Kepalsuan Pecas Ndahe

Januari 28, 2008 § 47 Komentar

Sepanjang hari kemarin, juga hari ini, rakyat Indonesia disuguhi tayangan yang nyaris seragam di televisi. Sebuah in memoriam. Sebuah obituari. Sekilas sejarah perjalanan sosok seorang Soeharto yang wafat kemarin.

Tiba-tiba pikiran saya terganggu oleh aneka pertanyaan. Kenapa sejarah sering terasa palsu di Indonesia ini? Apakah karena kita adalah orang-orang yang “secara liar tak tahu dan tak toleran” kepada “kebenaran sejarah”?

Dari mana gerangan datangnya semangat penulisan sejarah seperti ini? Dan kenapa orang mau menulis sejarah yang palsu? « Read the rest of this entry »

Seragam Pecas Ndahe

Januari 27, 2008 § 53 Komentar

Apa lagi yang bisa dikatakan? Mantan presiden Soeharto pergi untuk selamanya hari ini pada 13.10 WIB. Tapi, bahkan setelah meninggal pun, dia masih sanggup menyeragamkan semuanya: fokus perhatian orang, berita di media massa, obrolan di kedai-kedai.

Hari ini, apalagi besok, semua media massa tradisional memasang headline meninggalnya orang kuat dari Cendana itu. Dan beberapa hari berikutnya. Begitu pula pembicaraan orang ramai.

Dahsyat betul pengaruh dan kekuasaannya. Sebagian di antara kita mungkin masih ada yang ingat bagaimana dia begitu mendominasi semua di masa lalu. Tak ada perbedaan, tak ada keragamaan. Hanya ada satu. Yang tak setuju, silakan minggir atau dipinggirkan.

Apa lagi yang bisa dikatakan ketika kematian itu akhirnya datang? Saya jadi ingat petikan sajak Chairil Anwar yang menggetarkan itu. « Read the rest of this entry »

Honda Pecas Ndahe

Januari 22, 2008 § 47 Komentar

Sebuah sedan Honda Accord terjun bebas dari ruang parkir lantai 8 Menara Jamsostek, Jakarta, siang tadi. Sopirnya meninggal dan mobilnya menimpa kendaraan di bawahnya.

Tragedi itu bukan yang pertama. Mei tahun lalu, sebuah sedan Honda Jazz terjun bebas dari parkiran lantai 6 gedung ITC Permata Hijau. Tiga orang tewas seketika.

Enam bulan kemudian, sebuah sedan Honda CRV menerabas tembok penahan di area parkir Centra Grosir Cikarang. Beruntung, mobil tersangkut meski sudah dalam posisi tergantung.

Sebulan berselang, kecelakaan terjadi kembali di ITC Permata Hijau, Jakarta. Sebuah Honda Accord menabrak tembok penahan di area parkir lantai 5. Lagi-lagi untung, mobil masih sempat berhenti meski tembok sudah jebol.

Kenapa empat mobil yang nahas itu sama-sama bermerek Honda? Sebuah kebetulan atau ada sebab lain? Benarkah Honda tak cocok untuk diparkir di lantai atas?

Penggusuran Pecas Ndahe

Januari 22, 2008 § 33 Komentar

Saya menemukan rumah ini di kawasan belakang bandar udara internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Ia berada di tepi sebuah akses jalan baru. Saya melewatinya setiap pagi, dalam perjalanan menuju pabrik.

penggusuran

Di tengah rumah-rumah lain di kanan dan kirinya yang sudah rata, rumah ini jadi agak ganjil. Saya ndak tahu mengapa rumah ini masih bertengger dan selamat untuk sementara dari penggusuran. Mungkin ini soal waktu atau uang ganti rugi yang belum disepakati. Barangkali juga karena sebab lain. « Read the rest of this entry »

Otak Pecas Ndahe

Januari 17, 2008 § 42 Komentar

Ada yang aneh dari keterangan tim dokter yang merawat Soeharto. Pada Senin lalu, misalnya, dokter menyebutkan kondisi jenderal berbintang lima itu drop, dan terjadi pemunduran di hampir semua fungsi organ.

“Saat ini bisa dikatakan hanya tinggal otak dan pencernaan jenderal berbintang lima itu yang masih berfungsi dengan baik,” kata anggota tim dokter, Christian A. Yohaness

otak dan pencernaan masih berfungsi

Tapi, berdasarkan pemeriksaan tim dokter pada 2003, disebutkan bahwa Soeharto mengalami kerusakan otak permanen, seperti tertera di situs Jambi Independent. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Indonesiana category at Ndoro Kakung.