Hiatus Pecas Ndahe

Juni 11, 2007 § 32 Komentar

Apa sih manfaat ngeblog?

Menyalurkan uneg-uneg biar ndak jadi bisul, Ndoro.
Gaul lagi, Mas.
Ikut trend, dong.
It’s about sharing, Sir.
Oh, buat belajar nulis, Pakde.
Embuh. Asal bikin aja kok, Mbah.
Untuk menyenangkan orang lain, Kang.
Saya mau membuat perbedaan di dunia ini …

Ki Sanak, sampean bisa menambahkan lebih banyak lagi jawaban tentang manfaat blog. Itu hak sampean. Semua jawaban sampean sah-sah saja, tergantung motivasi sampean ngeblog.

Ini bukan soal benar atau salah kok. Saya cuma penasaran saja. Jika ngeblog itu bermanfaat, siapa yang memetiknya? Sampean sendiri? Orang lain?

Saya sendiri sedang sebetulnya dalam persimpangan itu, Ki Sanak. Saya sedang mikir-mikir lagi, ngapain sih saya ngeblog? Ngapain sih, saya bikin posting setiap hari? Adakah gunanya? Manfaatnya? Kalau ada, buat siapa? Saya sendiri atau orang lain?

Jangan-jangan semua ini cuma omong kosong belaka, ndak ada gunanya. Jangan-jangan ndak ada hubungannya dengan passion, sharing, atau apalah istilahnya itu. Jangan-jangan saya hanya menghabiskan waktu dengan sia-sia. Jangan-jangan saya juga cuma menyia-nyiakan waktu sampean semua.

Wah, kalau begitu apa gunanya blog ini diteruskan? Apa gunanya membuat posting? Blog ini ada atau tidak, ndak ada pengaruhnya bagi siapa pun. Mau ada posting baru atau tidak, ndak ada yang peduli. Bahkan saya sendiri mungkin ndak memerlukannya.

Jad buat apa ngeblog, Ki Sanak? Apakah sekarang saatnya rehat sejenak dan melempar handuk?

Mungkin belum. Tapi, ada beberapa kawan yang karena satu dan lain hal mulai kehabisan napas. Stamina kedodoran setelah beberapa bulan membuat posting pertama.

Akhirnya, saya tak pernah melihat posting terbarunya lagi. Daftar penyedot RSS di Google reader saya yang memuat url mereka kosong. Ke manakah gerangan mereka pergi?

Mereka tampaknya ndak ke mana-mana. Mereka hanya memutuskan tak aktif untuk sementara karena:

* Sibuk dengan kehidupan pribadi.
* Pekerjaan di kantor/kuliah/sekolah menumpuk.
* Menemukan minat/hobi baru.
* Kehilangan antusiasme ngeblog.
* Ada ancaman dari luar.

Saya melihat tiga hal pertama di atas adalah yang paling umum dihadapi kawan-kawan. Siapa sih yang ndak repot kalau sedang jatuh cinta, punya pacar baru, menikah, pindah kerja, menemukan hobi baru?

Karena itulah, merawat blog menjadi sesuatu yang merepotkan. Ketika mereka harus memilih, mereka — terpaksa — memutuskan hiatus. Dan, kita kehilangan …

Ki Sanak, sampean punya pengalaman seperti itu? Tidak? Apa sih, yang membuat sampean masih bisa bertahan dan posting terus secara reguler? Jangan-jangan sampean juga sudah lama ndak ngeblog?

Ayo bagi-bagi cerita dong … 😀

Iklan

§ 32 Responses to Hiatus Pecas Ndahe

  • mbahatemo berkata:

    sampeyan kangen sama teman2 itu ya? 😛

  • kw berkata:

    saya ngeblog karena saya pengen dapat nobel. 🙂 yang jelas saya saya pengen ada “sesuatu” yang lain selain rutinitas kerja yang kadang pecasndahe banget.

    dengan menulis saya menjadi tuan atas diri saya sendiri. saya menjadi tuhan, bisa menulis apapun yang aku mau. dan itu membuat aku senang.

    apalagi kalau dibaca atau dikomen selebblog macam ndoro kakung. lebih senang! kebiasaan ini lama-lama kok nagih. sebelum posting rasanya ada sesuatu yang kurang. sampai kadang malah membebani.

    rencananya pengen “ikut-ikutan” hiatus juga.

  • balibul berkata:

    nek aku tugas soko bu guru, nek ra nge blog raport ku abang.

  • tukang ketik berkata:

    pak, nge blog itu ga usah di paksakan. kecuali mengais uang dari bloging dan uangnya untuk ngebiayain anak sekolah, nah itu baru harus serius. Macam Techcrunch. si pemilik emang cari duit dari blogging, makanya yang namanya antusiasme ngeblog menurun, harus dijauhi…

  • mei berkata:

    hmm ya betul sih kang, tergantung dari awalnya tujuan ngeblog itu sendiri apa. kalau untuk ngilangin jenuh atau sebagai sarana misuh-misuh, aku yakin blogger itu akan tetap reguler ngisi blognya.

    lain lagi bila memang untuk membagi atau sharing opini, dan ternyata dia udah merasa gak ada lagi yang mau d sharing atau ternyata segalanya gak sesuai dengan yang dia mau..ya biasanya blogger itu akan kecewa dan memutuskan istirohat.

    aku sih sampai sekarang tetap dengan “warning”. Do Not Expect Too Much, apapun itu..karena biasanya kalau kita terlalu yakin, jatuhnya atiiittttt!!!

  • andrias ekoyuono berkata:

    Saya nge blog karena ingin share dengan orang banyak sekaligus dapet feedback dari mereka khususnya di bidang marketing, simpel yo ndoro….

  • gita berkata:

    saya mending ngeblog biar bisa ketemu seleb blog seperti ndoro, dan skrg saya pengen hiatus dalam rangka mencari bojo 😀

  • Fany berkata:

    kalo saya, dulu pernah capek+jenuh karena ‘terpaksa’ membuat postingan yang bukan gue banget.
    Maksudnya, karena melihat blog2 laen yang mengumbar opini bagus2, jadi merasa blog itu yg bagus kayak gitu.
    Pas nyoba nulis yang ‘bukan gue banget’ itu jadi capek, bosen. Akhirnya insyaf deh, balik lagi jadi diri sendiri yang walaupun tulisannya gak mutu tapi setidaknya jujur 😀

  • Luthfi berkata:

    hehehe
    hiatus dalam rangka skripsi 😉
    *boong denk*

  • crushdew berkata:

    nuwun sampun mampir…

    saya nanti hiatus kalo sudah ga dapet koneksi inet gratis hehehe..

  • anima berkata:

    saya hiatus kl ga suka sama layout, huhu

  • atta berkata:

    yang membuat saya bertahan? ini bagian dari mendisiplinkan diri untuk terus menulis *halah*
    hahahahah
    jangan hiatus yah, saya pasti akan sangat sangat kehilangan jika sampeyan tak menulis 😉

  • daustralala berkata:

    yang membuat saya bertahan karena belum punya istri baru, ndoro.

  • Den mAs aLe berkata:

    pengen jadi blog seleb ndoro..
    bisa kasih tips gak ndoro? biar aLe bs jd seleb blog? 😀

  • Herman Saksono berkata:

    Ah ndoro mendahului saya. Sesama blogger dilarang mendahului logh.

  • didats berkata:

    salah satunya, eksis di dunia internet. 😀
    tanpa internet, pekerjaan web designer itu ndak ada…

    nah, karena itulah aku perlu terus selalu eksis.
    memang ga ada hubungannya secara langsung antara ngeblog dengan pekerjaan yang datang.

    tapi percaya ga percaya, memang ada sedikit link di antara itu.. 😛

  • dental berkata:

    5 point diatas sangat pas dengan saya

  • kw berkata:

    hiatus aku hanya kuat sehari. ngeblog kok kayak ngisep marijuana. nagih.

    gak jadi deh hiatusnya 🙂

  • nana berkata:

    saya lagi sibuk olang alik bali – jakarta hihihi…

  • kenji berkata:

    nge blog?

    just to say hello and let others say hello too 😀

  • galih berkata:

    Bagi saya, ngeblog adalah sarana untuk mengeluarkan uneg-uneg yang ada di kepala. entah bermanfaat bagi orang lain atau tidak, saya tak peduli, yang penting bermanfaat bagi saya. karena itu lah saya tidak suka konsep blog niche kecuali kalau saya benar-benar serius ngeblog. i love to write.

  • walahwalah berkata:

    ndak tau juga ndoro, tiba-tiba pengen bikin blog, wong internete yo gratis ndoro, tapi mbuh nanti kalo dah pulang…! wah tinggal seminggu lagi…..!

  • Lita berkata:

    Yang membuat saya pengen ngeblog… adalah karena saya tahu tulisan saya ditunggu-tunggu.

    Dibilang narsis ya biar. Toh tetap ada yang kangen, entah karena semata ingin baca, atau karena request-nya belum dipenuhi.
    *jan, ngece… sok seleb tenan aku ki. maap kalo ndak sopan, ndoro :D*

    Seperti Didats. Berharap ‘berkah’ dari ngeblog. Dapet tawaran rejeki dari ngeblog kan enak ta’ iye hehehe…

  • Blogger berkata:

    Aku ngeblog gara2 aku baca dimilis SMA ku ada berita momon di tangkep polisi, trus aku ke lnk blog nya momon… eh aku ga sengaja nge click tanda yg diatas created blog… baru tahu klo kita bisa nyimpen tulisan2ku di internet gratisan, ya udah cobain..

    Perkara ada yg menarik manfaat alhamdulillah, kalau ga suka ya di maafin, klo suka ama orangnya ya… ayuuk berteman…kalau mau nanya ya kujawab semampuku, mau sharing seneng bangeet… klo mau mencela ya monggo tapi konstruktif dong… ;)…lha gitu aja kok repot to…?

  • Hedi berkata:

    Ngeblog pasti buat olahraga otak, walaupun sarana sport otak juga masih punya alternatif. Ketika tema posting sudah beragam (karena sudah lama ngeblog), mau ga mau intensitas ngeblog jadi berkurang menunggu adanya tema posting yang nendang.

  • venus berkata:

    kangen postingan2 saya, ndoro?

  • Brahmasta berkata:

    Saya biasanya karena tugas kuliah sih, kalo lagi banyak. Udah ga sempat kepikiran ide buat nulis.

  • fahmi! berkata:

    mungkin yg bisa bikin kita bertahan dan posting secara reguler ya tip dari william forrester ini ndoro:

    You must write your first draft with your heart. You rewrite with your head. The first key to writing is… to write, not to think!

    (dikutip dari filem finding forrester)

  • mbakDos berkata:

    kalok saya…?
    yaa jawabannya pasti akan sama dengan pertanyaan “kenapa” lainnya yang akan diajukan buat saya: pengen aja 😀

  • AmruL berkata:

    Blog bagi saya yah…buat nasehat diri sendiri gitu…
    Terkadang saya mengambil manfaatnya untuk diri sendiri terhadap apa2 yg pernah saya tulis dalam blog…
    Aneh….

  • kikie berkata:

    ngeblog untuk sharing cerita & pemikiran … dan dengar pendapat dari yang baca blog tersebut.

    tapi besok mau mulai hiatus karena ingin pulang ke rumah. di rumah ga ada koneksi internet & jauh dari berbagai warnet euy.

  • maruria berkata:

    Saya pernah hiatus karena sakit ndoro…
    Pernah juga,seperti kata ndoro, saya terlalu sibuk sama kerjaan kantor. Mungkin kalo di kantor saya ada internet, masih bisa disempetin posting sambil kerja. Nyatanya kantor saya ndeso tenan ko ndoro..Katro..!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Hiatus Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: