Foke Pecas Ndahe

Mei 1, 2007 § 21 Komentar

Kampanye pemilihan gubernur Jakarta belum lagi dimulai, tapi sangkakala perang sudah ditiup jauh-jauh hari. Saya mengetahuinya lewat harian Media Indonesia hari ini.

Di halaman dua koran itu disebutkan Fauzi Bowo, calon Gubernur DKI Jakarta, akan melaporkan pengelola blog Bang Fauzi Watch. Tapi, tak jelas ia akan lapor ke mana. Aha, ini yang namanya kelemahan jurnalistik yang sangat elementer.

Fauzi Bowo yang juga kerap dipanggil Foke itu, katanya, menganggap blog itu menyebar fitnah dan perbuatan tidak bermoral.

“Kalau mau menang harus bermartabat dan tidak menjelek-jelekkan pihak lain.” — Foke seperti dikutip Media Indonesia.

Fitnah? Tak bermoral? Saya penasaran dan langsung menuju TKP. Ternyata, blog — taglinenya “Mengungkap kebenaran untuk warga Jakarta, tanpa tedeng aling-aling dan apa adanya, gitu loch!” — yang dimaksud Foke itu memang berisi tudingan, kritik, dan olok-olok. Tapi, sebagian besar sebetulnya bersumber dari kliping berita koran, seperti Rakyat Merdeka.

Bukan cuma blog itu yang mengkritisi Foke. Ada lagi blog Foke yang juga mengolok-olok Wakil Gubernur Jakarta itu.

Blog yang baru muncul April 2007 ini baru memuat empat posting, berisi dua kliping berita koran dan portal sebuah petisi, dan karikatur. Memang semua berita yang dipilih untuk ditampilkan berisi kritik terhadap Foke.

Entah kenapa Foke harus melaporkan kedua blog itu. Atas dasar apa? Fitnah? Pencemaran nama baik? Ah, saya ndak tahu.

Sebelumnya, saya baca di Rakyat Merdeka yang memuat berita tim teknologi informasi Foke membantah telah mengancam dua pemilik blog yang dianggap menjelek-jelekkan.

Bantahan ini dikeluarkan setelah Rakyat Merdeka mengaku menerima email berisi seperti ini:

Kepada Yth.
Teman-teman Pers
Mohon pernyataan ini dimuat segera.

Terima kasih.
Tim Pembela FOKE

Surat Pernyataan

Assalamualaikum warohmatulloh wabarakatuh.

Kami dari Tim Pembela FOKE dengan ini menyampaikan surat pernyataan sebagai berikut.

Kepada pihak-pihak yang telah menjelek-jelekkan FOKE sebagai calon Gubernur DKI Jakarta yang kami dukung. Kami meminta anda agar segera menghentikan usaha-usaha jelek yang anda lakukan.

Kami TIDAK RELA jika cagub kami dijelek-jelekkan dengan cara-cara yang Tidak sopan melalui situs-situs yang jelas-jelas memojokkan cagub kami: Dr. Ing Fauzi Bowo atau Bang FOKE.

Kami akan bertindak dengan tegas, jika saudara-saudara tidak mengindahkan surat pernyataan ini. Kami beri waktu hingga 3X24 jam!

Kepada mereka yang mengelola situs-situs berikut ini:

http://bangfauziwatch.wordpress.com/
http://foke.blogspot.com/

Agar segera MENGHENTIKAN KEGIATANNYA! Situs tersebut jelas-jelas berisi data-data yang meragukan isinya. Yang akan membuat sesat warga pemilih di Jakarta!

Hentikan segera kegiatan Anda! Sebelum kemarahan melanda para pendukung FOKE yang tersebar di seantero Jakarta.

MERDEKA!

Wassalam

Atas nama
Tim Pembela FOKE

Jiro S, Komandan TPF Wilayah Metro Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok dan sekitarnya.

Tim Foke curiga surat tersebut justru dikeluarkan lawan-lawannya tanpa berani menyebut yang lawan mana yang dimaksud.

Halah, kenapa jadi serius begini ya? Saya termasuk orang yang menghargai perbedaan pendapat dan kebebasan berpendapat.

Karena itulah saya ndak habis pikir, kenapa Foke repot-repot ngurusin dua blog yang dianggapnya telah melancarkan kampanye hitam, kritik, dan olok-olok.

Seandainya saja Foke dan tim suksesnya lebih berpikiran terbuka, biarkan saja dua blog itu. Kalau mau bersikap lebih elok dan elegan, lebih baik membuat blog sendiri. Lalu isilah blog tersebut dengan kampanye yang baik-baik untuk menggantikan situs satu arah Bang Fauzi itu (update). Website yang tak interaktif sudah ndak musim, Bang! 😀

Ingat, an eye for an eye. Kampanye balas kampanye. Blog balas blog. Begitu saja. Ndak usah repot-repot lapor ke sana kemarin. Capek dan menghabiskan waktu, uang, dan tenaga, Bung!

Adoh, saya kok jadi keminter, ngajarin orang-orang pinter itu ya? Mestinya kan mereka lebih tahu ketimbang saya tentang bagaimana berkampanye yang baik dan benar itu. Mereka tentu lebih piawai ketimbang saya yang waton muni ini dalam memainkan isu publik.

Sik, sik … Aha! Jangan-jangan ini semua bagian dari kampanye ya? Jangan-jangan blog anti-Foke itu bikinan tim Foke sendiri yang dibuat sekadar untuk memancing gelora di blogosphere dan buntutnya mereka yang mendapat keuntungan? Atau, jangan-jangan saya yang termakan kampanye mereka …

Halah, embuh ah … Bagaimana, Ki Sanak?

§ 21 Responses to Foke Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan ke kikie Batalkan balasan

What’s this?

You are currently reading Foke Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta