Wiki Pecas Ndahe

Februari 6, 2008 § 41 Komentar

Pada dasarnya mereka pemuda-pemudi harapan bangsat yang kreatif dan berselera humor tinggi. Tak heran bila mereka mampu bikin yang macam beginian. Sebuah wiki.

Saya terhenyak karena itu bukan sembarang wiki. Ah, mungkin karena ada unsur ini dan itu.

Silakan dilihat-lihat, Ki Sanak. Siapa tahu sampean beroleh manfaat dari sana. Sampean juga bisa membaca penjelasan si pembuat wiki itu — siapa lagi kalau bukan si Raja Ndoyok Zam.

Pasangan Pecas Ndahe

Februari 6, 2008 § 29 Komentar

Mereka memang pasangan yang serasi. Bahkan WordPress pun menyandingkan lelaki dan perempuan ini dalam satu halaman depan hari ini.

Selamat. Semoga langgeng. Sebab, esok atau lusa, siapa tahu ada blogger lain yang menggusur posisi mereka.

Bungkam Pecas Ndahe

Februari 5, 2008 § 33 Komentar

Kenapa kita bungkam? Mengapa kita menutup dialog? Bukankah sebagai manusia –yang begitu beragam — kita butuh berbicara satu sama lain?

Pernah ada yang mengatakan di balik setiap media, apapun bentuknya, ada sesuatu yang murni yang menyebabkan kita bersedia menembus lingkaran-lingkaran monolog yang tertutup.

Seperti anak yang berjalan malam, kita sering takut kepada suara sendiri yang tak berjawab, kata Paklik Isnogud.

Agaknya itu pulalah sebabnya seorang raja, dalam dongeng di sekitar 300 tahun sebelum Masehi, biasa mengirimkan spion-spionnya ke kalangan penduduk.

Bukan buat memata-matai. Mereka menyusup ke dalam kelompok orang-arang malah untuk menerbitkan debat dan diskusi tentang masalah-masalah kenegaraan.

Pendapat mereka digalakkan, untuk didengar, sebab sang raja tidak ingin memilih kesepian dan kemudian kesalahan. « Read the rest of this entry »

Dagdigdug Pecas Ndahe

Februari 4, 2008 § 39 Komentar

Jumat pekan lalu saya mengutuk hujan keparat, dan kemacetan yang gila-gilaan. Gara-gara hujan seharian dan banjir di beberapa tempat, saya ndak bisa melaju ke Jakarta.

Padahal malam itu, kawan-kawan blogger ramai-ramai reriungan di Taman Menteng untuk mendengarkan Paman Gombal itu bercerita tentang proyek barunya: dagdigdug.

Apa boleh buat. Meski ikut mengundang teman-teman para blogger, saya minta maaf tak bisa ikut menemani sampean semua melewatkan malam yang syahdu di Taman Menteng. Moga-moga sampean semua ndak kapok dan mengumpat saya. « Read the rest of this entry »

Sastro Pecas Ndahe

Januari 31, 2008 § 61 Komentar

Dian Sastrowadoyo ngeblog? Ah, berita basi.

Dian Sastrowardoyo mau datang ke acara lesehan di Taman Menteng. Ah, ini baru berita. 😀

Where Am I?

You are currently browsing the Blog category at Ndoro Kakung.