Kartini Pecas Ndahe
April 21, 2007 § 9 Komentar
Beri peringkat:
Bagikan ini:
- Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik

makasih.. tapi nama saya tika… ^_^
*loh?!*
brarti nama lengkapnya Kar’tika’ dong, stuju mbak tika
ndoro… kok cuman yang di kota doang yang di tampilkan
yang di pabrik, mbok gendong di pasar, yang ngisi bensin, montir cantik kan juga ada
hehehehe
ajian komplain tingkat 5 nih
tetap semangat
Saya Kartini dalam tubuh laki-laki, perkenalkan!
itu gambar diambil darimana pak?
“Ibu kita kartini HARUM namanya…”
Jadi ibu kita kartini itu namanya “HARUM”. Betul?
Ya udah, selamat aja deh: selamat “habis gelap terbitlah terang”,
Ndoro… kenapa sih ga pernah bales komentar saya? Eh dibaca engga ya?
makasih ndoro…”sambil pake kebaya..ngisore?? tetep bikini :D”
sing nganggo rok mini karo jengkang-jengking golek lengganan mestine ra mlebu kategori emansipasi to ndoro..piye to?