Petrus Pecas Ndahe

November 11, 2008 § 23 Komentar

Dia lahir di fyord yang dingin di sebuah dataran tinggi, di bawah bayang-bayang gunung yang gersang. Tapi ia tak hidup di dunia nyata. Ia bernapas dan berjalan di negeri dongeng … sebagai perempuan salju.

Di cuaca pegunungan yang tak begitu melimpah sinar suryanya, dia tampil bagaikan bidadari yang datang ke bumi untuk mengubah arah sejarah, setelah mengubah hati.

Bahasanya mata pisau yang tajam. “Bila kusentuh mataku, keduanya pun meledak dalam cahaya, dalam curahan kilauan yang putih.”

Perempuan salju selalu merindukan udara gunung, sinar surya, embun, dan harum pinus yang pernah menjadi bagian kehidupannya di masa lalu.

Adakah kenangan yang tersisa dari masa lalunya? Tidak. Kecuali seorang lelaki pengembara yang menunggang angin.

Lelaki itu pernah berjumpa dengan perempuan salju di lembah hijau pinus. Mereka bahkan sempat bercengkerama dalam buaian angin yang mendesah, di bawah rimbun pepohonan. « Read the rest of this entry »

Ginjal Pecas Ndahe

Juni 26, 2008 § 23 Komentar

Dijual cepat: sebuah ginjal milik seorang pria sehat. Harga Rp 80 juta (boleh ditawar).

Saya mendengar penawaran yang tak lazim itu di acara Pagi-Pagi yang diasuh Poetri Soehendro dan M. Rafiq di iRadio, Jakarta, dalam perjalanan ke pabrik pagi ini. Penjualnya Indra, warga Bekasi.

Dalam hati saya membatin, edan! Kenapa Indra menjual salah satu ginjalnya? Apakah dia tak mencemaskan kesehatan tubuhnya?

Dalam wawancara dengan kedua penyiar itu, Indra mengisahkan kenapa ia mengambil keputusan yang nekat itu. Indra terpaksa menjual salah satu ginjalnya lantaran bisnis jual-beli handphone yang dijalankannya bangkrut. Ia lalu terbelit utang Rp 29 juta. Utang sudah jatuh tempo dan sang debitur mengejar-ngejar Indra, dengan pelbagai ancaman.

Karena tak punya harta berharga yang bisa dipakai untuk menebus utang itulah, apalagi istrinya tengah hamil muda, Indra akhirnya berniat menjual benda yang masih dimilikinya, organ ginjal. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with operasi at Ndoro Kakung.