Hadiah Pecas Ndahe
Desember 24, 2008 § 74 Komentar
Dia lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan. Memberi tak harap kembali. Mengguyurkan semangat dan keteduhan. Juga kejutan yang menyenangkan — seperti petang itu.
Tiba-tiba saja lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan itu meletakkan sebungkus hadiah ke atas laptop saya sambil tersenyum. “Ini buat kamu,” katanya.
Kado Natal? Tentu saja bukan. Saya tak merayakan hari penting dan baik bagi umat Nasrani itu. Lantas apa?
Lagi-lagi lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan itu tersenyum. “Buka saja. Baca juga pesan yang kukirim lewat email,” katanya.
Tak sabar saya membuka dengan hati-hati kotak kado itu, sambil membuka inbox. Saya baca dalam hati. Begini pesannya: « Read the rest of this entry »
Plurker Pecas Ndahe
September 24, 2008 § 45 Komentar
Antobilang, si raja banner dari Jogja itu, membuat mahakarya yang dahsyat: banner Pesta Plurker 2008. Ini dia gambarnya …

Mari tepuk tangan sambil goyang berdiri buat Anto yang sedang berjuang menyelesaikan skripsi. Tapi, numpang tanya, kapan dan di mana pestanya akan diselenggarakan ya, Nto?
Funkshit Pecas Ndahe
September 9, 2008 § 44 Komentar
Apa yang terjadi bila perempuan di kolong langit bertemu lelaki aneh — bukan orang aneh, tapi suka aneh-aneh?
Tanyakanlah pada wadyabala Cah Andong yang sangat mengenal kisah romansa mereka yang warna-warni bak musim semi. Anak-anak CA jugalah yang mengabadikan foto-foto di atas, sesaat setelah keduanya nyaris jadian.
Kami, para saudara jauh, hanya bisa mengirim doa dan harapan, semoga mereka rukun-rukun selalu dan langgeng, seperti pasangan-pasangan sebelumnya. Allahuma amin.
:: Episode 2 dan Episode 3 … dan cinta Funkshit pun bertepuk sebelah kanan untuk sementara.
>> Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah mengirim ucapan kepada pasangan blogger baru ini?
Puasa Pecas Ndahe
September 8, 2008 § 60 Komentar
Puasa bisa membuat siapa saja jadi seperti layang-layang kehabisan angin. Lemes dan ngantuk. Tak terkecuali tukang ndobos ini. Aha, tentu saja dia pura-pura biar dikira puasa dan anak-istrinya lega.

Apakah dia lega atau tidak, saya ndak tahu. Yang jelas, teman kita ini ternyata duitnya meteran juga. Bayangkan, buat tidur siang saja dia khusus terbang dari Bali ke Jogja. Apa ndak sugih tuh?
Untunglah, biarpun tidur dan dibuai mimpi, dia tetap sadar siapa dirinya sebagai pecinta burung. Jadi ketika mimpi pun dia mengharap ada seekor burung yang jatuh ke pangkuan. Mungkin dikiranya seekor burung dara goreng lumayan buat buka puasa.
Pasangan Pecas Ndahe
September 5, 2008 § 116 Komentar
Ini dia pasangan bulan ini: Super Anang dan Chika Lane.
… sebuah masterpiece karya Ketua Kelas dan Chika sendiri (narsis abis).
Kita doakan semoga hubungan mereka bakal langgeng seperti pasangan lain yang pernah tampil di sini: Zam + Nonadita dan Faniez + Yudhis.
Amin.
>> Selamat siang, Ki Sanak. Apakah sampean sudah mengucapkan selamat kepada Anang dan Chika?

