Desainer Pecas Ndahe

November 2, 2007 § 22 Komentar

Saya selalu kagum kepada kreator advertensi: para desainer kreatif itu. Ide mereka selalu brilian. Bernas. Dan, mereka bisa saja gitu loh, melihat peluang bahkan di tempat nyaris tak pernah kita duga dan pikirkan sebelumnya.

Lihat saja iklan sebuah kursus yoga di pipet atawa sedotan minuman ini. Pesannya kena betul. Yoga memang identik dengan kelenturan dan keluwesan, bukan? « Read the rest of this entry »

Gandhi Pecas Ndahe

November 1, 2007 § 28 Komentar

Gara-gara bercakap ihwal agama, iman, keyakinan, aliran, konflik antarumat, juga Gandhi, akhirnya obrolan ngalor-ngidul dengan Paklik Isnogud berkembang ke mana-mana — seperti biasa.

Paklik bercerita, seseorang pernah bertanya kepada Gandhi, “Bila hanya ada satu Tuhan, tidakkah seharusnya hanya ada satu agama saja?”

Gandhi, menurut kisah Louis Fischer, menjawab, “Sebatang pohon punya sejuta daun. Ada banyak agama sebagaimana ada banyak pria dan wanita, tapi semua berakar kepada Tuhan.” « Read the rest of this entry »

Balita Pecas Ndahe

Oktober 23, 2007 § 29 Komentar

Anak-anak memang makhluk yang luar biasa mencengangkan. Seperti spon, mereka menyerap apa saja. Seperti cermin, mereka meniru apa saja. Begitu juga ekspresi mereka yang selalu spontan dan di luar dugaan.

Lihat saja bagaimana anak-anak mengeksplorasi lawan jenisnya seperti foto di atas. Sampean pasti ndak pernah membayangkan bakal seperti itu, kan? « Read the rest of this entry »

Donuts Pecas Ndahe

Oktober 22, 2007 § 25 Komentar

Yang ini punya orang Indonesia: Johny Andrean.

Yang ini ada di Malaysia — menurut blog ini.

Mirip? Mmm …

Rasa Sayange jilid 2? Mungkin …

Hamilton Pecas Ndahe

Oktober 22, 2007 § 22 Komentar

Saya baru saja menyaksikan sejarah dipahat di Sirkuit Interlagos, Sao Paulo, Brasil. Pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen, untuk pertama kalinya menjadi juara dunia Grand Prix Formula 1.

Menyelesaikan finish di urutan pertama, pembalap berjuluk The Ice Man itu mengungguli rekan setimnya, Felipe Massa, dan Fernando Alonso dari McLaren-Mercedes. Raikkonen sekaligus mengubur impian pembalap Inggris, Lewis Hamilton, menjadi juara dunia GP F1 termuda dalam sejarah.

Tapi, buat saya, bukan Raikkonen bintang balapan Interlagos, melainkan Hamilton. Dia bertarung seperti banteng ketaton dalam lomba yang sangat dramatik. Sayang, Dewi Fortuna sedang menjauh dari pembalap McLaren-Mercedes itu … « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Duniasana category at Ndoro Kakung.