Reshuffle Pecas Ndahe
Mei 4, 2007 § 9 Komentar
Gara-gara SBY mau merombak kabinetnya, saya susah sekali menghubungi Mas Mbelgedes kawan saya di pabrik. Padahal saya ada perlu dengannya.
Ada apa ini?
Berkali-kali saya kontak ke rumahnya, teleponnya tulalit. Saya kontak telepon selularnya sama saja. Bahkan kotak suaranya pun ndak aktif. Saya penasaran. Ke mana gerangan Mas Mbelgedes itu. Sakit? Keluar kota? Tidur?
Saya sih, berpikir positif. Soalnya, SBY kan mau melakukan reshuffle kabinet. Nah, karena itu SBY meminta menteri-menteri yang mau digusur dan orang-orang yang diangkat ke rumahnya di Cikeas. Jangan-jangan …
Belum habis rasa penasaran saya, eh, tiba-tiba sebuah SMS masuk ke HP saya. Saya lihat pengirimnya: Mas Mbelgedes. Lah ini dia orang yang dicari. Saya baca SMS itu, ternyata begini isinya …
Halah. Hwasyu tenan … dasar Mblegedes. Sekali mbelgedes tetep mbelgedes … 😀

Engga’ punya HP
*aman*
ehh.. kok ngomong hasu hasu..
kata simbah ndak boleh misuh misuh..
untung ndak ngomong bajingan..
*loh?*
lawakan standar saban ada pergantian/pemilihan menteri. gak kreatif nih ndoro…
siapapun mentrinya, minumannya pasti teh botol.
mas mbelgedhes lagi maen catur paling… :-))
bukan reshuffle, ndoro.
wong mung tuker-tukeran jabatan thok.
ngaturi pinarak, ndoro.
weiss… hape aku wis di hidupin… tinggal tunggu pak sby telpon aku… 😀
sms sby nggak jadi ke mas mbelgedes tapi ke hp saya ndoro!
Rasanya, SBY sedang nyari-nyari no HP saya deh. Saya sih nyantai aja, klo takdir menyatakan saya jadi menteri, pasti tak akan ada yang bisa menghalangi. Betul?