Lompat ke isi

KKG Pecas Ndahe

Mei 16, 2007
oleh Ndoro Kakung

Kasus pemecatan Bambang Wisudo serta penutupan majalah Komputerakt!f dan Snap ternyata memicu kemunculan tiga blog [relatif] baru. Tiga-tiganya, tentu saja, berkaitan dengan Kelompok Kompas Gramedia (KKG) yang bermarkas di Palmerah, Jakarta Selatan.

Setelah saya baca-baca tiga blog itu, ternyata isinya seru juga. Rasanya seperti kita sedang membaca media infotainment itu — sesuatu yang sebenarnya ndak terlalu penting, tapi perlu juga untuk menambah pengetahuan. Ingat, saya bukan sedang mengajak sampean bergunjing lo, Ki Sanak!

Well, mari kita mulai melongok satu per satu blog-blog itu.

Blog pertama adalah Inside Kompas yang posting pertamanya muncul pada Januari 2007. Saya ndak tahu siapa pengelola blog ini, karyawan/wartawan Kompas atau seseorang di luar sana, karena tak ada nama seseorang di kolom About Me. Anonimus gitu deh …

Terus terang saya agak bingung menentukan tagline blog ini karena ada tiga semboyan di halaman depan, yakni “Amanat Hati Nurani Kita”, “Tetap mencari kebenaran, meski sulit dilakukan”, dan “Blog untuk Anda yang Mencintai Kompas.”

Posting-posting blog ini kebanyakan berkaitan dengan berita seputar aktivitas dan dinamika serikat pekerja Kompas. Secara sekilas, terasa betul blog ini bernuansa pembelaan dari dalam Kompas melawan “serangan” dan “ancaman” dari luar.

Blog kedua adalah Forum Karyawan Gramedia Majalah yang baru eksis April 2007. Tagline blog ini “Perjuangan masih panjang, teman….. Giliran Anda untuk ikut ambil bagian….(Derry-Eks red Komputer akt!f).”

Blog ini diwarnai oleh posting tentang kasus-kasus pemecatan karyawan/wartawan di lingkungan KKG. Gampang ditebak, blog ini muncul setelah majalah Komputerakt!f [terbit terakhir pada Mei 2007] ditutup. Tak heran bila, blog ini juga memuat posting tentang penjelasan dan kronologi penutupan, juga proses negosiasi karyawan dan manajemen.

Terlepas dari kesahihan informasinya, melalui blog ini publik jadi tambah sedikit tahu tentang kasus-kasus yang bikin ndak enak hati di tubuh KKG. Termasuk kasus di majalah Soccer dan penyelesaiannya.

Blog ketiga adalah Kompas Inside yang tampaknya paling dulu muncul (posting pertama Desember, 2006). Lagi-lagi saya tak menemukan siapa pengelola dan penanggungjawab blog ini. Sayang, ya …

Posting-posting blog ini kebanyakan kliping berita mengenai perkembangan kasus Bambang Wisudo yang dipilih berdasarkan nuansa tertentu — semacam “sinisme” untuk Kompas. Blog ini rasa-rasanya dikerjakan oleh orang “di luar” KKG.

Apa yang bisa disimpulkan dari ketiga blog yang kebetulan semuanya numpang di Blogspot itu? Tentu saja ketiga blog itu bukan blog resmi [what so called corporate blog] Kompas. Puji si Pejalan Sutera lebih suka menyebutnya sebagai underground blog. Hmm, boleh saja.

Saya jadi mikir, kenapa ya KKG ndak sekalian membuat blog korporat? Atau jangan-jangan sedang disiapkan? Saya ndak tahu.

Saya cuma merasa seandainya saja kelompok media besar itu memiliki blog sendiri, kemungkinan besar manajemen KKG akan lebih mampu berkomunikasi dengan stake holder tentang isi dapurnya.

Tapi, saya ndak mau sok tahu, ah. Nanti saya dikira mau mencuri di tikungan. Untuk soal beginian lebih baik kita serahkan kepada ahlinya, misalnya Om Nukman yang tahu betul manfaat dan kelebihan blog korporat. Ia juga pernah menulis tentang corporate blog.

Piye, Man? :D

11 Komentar leave one →
  1. Mei 16, 2007 6:27 am

    dimana-mana selalu ada kelompok sakit hati,
    …dan karyawan masih tetaplah karyawan.
    Selamat berjuang!

    selamat hari rabu, mas :D

  2. Mei 16, 2007 8:09 am

    wah ternyata blog semestinya menjadi media bagi para bendoro untuk berkomunikasi dengan para bawahannya, biar uneg-uneg tersalurkan, semoga!

    tampaknya ada yang belum mengikuti zaman ya, mas? :)

  3. Mei 16, 2007 8:32 am

    hihihi coba di tempat saya ada blog yg isinya ttg ketidakadilan di tempat kerja yah :D

    lah mbok sampean bikin jeng :D

  4. Mei 16, 2007 9:11 am

    Kalau mengingat-ingat percakapan dengan para ndoro waktu kopdar di TIM yang lalu, wajar ya kalau ada ‘golongan sakit hati’. Apalagi jika demokrasi hanyalah yang ditampakkan ke luar, namun isi dalamnya tak demikian.
    *ups*

    percakapan yang mana ya bulik, aku kok lupa :D

  5. Mei 16, 2007 9:50 am

    mencoba menuju TKP ndoro….

  6. Mei 16, 2007 10:30 am

    mo pamer ya ndoro kalo tempo punya blog :D
    **flame mode on**

  7. Mei 16, 2007 12:52 pm

    hmmm….. (bingung mo komentar apa)

    kabar mas bambang gimana ya?

    kabar dia bisa disimak lewat salah satu blog itu kan?

  8. Mei 16, 2007 1:47 pm

    itu “Man” di pertanyaan akhir maksudnya apa? kekeke…aku mbuh ikutan ah. urusan orang elite.

    halah, ge-er lo, man. loh bukannya elo termasuk orang elit … :D

  9. Mei 16, 2007 3:33 pm

    at least bisa ngeliat dari dua sisi. mau percaya yang mana, terserah yang mbaca :)

    betol, mbak. kita ikut menikmati saja … :D

  10. Mei 16, 2007 4:37 pm

    definisi korporat blog itu apaan sih, ndoro?

    baca aja buku “marketing blog” yang kuberikan kepadamu kemarin itu lo, ji … :P

Lacak Balik

  1. Pecas Ndahe by Ndoro Kakung

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS