Setiap perjuangan selalu melahirkan sejumlah pengkhianat dan para penjilat. Jangan kau gusar, Hadi. — Taufik Ismail (1966)
Saya ingat, Paklik Isnogud membacakan sajak itu ketika hari-hari itu para penjilat, para pengkhianat, berseliweran di luar. Mereka bukan lagi menjadi bagian dari kami. Mereka sudah di luar pagar. Tapi, gonggongannya masih kerap membuat bising telinga kami yang memang belum tuli.
Hari-hari ini, saya ingat lagi sajak itu. Ketika para pengkhianat kembali mencabik-cabik kepercayaan. Ketika para penjilat makin berani menadah ludah orang lain.
Ah, untunglah, kami selalu ingat pesan Taufik Ismail. Jangan kau gusar, Hadi …
:: untuk M dan teman-teman ::
[7 September 2004]
PS: Menurut sampean, para penjilat dan pengkhianat itu sebaiknya diapain, Ki Sanak?
September 7, 2007 pukul 5:04 am
gantung aja paman
September 7, 2007 pukul 7:15 am
potong generasi
September 7, 2007 pukul 8:04 am
namanya juga berjuang (His name so struggle and fight) kalo ndak ada rintangan dan halangan ya gak ada seninya
termasuk keberadaan para pengkhianat dan penjilat ini.
Justru mereka lah yang menjadikan perjuangan itu semakin bermakna, berseni, hasilnya lebih puas, karena untuk mengalahkan mereka butuh tenaga ekstra berlipat daripada mengalahkan musuh yang terlihat.
Jadi :
Kita pelihara pengkhianat dan penjilat ….
( lhoh kok malih ngene sih rek ? !@#$%^@#$%^ )
September 7, 2007 pukul 8:12 am
lho, bukannya penghianat atau pahlawan itu tergantung dari mana memandangnya? kalo ternyata yang dia bela menang, dia kan jadi pahlawan juga.
September 7, 2007 pukul 8:27 am
wah ada yg eksodus lagi yach ndoro?
September 7, 2007 pukul 8:30 am
hmm dimana-mana selalu ada ndoro, lek jarene bojoku bungkus buang ke laut =)
masalahe mau ndak mau khan kita musti berurusan sama yang namanya pengkhianat dan penjilat to kang, ya kalau saya sih ati2 wae..jagalah mulut, jagalah mata, jagalah perasaan(pokoke ojok sampe keceplosan)..xixi
September 7, 2007 pukul 8:40 am
lho jeneng asliku disebut…
September 7, 2007 pukul 8:42 am
klethus ndahe !
September 7, 2007 pukul 9:25 am
di tantang.. di berdayakan.. ga usah di musnahkan..
di bayar breapah supaya bisa di perdayakan di tempat yg layak.. :p
karna setiap kemampuan itu melahirkan sesuatu yg kadang tak dimiliki org lain..even itu merugikan tp siapa tau menguntung kan disisi lain.. tnpa menyakiti org lain ..
*omongan ngawur*
September 7, 2007 pukul 10:02 am
dibeleh ndoro, wuahhh luweh sadis ketimbang sing dibeleh
September 7, 2007 pukul 10:19 am
Tuhan aja dikhianati, apalagi manusia.
September 7, 2007 pukul 10:47 am
ini lagi ngomogin anggota dewan ya….yg tidak punya hati nurani….pengkhianat rakyat…penjilat ketika berkampanye…
September 7, 2007 pukul 10:51 am
disate luwih enak menurutku….
soale aku sering berurusan dg orang2 yang kyk gitu, behhhh menyebalkan puoollll……….
September 7, 2007 pukul 11:59 am
suruh ke laut aja!
tapi….setelah dia dibuang ke laut, pasti ada penerusnya lagi! bukankah setiap perjuangan selalau melahirkan pengkhianat? aaah….cape deee….
September 7, 2007 pukul 1:30 pm
didoakan …
September 7, 2007 pukul 1:37 pm
dimaklumi aja ndoro, biar orang lain yang gamparin.
September 7, 2007 pukul 3:18 pm
ini ngomongin apa ya ndoro ?
*gak mudeng*
September 7, 2007 pukul 3:56 pm
klo pengkhianat ya dikhianati lagi….
klo penjilat ya qt jilatin lagi….
gitu aja koq repot…!!!!
(emange seng dijilat apane sich..????hi…hi..hii..)
September 7, 2007 pukul 5:20 pm
Pipis’i matanya…
September 7, 2007 pukul 6:30 pm
Kalao kata Tony Montana: “Kamu baik kepadaku aku akan lebih kepadamu, Kau jahat kepadaku aku bisa lebih jahat kepadamu”, “U f**k with me U r F**king with the best”
September 7, 2007 pukul 6:43 pm
ngapunten ndoro, sinten ingkang berkhianat……?
yo dikemplang rame-rame…..
September 7, 2007 pukul 8:08 pm
apakah “M” itu kependekan dari “Metta” ya, Ndoro? emang dia pengkhianat? hehe… tulis yg transparan dong Ndoro tentang si “M” yg temen bos RGM itu. tulisan ringan aja, seperti Ndoro nulis tentang RM. njajal, wani po ra?
September 7, 2007 pukul 8:12 pm
penghianat dan penjilat…. kelaut aje!!
September 8, 2007 pukul 12:28 am
weks..
upz..
mmm..
bukan sayah tho?
September 10, 2007 pukul 3:43 pm
“apakah “M” itu kependekan dari “Metta” ya, Ndoro? emang dia pengkhianat?” -dandit
Ndoro, kasian ya Mas Metta. Udah ditikam sama pengkhianat, eh dikira pengkhianat…
September 10, 2007 pukul 3:50 pm
hmmm… atau saya salah, ya, Ndoro…
Tapi ditikam pengkhianat mang 2 kali lebih sakit rasanya…