Poligami Pecas Ndahe
Desember 8, 2006 § 7 Komentar
Poligami, katanya, bisa digolongkan sebagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Karena, praktek itu melanggar hak-hak seorang istri, hak-hak perempuan.
Masalahnya, dalam setiap keluarga memang selalu ada kekerasan: Dari suami kepada istrinya, istri kepada suaminya, bapak kepada anaknya, ibu kepada anaknya, atau anak kepada orang tuanya.
Saya justru menemukan ada kasus kekerasan oleh seorang kakak kandung kepada adiknya. Saya bahkan berhasil mendapatkan bukti dalam bentuk foto. Nama korban dan lokasi kejadian sengaja saya samarkan demi privasi yang bersangkutan. Ah, begitu tragis dan memilukan …
Inilah kisahnya: Parodi Poligami
Jangan terlalu serius ah, Ki Sanak, karena selalu ada kejutan di balik setiap posting-an bukan? Skor 1-0 buat saya ya … Hahaha …


Poligami…hmmmm..seperti makan sambel….tobat sambel….udah tau pedes dicoba lagi…enak sih….
wuahaha, si cowok ketakutan banget tuh mukanya digrepe-grepe cewek. ya, itu kali bedanya laki masih kecil sama udah gede. eh, tapi ada lho yang kecil tapi berani grepe-grepe. bikin shock gedung di senayan… 😀 😀 😀
btw, snap itu hasil dari melototi situs barumu ini ndor…
hahah.. maen koq jauh-jauh..
*gakjelasmaukomenapaan*
Halah halah… tiwas wis ngeklik seriyus, ternyata…. 😛
Ini saya berkunjung juga loh, Ndoro… 😀
ngomong2 Poligami, istrinya ndorokakung berapa ya??? Mendukung Monogami atau Poligami?
Halah…paling ngakunya juga istrinya satu.
Ehhh ternyata satu di jakarta, satu di Semarang, satu di Surabaya…Blahh 😀
kecil2 agresip nih cewek…hehehe…. :p
ga satu-nol ah… 😛 dah nebak duluan (gamokalahdotcom)
hehehe..
saya tiwas keburu deg2an..
ternyata..
tapi,ini sangat menghibur..
its really funny!!