Pemuda Pecas Ndahe

Oktober 28, 2010 § 66 Komentar

Apa lagi yang bisa dikatakan tentang PEMUDA? Mereka yang mengucapkan sumpah pada 28 Oktober 1928? Mereka yang mampu mengguncang dunia?

Saya menemukan sebuah cerita lama tentang seorang pemuda dari arsip tulisan Goenawan Mohammad. Saya bagikan di sini untuk sampean sebagai pengingat tentang sebuah negeri yang jauh. Tentang pemuda yang tak bosan mengkritik ….

Kisah ini dimulai pada awal musim semi 1919. Seorang tua ketemu Lenin di Kremlin. Waktu itu hampir dua tahun sudah Lenin berkuasa. Revolusi komunis yang dipimpinnya berhasil menggulingkan Tsar.

Raja terakhir Rusia dan keluarganya telah dibunuh. Kediktaturan proletariat telah ditegakkan. Pemerintahan baru pun sibuk menyiapkan diri ke masa depan — seraya membasmi musuh-musuhnya.

Dan Rusia berwarna merah. « Read the rest of this entry »

Survei Pecas Ndahe

Mei 21, 2010 § 83 Komentar

Mayoritas blogger memiliki akun Facebook dan Twitter. Mereka juga tak keberatan membuat posting berbayar di blognya. Begitulah sekilas hasil survei termutakhir mengenai blogger di Indonesia.

Survei dilakukan secara daring pada perhelatan Pesta Blogger 2009, Oktober silam, dan hasilnya baru diumumkan secara resmi oleh Maverick kemarin.

Survei daring itu digelar untuk mengetahui perilaku blogger di Internet. Survei diikuti oleh 1471 responden, terdiri dari 1005 laki-laki dan 443 perempuan. « Read the rest of this entry »

Obama Pecas Ndahe

Maret 7, 2010 § 42 Komentar

Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan datang ke Indonesia dua pekan ke depan. Tapi kabar kedatangannya mulai panas hari-hari ini.

Di Facebook, misalnya, saya melihat sudah ada halaman khusus untuk menyambut kedatangan Obama di sini.

Facebook Fans Page ini katanya ini akan menjadi sumber informasi pertama dan tepercaya tentang kunjungan Obama, bahkan sebelum media tradisional mengendusnya. « Read the rest of this entry »

Sumpah Pemuda Pecas Ndahe

Oktober 28, 2009 § 55 Komentar

Untuk memperingati Sumpah Pemuda … tentang harapan yang tertumpah pada negeri ini. Tentang mimpi-mimpi yang digantungkan negeri ini. Ini tentang pluralisme, tentang menjadi Indonesia.

Semoga sampean terhibur dan selalu ingat untuk merekatkan kembali pigura perbedaan yang kerap retak itu.

Untung Pecas Ndahe

Oktober 5, 2009 § 59 Komentar

Tetangganya mengingatnya sebagai Kusmindar. Tapi teman-temannya di Pasukan Tjakrabirawa mengenalnya sebagai Kusman. Kus, begitu ia biasa dipanggil. Kelak, orang mengenalnya sebagai Letnan Kolonel Untung.

Siapakah sesungguhnya Untung? Dari mana asalnya? Koran Tempo edisi Senin, 5 Oktober 2009, menurunkan laporan utama lengkap tentang Untung dan perannya dalam insiden G30S.

Karena beberapa kawan mengeluh susah mendapatkan edisi cetak Koran Tempo, saya muat kembali artikel yang ditulis oleh kawan-kawan saya: Endri Kurniawati, Aris Andrianto, dan Erwin Dariyanto itu. Siapa tahu bermanfaat sebagai penambah khasanah pengetahuan sampean.

Nah, tulisan ini merupakan sambungan dari posting sebelumnya. Kali ini tentang profil Untung yang legendaris itu. Selamat membaca. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with indonesia at Ndoro Kakung.