Fresh Pecas Ndahe
Februari 19, 2009 § 32 Komentar
Ide — kata seorang kawan — ada di udara. Kita tinggal memetiknya. Sedikit boleh, banyak pun tak dilarang. Semampu sampean saja.
Nah, orang yang mampu dan paling banyak memetik ide di udara itu lantas sering disebut-sebut sebagai kreatif. Tapi memungut ide dari udara bukan perkara mudah. Kita butuh latihan. Latihan. Dan latihan. Terus berlatih.
Komunitas Fresh (freedom of sharing) mengajak kita untuk terus mengasah, melatih, memetik ide untuk melahirkan kreativitas.
Latihan rasa Fresh berikutnya akan berlangsung Senin, 23 Februari 2008, di Salihara, mulai pukul 19.00 WIB.
Apa itu Salihara? Kenapa pula di Salihara? « Read the rest of this entry »
DikDoank Pecas Ndahe
Januari 27, 2009 § 79 Komentar
Lelaki itu memakai kaos jingga dan celana jins gombrong. Topi hitamnya menutupi rambutnya yang tipis dan pirang. Sebingkai kacamata bertangkai hitam ala Bono U2 nangkring di atas hidungnya.
Dengan bertelanjang kaki, lelaki itu berdiri di depan sekitar 40-an anak usia sekolah dasar, di tengah lapangan rumput nan menghijau. Matahari hampir roboh di barat.

KJD | anak-anak belajar di Komunitas Kreatifitas Kandank Jurank Doang
Sambil memegang mikrofon, lelaki itu meminta anak-anak yang duduk lesehan di atas rumput untuk mengeluarkan buku gambar.
“Siapa yang tahu ada berapa kitab yang kita kenal?” lelaki itu bertanya. “Ayo yang tahu maju ke depan.”
Seorang anak perempuan mengacungkan tangan, berdiri, lalu menuliskan jawaban di papan. “Benar atau salah anak-anak?” lelaki itu bertanya lagi dengan suara kencang. « Read the rest of this entry »