sewa hosting], lalu diperkenalkan pada blogger dan ke sudut-sudut blogosphere di delapan penjuru angin.
Kami, para blogger, suka menyebut diri macam-macam. Kami kadang bicara tentang klangenan, kerinduan, kenangan, rayuan, narsisme atau … “perjuangan”.
Toh tidak sepenuhnya (atau tak semuanya) kami omong kosong. Ada yang melihat kemasyhuran sebagai tujuan. Banyak yang melihat blog sebagai alat — yang terkadang dilupakan — untuk memperbaiki kualitas dan mengembangkan pilihan-pilihan baru, dalam bacaan. « Read the rest of this entry »
Tikus Pecas Ndahe
Februari 7, 2008 § 20 Komentar
Hari ini kita memasuki Tahun Baru, Tahun Tikus [tanah], menurut kalender Cina.
Apakah ini pertanda tikus-tikus makin banyak berkeliaran dan berjaya? « Read the rest of this entry »
Wulan Pecas Ndahe
Februari 7, 2008 § 36 Komentar
Ya, ya, ya … mungkin sampean juga sudah tahu bahwa Wulan Guritno akhirnya punya blog pribadi juga. Sayang, nebeng di Blogspot.
Tapi, rasanya bukan janda kembang itu yang ditunggu-tunggu benar. Rasanya ada satu lagi ya? Siapa itu namanya, hmmm… Cincha Lauwra? Haiyah … susah bener ngomongnya.
Monggo Ki Sanak, segeralah meluncur ke TKP dan bikin sampah di sana, hehehe …
Wiki Pecas Ndahe
Februari 6, 2008 § 41 Komentar
Pada dasarnya mereka pemuda-pemudi harapan bangsat yang kreatif dan berselera humor tinggi. Tak heran bila mereka mampu bikin yang macam beginian. Sebuah wiki.
Saya terhenyak karena itu bukan sembarang wiki. Ah, mungkin karena ada unsur ini dan itu.
Silakan dilihat-lihat, Ki Sanak. Siapa tahu sampean beroleh manfaat dari sana. Sampean juga bisa membaca penjelasan si pembuat wiki itu — siapa lagi kalau bukan si Raja Ndoyok Zam.
Pasangan Pecas Ndahe
Februari 6, 2008 § 29 Komentar



