Bebek Pecas Ndahe

Desember 4, 2012 § 59 Komentar

Godaan itu datang dari sebuah surat elektronik yang masuk ke milis. Pengirimnya @bramadr salah satu anggota milis Kopdar Jakarta.

“Ada yang pernah ke Raja Begor Senopati? Kalau suka pedes wajib cobain Ayam atau Bebek goreng rawit disana. Enak dan pedesnya mantap. Tempatnya juga 24 jam dan wifinya cepet.”

Pertanyaan itu kemudian memicu email berisi pertanyaan, “Senopatinya sebelah mana, Bram?”

Disusul email berikutnya, “Iya Bram sebelah mana? Buat tempat nongkrong malem Minggu seru nih.”

Begitu seterusnya, sampai kemudian tema pembicaraan berbelok ke perkara menu bebek dan resto bebek favorit para penghuni milis. « Read the rest of this entry »

Sontoloyo Pecas Ndahe

Juli 1, 2008 § 55 Komentar

sampul sontoloyo“Menteri sontoloyo!” begitu seseorang berteriak kencang. Halah. Terus terang saya geli. Ternyata masih ada yang mengingat dan memakai kata jadul itu.

Tahukah sampean arti kata “sontoloyo”? Dari manakah asal kata ini? Dari blog pemain lama ini [lirik Paman Tyo], saya beroleh jawab.

“Sontoloyo, kuwi ateges wong kang nduwèni panggawéyan angon bèbèk. Mulanè ana tetembungan ‘Sontoloyo, angon bèbèk ilang loro’.”

Terjemahan: “Sontoloyo adalah orang yang memiliki pekerjaan sebagai penggembala bebek. Oleh sebab itu, ada ujaran, ‘Sontoloyo, menggembala bebek hilang dua’.”

Jadi menteri sontoyolo itu artinya adalah menteri yang menjadi penggembala bebek. Nah, siapakah bebeknya?

>> Selamat makan siang, Ki Sanak. Apakah menu makan siang sampean tadi bebek panggang?

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with bebek at Ndoro Kakung.