Kubah Pecas Ndahe

September 10, 2008 § 67 Komentar

Fenomena kubah terbang melesat di Kailolo, Pulau Haruku, Maluku Tengah, pada 2003. Meski agak basi, sebagai blogger kuper saya baru tahu tentang keajaiban ini dari Youtube, yang juga telah disiarkan stasiun televisi TV 7 tempo hari.

Antara percaya tak percaya, keajaiban mungkin memang ada dan bisa terjadi di mana-mana. Bagaimana menurut sampean, Ki Sanak? Apakah ini trik atau … « Read the rest of this entry »

Padi Pecas Ndahe

September 5, 2008 § 63 Komentar

Jangan remehkan petani. Begitulah kira-kira pesan moral dari Purworejo. Gara-gara merasa tertipu oleh padi yang diklaim super unggul, para petani di sana protes.

kena batunya?

kena batunya?

Para petani itu sangat pantas melayangkan protes. Buat mereka, urusan padi [pangan] itu di atas segalanya. Mereka bersedia mengorbankan apa pun demi melindungi miliknya. Jadi jangan sampean tipu mereka!

Lagi pula, milih nama kok ya Super Toy — mengingatkan kita pada “toy-toy” yang lain. Halah. Apa ndak ada nama yang lebih bagus, yang hokinya gede gitu lo.

>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah menipu?

Antara Pecas Ndahe

September 4, 2008 § 55 Komentar

Benarkah lagu-lagu Indonesia akan dibatasi pemutarannya di radio-radio Malaysia? Semula saya terpana membaca berita dari Kantor Berita Antara ini setelah diberitahu Paman Budayawan itu.

sensasional, sumir

sensasional, sumir

Saya pikir ini bakal jadi berita besar dan kontroversial. Bayangkan, bagaimana mungkin negeri jiran itu akan memblokade penyiaran lagu-lagu Indonesia di stasiun-stasiun radio mereka?

Apakah mungkin mereka melawan jaringan industri rekaman global? Bukankah para penyanyi Indonesia bernaung di bawah label internasional dengan jangkauan kekuasaan ke mana-aman? Apakah tindakan Malaysia itu tak melanggar perjanjian WTO dan AFTA? « Read the rest of this entry »

Pertemanan Pecas Ndahe

September 2, 2008 § 69 Komentar

Berapa harga sebuah pertemanan? Bertanyalah pada kawan saya — sebut saja namanya — Roger. Dia mengirimkan email ke saya yang isinya tentang kelakuan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Anwar Nasution.

Ada apakah gerangan dengan Anwar? Kenapa pula Roger sampai harus mengirimkan email ke saya?

Menurut Roger, kawan saya itu, dalam berbagai kesempatan Anwar menyatakan bahwa ia menunda mengirimkan laporan BPK tentang aliran dana dari BI kepada DPR sebesar Rp 31,5 miliar guna memberikan kesempatan kepada BI dan DPR untuk menyelesaikannya.

Anwar sudah mengetahui aliran dana BI tersebut sekurang kurangnya tanggal 18 Agustus 2005, ketika ia memanggil beberapa petinggi BI dan meminta BI mengembalikan uang YPPI. Anwar baru melaporkan kasus yang mengidikasikan tindak pidana korupsi tersebut ke KPK pada 14 November 2006, lebih dari satu tahun kemudian.

Mengapa Anwar menahan penerbitan laporannya? “Itulah harga pertemanan,” kata Anwar, seperti ditulis oleh Roger, kawan saya itu. « Read the rest of this entry »

Batas Pecas Ndahe

September 1, 2008 § 60 Komentar

Agus Condro Prayitno mengaku menerima Rp 500 juta setelah pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Ia juga mengungkapkan nama-nama koleganya di PDI Perjuangan yang ikut menikmati uang serupa.

naluri mega

Ini bukan soal naluri, tapi moral, Jeung! (foto: detikcom)

Rekan-rekannya yang disebut itu kemudian ramai-ramai membantah pengakuan Agus. Pengurus partai juga mencoret nama Agus dari daftar calon legislator karena dinilai mencoreng nama partai. “Kesannya semua orang PDI Perjuangan busuk,” kata salah seorang anggota fraksi partai itu.

Siapakah Agus sebenarnya? Pahlawan yang jujur atau pecundang? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Indonesiana category at Ndoro Kakung.