Makian Pecas Ndahe

September 26, 2007 § 73 Komentar

Kangen Band yang ngetop dengan lagu Selingkuh itu rupanya menuai kontroversi. Selain lagunya digemari dan laris terjual sekitar 500 ribu kopi, Kangen Band tak luput dicaci-maki. Sebuah kelompok rap bahkan telah mengedarkan lagu dengan lirik sepedas cabe rawit.

Saya tahu kabar itu dari Anto dan kemudian menemukan berita di KCM tentang beredarnya lagu berisi sumpah serapah itu. Saya jadi heran, kenapa sampai begini?

Sebuah lagu, juga penyanyinya, sering kali memang tak sesuai selera kita. Sosok, prestasi, pekerjaan, dan citra seseorang mungkin juga bisa bikin orang lain iri. Tapi, apa ya kita harus mencaci maki dan meremehkannya begitu rupa?

“Halah, biasa itu, Mas. Orang Endonesah kan memang sering jadi snob yang mencemooh orang lain yang dianggap sebagai gombal amoh. Sampean ndak usah heran,” kata Paklik Isnogud sambil menyeruput kopi pahitnya.

“Ah, tapi itu kan ndak pada tepatnya, Paklik. Rasanya kok kurang pantas dan kekanak-kanakan,” jawab saya. “Mosok orang lain ndak boleh mengungkapkan perasaannya dalam bentuk karya, seperti lagu, posting tulisan, atau apa pun dengan kualitas dan cita rasa yang berbeda dari kita?”

“Saya setuju dengan sampean, Mas. Setiap karya, juga laku, punya fungsi masing-masing. Ini seperti halnya kesedihan dalam suatu karya kesenian. Ia punya fungsi yang tak-bisa diejek. Kesedihan Sam Pek-Eng Tay, misalnya, toh tak bisa kita ringkus begitu saja, untuk dimasukkan ke dalam kantung apak sejarah.

Kesedihan dalam kisah Sam Pek-Eng Tay, atau Damarwulan, seakan sebuah sembilu yang magis telah menorehkan sebuah luka yang kekal. Kata orang, itulah tanda sebuah puisi yang abadi. Dan, karena itu, tak boleh kita meremehkannya begitu saja.

Memang tak semua kesedihan adalah kesedihan. Di depan layar televisi, misalnya, kita harus siap untuk mual. Lagu-lagu Indonesia di layar itu adalah bolu warna-warni yang basi yang dikukus berkali-kali. Satu lagu dengan lagu lain sulit dibedakan — biarpun semuanya ditampilkan oleh gadis pesolek yang sibuk bergerak-gerak.

Jarang ada yang sempat meninggalkan bekas. Lolong itu sudah seperti rutin. Dalam melodi dan kata-katanya tak terasa ada gerak yang tulus, yang melahirkan nyanyian murni. Perasaan itu adalah perasaan dari plastik.

Mungkin itulah soalnya: kita tak lagi mendengar perasaan pribadi yang jujur. Yang kita dengar adalah pengulangan. Yang kita dengar adalah klise. Yang kita dengar bukanlah cetusan dari sebuah rasa terharu yang sebenarnya, melainkan sesuatu yang sudah dirumuskan, dan diharuskan, atau dipetuahkan, oleh bapak produser, pejabat, cukong, kritikus, wartawan, pialang, dan sebagainya.

Beda dengan kalau kita mendengar lagu Sepasang Mata Bola. Tahukah sampean kenapa lagu ini tetap menyentuh kita hingga sekarang?”

Saya menggeleng. “Kenapa, Paklik?”

“Karena nyanyian itu ditulis tanpa pretensi. Dalam ekspresi yang tanpa dipesan dari luar, nyanyian yang mengungkapkan perasaan pribadi bisa bergetar sekuat nyanyian revolusi, Mas.”

“Oke. Tapi, apa kita lalu harus mendengar musik yang serius-serius, Paklik? Hanya yang bermutu tinggi? Terus yang ndak mutu silakan minggir, begitu?”

“Bukan begitu, Mas. Saya justru mau menunjukkan bahwa rupanya, ada sesuatu yang senantiasa terjadi pada musik dan jatuhnya di dalam hidup sehari-hari: ia punya warna-warni prestise.

Barangkali ituah sebabnya, di Indonesia, entah dari mana asal muasalnya, ada jenis lagu yang disebut “seriosa” dan ada yang “hiburan”.

Yang pertama disebarkan luas oleh RRI Jakarta 50 tahun yang lalu dengan nama yang seakan-akan datang dari Italia. Umumnya, musik ini ditandai oleh keangkeran: warna suara tinggi, langkahnya lambat, suaranya syahdu, tak sembarangan, pendeknya dari hati yang gawat.

Sebenarnya tak banyak bedanya jenis lagu-lagu ini dengan musicanti yang dinyanyikan orang di Venezia buat para turis. Tapi di Indonesia, ia memperoleh kelas tersendiri.

Barangkali karena pada dasarnya kita menghormati keseriusan — seraya melecehkan kegembiraan. Sensasi, gerak, celoteh, main-main, dianggap bisa dilakukan setiap orang: seorang politikus pun bisa melagukan Benci tapi Rindu. Karena itulah, lagu yang populer sering dianggap bukan lagu yang punya prestise.

Apa boleh buat: musik ‘tinggi’ memang menghendaki bakat yang khusus, visi yang luar biasa, latihan yang tak main-main.

Tapi dengan demikian memang akan banyak orang yang terasing dari proses kehidupan yang ‘tinggi’ itu. Musik para jenius bukanlah musik untuk orang ramai. Ia musik ‘elitis’. Dalam banyak hal ia juga mahal: mendulang emas memang memerlukan waktu dan perlengkapan.

Hanya lingkungan yang cocok dan sumber kekayaan yang besar yang dapat melahirkan seniman besar buat orkes besar dan sebuah gedung seperti Sydney Opera House.

Namun, anehnya, semangat populisme masa kini toh tak mengganyang ‘musik tinggi’ itu, begitu juga sebaliknya. Baik di bawah Mao maupun di bawah Khomeini, Beethoven tidak dilarang, tapi Mick Jagger pasti.

Barangkali karena Mao ataupun Khomeini pada dasarnya seperti Plato: bercita-cita mendirikan republik yang melarang seni yang bergairah, lantaran gairah dianggap destruktif. Atau, barangkali pula, karena Rhoma Irama dan Mick Jagger hanya dianggap bunyi yang tak akan dimengerti — seperti bunyi kumbang.

Ndak usah jauh-jauh, Mas. Di pabrik kita ini kan ada juga teman-teman yang berbeda selera. Teman yang pertama biasa menyanyi sore-sore sambil mengusap jerawatnya di depan cermin, ‘Oo, kamu ketahuan pacaran lagi …’

Yang seorang lagi — dan biasa mendengar lagu Coldplay itu — sambil bersungut-sungut selalu meledek, “Huh, lagu apaan, tuh? Apa bagusnya? Apa enaknya?’

Tapi, mereka kan juga ndak harus sampai saling mencaci dan gontok-gontokan, Mas?”

Hm, menarik juga, Paklik. Sampean setuju, Ki Sanak?

Iklan

§ 73 Responses to Makian Pecas Ndahe

  • kkfu berkata:

    saya dah dengar lagunya, [masih saya simpen di hardisk], dan menurut saya, nyata sekali kalo mereka juga ga bisa nyanyi seperti yang mereka tuduhkan.

  • kw berkata:

    wah jangan jangan band pemaki itu memang sengaja telah diskenariokan oleh kangen band… siapa tahu? strategi yang jenial 🙂

  • Elistia berkata:

    Gitulah..C Grade Band

  • kalengkrupuk berkata:

    Tulisan tuan nDoro kali ini agak ‘pedes’ nih. Lagi eneg ya, tuan nDoro? 🙂 BTW, paklik isnogud gak puasa ya nDoro? Kok siang-siang nyruput kopi?

  • andrias ekoyuono berkata:

    ndak papa kan kalo dicaci-maki, ntar malah jadi “korban” dan tambah terkenal. Liat Bu Mega, Inul, atau SBY yang dapat simpati gara-gara jadi korban yang teraniaya.

    Tapi btw, kalau Inul sih live performance nya bolehlah, tapi Kangen band ini live performancenya parah, vokal kemana…drum kemana, temponya bener2 ancur. Nampaknya mereka perlu waktu untuk belajar agar skill bermusiknya -at least- memenuhi standar. Semoga mereka bisa jadi lebih baik.

  • )'.'( berkata:

    dalam liturgi musik, kita mengenal mainstream versus underground atau commercial vs non commercial, dan memang ada semacam kecenderungan dikalangan underground dalam hal ini terwakili band rap (meski gak masuk genre underground)untuk selalu ‘muntah’ hoak hoak kalo denger musik+lagu begituan. ‘your song makes me sick’ demikianlah jargonnya.

  • KRMT Rai Singo berkata:

    ” Hancurkan Kangen Band !!!! ”

    wah, sampean galak betul yah?

  • pranala berkata:

    Kangen Band? gue banget gitu loh .. 😛

  • ariawan berkata:

    kalo ndak suka ya ndak usah didengerin.. ndak usah pakek ngata ngatain segala.. nambahin dosan aja.
    Gitu aja kok repot..

  • mei berkata:

    sampai saiki aku ki gak ngerti yang mana kangen band lo..ampunn deh, padahal lagunya sering banget aku denger..baik dari orang2 sekiatr bahkan murid2 d sini..hihi

    oo kamu ketahuan pacaran lagi dengan dirinya, teman baikku
    oo tapi tak mengapa karena dirimu cinta mainan, ya??

  • yati berkata:

    saya juga ga tau kangen band yang mana, lagunya yang mana….tapi band satunya itu…ih, sadis banget. benci kok segitunya sih? jadi inget kasus sheila on seven juga… 😦

  • -noor- berkata:

    Kok jadi inget film Take The Lead. Gimana cara tarian klasik bisa masuk ke sekolah, dengan perjuangan berat Antonio Banderas.

    Tidak harus ahli untuk jadi sesuatu yang ‘berisi’ tapi ya jangan terlalu ‘kosong’ juga biar ga malu-maluin.

  • wongmumet berkata:

    wah Ndoro, saya pernah denger lagunya yang caci maki itu sekali, dan kuping lan ati saya nggak kuat Ndoro… ya udah, matiken ajah. gitu aja kok repot… kikikikik (*sirik tanda tak mampu Ndoro…*)

  • mariskova berkata:

    Cabe rawitnya mana dong Ndoro? Saya gak mau beli kasetnya. Minta ditulisin liriknya aja sama Ndoro… 😀

  • Hedi berkata:

    Padahal intinya cuma satu, kesirikan semata atau minimal duit…tragis banget.

  • venus berkata:

    gak malu ya ? anak2 yang aneh…

  • antobilang berkata:

    ternyata dapet kiriman link dari ndoro 😀
    itulah ndoro, cermin belum patuhnya musisi terhadap norma kesopanan dalam berkarya…

  • fans kangen band berkata:

    Hidup kangen band., 😆 hancurkan kangen band :mrgreen:

    urusan karya dan uang memang ‘kebanyakan’ orang endonesah™ sering saling sikut sanah sinih 😉

    bukan begitu ndoro?
    *dengan nada koor semua menjawab* bukaannnn 😛

  • fanatiCanz berkata:

    Rapper nya kalo ga salah namanya baon. “I say k****l sama kangen band, ng****t-ng****t sama kangen band” Itu mungkin versi kedua dari rima lagu sebelumnya yang ga jauh beda, “i say k****l sama lo semua, ng****t-ng****t sama lo semua”. Kasian kangen band, walau secara pribadi gua juga ga suka sama kangen band, tapi caranya baon ngungkapin perasaannya lebih gua ga suka. Dangkal, jauh dari intelek. Basi dan arogan. Gak kretaif karna rima lagunya masih sama, gua lebih suka lagu versi pertamanya.

  • unai berkata:

    aneh..lihat orang tenar kok gak suka yaaa

  • escoret berkata:

    Suka itu relatif…
    teman2 saya ga suka Band The brandal…
    tapi toh menghargai yg saya suka….

    saya juga ga suka dengan kangen band,…tapi juga ga anti pati..

    *gitu aja kok repot*

  • funkshit berkata:

    itu lagunya baon cikadap di renovasi . ..

    Paklik Isnogud sambil menyeruput kopi pahitnya.

    pak lik ngga puasa yak ?

  • gundala berkata:

    kebebasan berekspresi man…..kebebasan berekspresi ! kan mau kayak mbarat,kudu kuat ati denger dan liat segala persi ekspresi,apapun motivasinya…kayak lomba karikatur nyang disono dulu ituuuu,ah… pembebek

  • rifie berkata:

    Hehehe,,, katanya sih isunya yang masukin Kangen Band ke label adalah orang yang sama dengan yang memasukan Radja ke label. 😀

    Mungkin mereka bisa melihat pasarnya yang menjanjikan kali ya… It’s all about business, sir 🙂

  • kus berkata:

    dan saya adalah pecinta coldplay dan pembenci Kangen Band.

    lagu kok di buat berbagai versi ada pop nya , ada dangdutnya, ada rockdut nya, ada versi jawanya

    halahhh demi duit itu semua.

    Yellow – Coldplay.

  • Faisal berkata:

    banyak yg model nya kayak kangen band, kertas band, rama , model nya sama aja tuh kayak kangen band. Yang bikin eneg dari kangen band adalah : disaat band indonesia papan atas lagi digemari fans dari malaysia eh sekonyong2 mereka memainkan melody yg malay banged (jijay) di blantika musik indonesia. Tapi ya sudah lah, band sekelas itu umur nya ga akan lama kok, mau bukti? radja skrng gimana ? udah mulai redup kan….so buat yg jengah ma kangen band ga usah ikutin langkah rapper itu, kita diemin aja ntar mati sendiri tuh kangen band.

  • jim berkata:

    Mao nyanyi demi duit kek, demi ceweknye kek, demi hati kek, demi kutu kupret segala lah….biarin aje nyanyi, emang semua band harus bunyinya sama……kalo ga suka jangan dengerin DODOL!!..

  • klinx berkata:

    Diluar “kecemenan” kangen band yang memang saya akui, coba deh liat lebih “bijak”, band macam Dewa 19 juga saya rasa punya kesamaan dengan Kangen Band, liat aja liriknya yang mehe2 memuja dewi komersial yg bernama Cinta, lirik kacangan sok puitis yg melulu ditampilin, sama toh dewa19 sama kangen band, sama2 menyanyikan lagu cemen!!!,
    Salut buat Band yang tetep “bawah tanah” dan selalu mengusung idealisme tanpa tergiur bikin lagu cemen demi uang si komersil.

  • Budayawan Muda berkata:

    Renungan Fenomena Kangen Band…

    Akhir akhir ini Kangen Band semakin diguncang prahara setelah sebuah lagu berirama rap beredar yang isinya cacian dan makian kepada band asal Lampung ini.
    Kita semua tahu bahwa banyak yang tidak suka dengan musik maupun penampilan band ini tetapi lebih…

  • copet ganteng berkata:

    kangen BAND? tambal BAND? BAND dhosa (terbelo) ato apapun itu, tetep…
    HANCURKAN KASET DAN CD NYA!!!!!!!!!

  • slanker berkata:

    Hak Kangen Band Bicara…
    Hak Kangen Band Bernyanyi…
    Kalo sumbang janganlah didengarkan…
    Kalo merdu ikutlah bernyanyi…

    Jangan Ngelarang-larang…
    Jangan Banyak komentar…
    Apalagi Menghina…

  • dipo berkata:

    salah kabeh…
    lagu KAMU KETAHUAN…
    bukan lagunya kangen band
    waduh…ndoro gemana nih
    yang di bahas ama sambelnya udah laen

  • Tyazh berkata:

    Ancurin kasetnya!!!bunuh pendukungnya!!!abisin personelnya yg kyk tai!!najis bgt!selama axl rose masih idup,en kurt cobain tenang d sana,,bantai kangen band!!

    wah, anarkis … sabar, sabar … 😀

  • Clerk berkata:

    Untuk jadi pengkritik atau komentator sepakbola kita tidak perlu lebih jago atau lebih sukses dari yang dikritik. Tetapi jika si-pengkritik ternyata pemain bola juga tetapi kurang sukses atau kurang ternama dibandingkan yang di-kritik, itu namanya bukan kritik tetapi iri, dengki, sirik. Demikian juga untuk pengkritik kangen band yang seringkali pemain band lain yang dibanding kangen band ternyata kurang sukses (misalnya berdasarkan tolok ukur lakunya album serta tarif dan seringnya manggung)

  • temen Kangen berkata:

    Alhamdulillaah…kangen makin success.bener kata kak dhodi klo ciptaan ALLAH SWT ga ada yg buruk.banyak bersyukur aja!

  • slanker berkata:

    Dua Kata Buat si 8ball…

    Ngaca lu !!!

  • babab berkata:

    orang yg tidak mampu, kerjanya hanya menilai kekurangan orang lain, banyak bicara buruk tapi tidak bisa menunjukkan kemampuan, inilah cermin orang maju yg berfikir mundur

  • babab berkata:

    Suka sama lagu negara maju, tapi cara berfikir seperti katak dalam tempurung. KONG… KONG… KONG…, (Dunia sudah maju bung, orang sudah berfikir untuk nyampe’ Mars, kenapa kita berfikir hanya sejengkal ! hanya karena rasa iri. APA KATA DUNIA ?!

  • Muhamad berkata:

    SEMUANYA AKAN BERJALAN DENGAN SESUAI USAHANYA. KALO SEKOLAHAN GA BISA BERKARYA…YA JATUHNYA NGE DRUGS (SUPAYA GAYA DAN BODO). KALO GA PERNAH MIKIRIN KUPING ORANG LAIN YA…JATUHNYA SEPERTI ITU. namanya lagu sikses ,, YAITU LAGU YANG BISA DI dendang KAN…. geto ndoro ya.

  • Smart People berkata:

    YAH BEGINILAH KEADAAN ANAK INDONESIA YANG BISANYA CUMA MENGHUJAT2 KEJELEKAN ORANG LAIN. OPEN MIND DONG… KATANYA INDONESIA DAH PAKE 3G SEDANGKAN KOREA DAN JEPANG DAH BERALIH KE 4G TAPI SOPAN SANTUN MASIH KURANG. MALU SAYA SAMA TEMAN2 INDONESIA YANG MASIH SUKA MENGHUJAT2. APALAGI KALO ORANG LUAR SAMPE TAU KALAU ANAK MUDA INDONESIA GAK TAU SOPAN SANTUN. MAU JADI APA INDONESIA ??? KANGEN BAND ITU GAK ADA SALAHNYA. NAMANYA JUGA BERKARYA. SEPERTI TEKNOLOGI SEKARANG DIMANA 3G DAH MULAI BOOMING. SO SEPERTI KATA GUE SEBELUMNYA….OPEN MIND….JANGAN SUKA MENGHUJAT2 SEENAKNYA.

  • andri berkata:

    aha.. pada ngiri liat Kangen band sukses, lu lu smua ga berpendidikan, jd manusia yg profesional dong, jangan kampungan. dasar otak udang!!. musik laris itu karena bagus, easy listening, jd wajarlah kl mereka ngetop. yg memvonis musik bgs / jelek itu ya pendengar, kalian kok ribut.
    Kangen band sukses lu yg sewot…. lucuuu…

  • yosis, pandu Bogor berkata:

    buat smart people & andri q setuju banget ma kalian berdua, ngapain harus ribut padahal kangen band udah melahirkan karya yang bagus, tapi buat yang nggak suka ma lagunya malah mungkin dengan ngetopnya kangen band nggak usah sok begitu dech! kit seharusnya bangga dong punya band2 yang keren2. coba buat yang menggunjing buatlah semirip lagunya kangen band, jangan hanya mengejek doang, ok!semua.

    salam dari miyos(Madania Band)

  • endang septianingrum berkata:

    wah aku seneng banget kalo lagi ngedengerin lagunya Kangen Band yang Bidadari surgaku, keren abiz dech?

  • kangen band gito loh!!! berkata:

    hidup kangen band!!!

  • dodol berkata:

    wlaaah, dosa apa toh kangen band??? musisi indonesia gimana sih bukannya bantuin malah ngejatuhin….weleh2 gimana mau maju ju ju????

    ARE U SRW ?

  • Marduk berkata:

    Teori teori unik:
    1) “Sesuatu itu layak dianggap bagus soalnya lu sendiri ga bs bikin yg lebih bagus drpd itu.”
    Misal elu2 pd ujian SMA trus dpt nilai 3 trus ad yg dpt nilai 4, berarti lu harus beranggapan yg dpt nilai 4 itu layak dibilang bagus. Geblek2, itu artinya lu berdua sama gak becus n ga lulus!
    Tanya aja tetangga lo yg masih SD, paling2 juga bakal dibilang, “Bego lu!” -> belom tentu juga nih bocah bs ngerjain ujian lu.

    2) “Yg boleh komen thd sesuatu cm orang yg bs ngerjain sesuatu hal itu dgn lebih baek.”
    Gua ga perlu jadi seorang pemain bola profesional untuk bilang bahwa timnas Malaysia maennya kaya tai di piala asia kemaren!!!
    Dasar Geblek!

    Kalo lu makan di warung n ternyata makanannya menurut elu nggak enak, lu ngapain? Paling2 lu juga bakal ngoceh regardless lu bisa masak apa kagak.

    Intinya, menurut gue band ini JELEK. Lagunya jelek, musiknya jelek, liriknya jelek, video-klipnya jelek. Gue ga peduli gimana usaha mereka ngerangkak dari bawah smpe jadi terkenal kayak sekarang. Itu NGGAK ADA HUBUNGANNYA! Kalo lagunya jelek ya jelek aja!

    Kalo masalah tampang sih … susah kali. Ini merupakan suatu bukti sahih bahwa ternyata ANAL SEX tetap bisa membuat wanita hamil. Walaupun hasilnya yah rusak berat seperti vokalisnya Kangen band.

    -Peace the Fuck Out-

  • anti-kangen band berkata:

    Kangen Band tuh katro abieeeessss….
    Wajar aja tuh dihina, katro abiesssss…..

  • rhe berkata:

    +*+*+* em0 n0t deaD +*+*+*

    kangen band???????
    ente go to hell aje dech….
    musik ente bkin anjink ane horni trus nie…
    klo ente kagak bisa maen musik,mending jadi garonk aje kyak dulu,biar nyaingin kucink garong gtu,wakakak!!!!
    emmm….
    iye…,
    atuk lagi pujian bwt ente….
    musik ente keren bgt,kyak kentut anjink ane…
    piZZZZ yoW…..

  • ngatini berkata:

    kangen band????
    ihhhh….
    gw bgt,,,
    +*+*+* i luv kangen band +*+*+*

  • Kaltim berkata:

    Sesama pribumi yah jgn menghinalah… Kalo loe jg punya band & diputar di Tv bisa jadi loe jg dihina. Kareana ga sesuai selera orang banayk tapi hanya sesuai selera loe aja. Di atas langit masih ada langi coy… Ga sah sok ngejelekin orang lain, apa loe sanggup kayak mereka???? tunjukin jangan hanya bisa BICARA doang. TONG KOSONG NYARING BUNYINYA… atau NATO (No Action Talk Only)

  • phy berkata:

    ealah, kok jadi spamming gini ? yo’ opo iki, ndoro ? jadi kisruh-kisruh di bawah-bawah..

  • didi berkata:

    seandainya gw ketemu kngen band
    gw mo…
    1,caci
    2,maki
    3,pukul
    4,injek
    5,usir
    6,gundulin
    7,mandiin
    8,shalatin
    9,khuburin
    10,amin

  • Fadilla berkata:

    Jujur aja dech,,,gw ga suka bgt sm kangen band cz lagu’y ng’btin bgt sich pa lagi personilnya,,,ga mud bgt dech liatnya…!!!
    Udah sabar aja klo banyak yang ga suka sm band norak lo..!!!
    Oya satu lagi klo mw buat lagu jangan ikutin ciri khas orang lain donk…
    Udah ah,,,borring mampuz nech gw…
    Salam Fak you dari semua pren gw…

  • Doni_Cavalera berkata:

    Wong kangenh band udah ngramein msk indonesia..koq malah pada protes.
    Gw jg ga demen bgt ama band itu, tp gw tau kalo lg mereka emg bagus.
    bandingin aja ama band2 laen : Betrayer,Bloukuthoq, etc..
    Yach msh mendingan kangen band dong..,
    Mendingan kita skrg saling hujat aja bwt Malaysia., Fuck Malaysia !!!!!!!!
    Fuck Noordin M Top..
    Fuck Amrozi..
    Fuck Imam Samoedra..

    Semoga Allah menghukum kalian di Neraka paling dalam beserta babi2 dan anjing2.
    Kalian hanya sampah perusak Islam.

  • vIrus_lov3 berkata:

    Jangan hanya ngeliat kejelekan orang lain…..Malu Tau….!!! Coba Ngaca donk!!!. Ngerehin Kangen Band…diri sendiri ga di tau…gimana jeleknyaaaaaa….
    Mikir dikit donk..!!!!!!

  • Angga Kusumah Dewi berkata:

    sebetulnya Kangen Band merupakan band potensial dan dengan caci maki berati kita telah melumpuhkan potensi tersebut dan membuat anak negeri ( khusunya band2 indie ) takut berprestasi karena takut akan mendapat makian .
    About Kangen Band sebetulnya suara vokalisnya haluss tapi sayangnya mukanya kasar (tak sehalus suaranya ) dari kangen Band yang ganteng cuma yang nulis Comentar ini saja alias Itu Gue he….he….46x

    Angga Kusumah Dewi Plek

  • plankton berkata:

    dhody,,,,,,,aliran musiknya di ganti donk biar gak di cerca orang lagi……..biar ngepop gitu!!!!
    buat kangen band kalo album pertama dpt platinum,.,,album jeduanya lebih donk

  • Ayi berkata:

    Walah2 pada ribut apaan si niy… Sampe kuping jadi bedenging begini..
    Misi ah,numpang lewat.Salam knal ya ndoro…

  • uchin berkata:

    Kenapa sich pada sibuk menghina orang lain, apalagi yg dijadiin alasan cuma fisik, apa kita smua dh pd sempurna????

    Kalo lagunya dianggep kampungan ya udh jangan didengerin (gitu aja kok repot!!!), semua jenis musik ada penggemarnya masing2, ngapain kita maksa2 org harus punya selera musik yg sama dengan kita………!!!

    dan satu hal yg paling harus kita inget, sebelum kita menghina karya orang lain, tanya diri kita dulu, apa kita bisa menciptakan sebuah karya yg bisa dinikmati oleh ribuan org lain!!!

    Nyadar Man!!!

  • prihatinmusik berkata:

    Saya nggak kontra Kangen Band. Pula tidak pro Naif.

    Saya nggak mempermasalahkan tampang mereka yang nggak ngejual. Penampilan yang katro, fine2 aja buat saya. Saya juga menghargai usaha mereka yang susah payah. No problem. Jadi, marilah kita jangan pernah bahas masalah tampang dan latar belakang mereka, oke? Bersikaplah obyektif.

    Guys, karya seni tetaplah karya seni. Seandainyapun mereka ganteng2 dan mahir main musik, kalo emang musiknya jelek, saya akan jujur bilang bahwa musiknya memang jelek. Kualitas suatu produk tidak bisa dipengaruhi oleh faktor tampang ataupun luck.

    Jujur aja, musik mereka adalah musik terjelek yang pernah saya dengar.

    Mungkin bukan salah Kangen Band. Ntar kita bahas lebih jauh, ya. Maaf dulu ya Kangen Band. Jangan marah dulu.

    Saya akan cenderung menyalahkan selera musik publik Indonesia yang masih ketinggalan. Mohon maklum, pola pikir masyarakat kita jauh tertinggal dari pola pikir negara maju. Kita masih didera budaya musik yang nggak jauh2 dari tema cinta dan nada2 repetitif. Sedangkan di musik internasional, kita punya terobosan musik oleh David Bowie, Iggy Pop, Bjork, Silverchair, Pearl Jam, Coldplay, Muse, Placebo, dan masih banyak lagi. Sedangkan kita?

    Berapa banyak sih film2 pemenang Oscar atau Cannes yang mencetak box office di Indonesia aja? Yang saya tahu malah banyak film2 bermutu tersebut nggak masuk bioskop sini. Seandainyapun diputar di bioskop, bisa dipastikan dikit banget yang nonton, karena publik masih kesulitan untuk mencerna jalan ceritanya.

    Novel2 bagus juga seperti itu. Otak masyarakat kita sudah terlalu tumpul untuk bacaan2 ‘berat’ seperti itu. Merka pasti juga males beli buku bermutu.

    Lucunya, orang dewasa di sini malah tergila-gila sama Harry Potter, karena cuma itu yang mereka bisa cerna.

    Tayangan televisi kita juga katro abis. Infotainment kita nggak mutu, kecuali ShowBiz di MetroTV yang notabene benar2 info mengenai dunia entertainment, dan cukup mendidik.

    Infotainment lainnya cuma membahas gosip2 yang sumpah nggak penting banget. Siapa pacaran sama siapa, siapa yang cerai, hobi artis yang biasa banget, kegiatan sosial, dan lainnya yang sama sekali nggak perlu sekolah untuk bisa nonton acaranya.

    Saya minder waktu suatu kali nonton tayangan gosip dari luar negeri (kalo nggak salah E! news). Isinya benar2 tajam dan kritis, dan benar2 menelanjangi isi kepala sang artis bersangkutan. Miris banget, tontonan seperti itu di sana menjadi konsumsi orang awam, sedangkan kita di Indonesia harus gaul dan berwawasan luas untuk bisa menikmati acara itu, baru bisa ketawa atau geleng2.

    Ya, sudahlah. Udah telanjur. Celakanya, band2 seperti Kangen kian menjamur, dengan adanya Repvblik, ST12, Matta, dll. Saya sedih sekali. Saya kepingin banget negara kita bisa mencetak musik yang cerdas (maksud saya selevel dengan orang awam di negara maju). Saya kepingin bangsa ini maju. Please. Minimal sebelum saya mati.

    Kepada Kangen Band, jika kalian membaca ini, jangan kecil hati dulu. Kalian adalah band besar sekarang, dengan tanggung jawab moral yang besar pula. Buatlah karya lainnya yang bisa dipertanggungjawabkan. Kalian bertanggung jawab untuk mengedukasi fans kalian. Penghargaan kalian tidak diukur dari berapa banyak award atau album yang terjual. Pilih mana, dipuji ribuan orang atau dipuji 1 orang yang memang benar2 kompeten di bidangnya? Kalian ngerti kan..

    Bergaullah dengan orang2 yang kompeten. Kritikus musik terkejam yang pernah kalian kenal, musisi paling yahud yang direkomendasikan band2 besar. Belilah album2 terbaik di toko kaset, dan jadikanlah referensi untuk karya kalian selanjutnya.

    Hadirilah acara2 indie. Tontonlah band2 yang miskin harta namun kaya ide, seperti The Changcuters, Goodnight Electric, Seringai, White Shoes & Couple Company, Kaimsasikun, Cupumanik, dan lain2.

    Mengenai skill musik kalian yang pas2an, jangan kecil hati. Toh kalian sudah cukup mampu untuk mengambil kursus musik atau bayar guru privat. Seandainya tidakpun tidak apa2. Ingat, sebagian besar musisi besar dunia tidak berpendidikan musik (think Kurt Cobain!) nyatanya mereka mampu mengguncang dunia.

    Kepada semua yang pernah posting di sini, bukalah mata hati, dan jujur pada kualitas. Jangan emosian ya? Kalo nggak setuju, silakan. Tapi pake argumen yang logis, Bro. Kalo pake faktor emosi berarti semakin merendahkan bangsa kita ke jenjang yang lebih primitif dari sekedar negara berkembang.

    Segala sanggahan dan kritikan saya nantikan, demi kemajuan bangsa ini. Saya sungguh mati cinta Indonesia.

  • slaten berkata:

    ^
    ^
    atas….
    lo bilang “The Changcuters, Goodnight Electric, Seringai, White Shoes & Couple Company, Kaimsasikun, Cupumanik” kaya ide..seolah lo ngomong band diatas band bagus…gw pernah ngeliat manggung salah satu band diatas yang lo tulis,
    ya ga jauh beda lah ma kangen band..kalo kangen band nilai nya 7 ya band itu 3..wkwkwkwkw

  • VIKING krw berkata:

    MEMENG KALIAN ITU BODOH, JELEK, NORAK DAN KAMPUNGAN.
    JADI SEPANTASNYA KALIAN DICACI MAKI ORANG.
    SAYA MENGHARAPKAN KALIAN BUBAR DARI KANGEN BAND.

    SAYA PERWAKILAN DARI KARAWANG MENYATAKAN MENOLAK DENGAN KERAS KEDATANGAN KALIAN DIDAERAH KARAWANG DAN JAWA BARAT.

  • ANAK GAUL JAKARTA berkata:

    KENGEN BAND ANJING HARUS DIBUNUH NTAR GOBLOKNYA NULAR LO SEMUA BISA TERPENGARUH.
    GUE GAK SUKA KANGENBAND SO WHAT GITO LOH.

    HARGA DIRILO LEBIH RENDAH DARI BABI JANGAN SALAHKAN CELAAN DATANG BERTUBI-TUBI.

    GRUP BAND KATRO NGETOP DARI CD BAJAKAN.

    FIRST SHIT BITCH JADI BAHAN TERTAWAAN.

    FUCK YOU JACK ASSS

    KL LU BRANI KE JAKARTA GUE BUBUH LU ANJING

    DASAR NORAK

    MUKA LU SEMUA HARUS DIASPAL ULANG

    SUMPAH GUE JIJIK LIAT LU MANGGUNG

    GUE ATAS NAMA BESAR DJAKARTA KOETA MENOLAK DENGAN KERAS KEDATANGAN KALIAN DI RAWAMANGOEN,MATRAMAN,PRIOK ARENA,MONAS DAN JAKARTA TIMOER

  • y'zhe berkata:

    NO COOOOOOMEEEENT!

  • y'zhe/qiwils berkata:

    NGAPAEN CI DI RIBUTIN MASALAH KAYA GITU KANGEN BBAND SUKSES/NGGANYA KITA GA RUGI&UNTUNGNYA KAN!KLO SUKSES YA MREKA YANG DPT DUWIT klo ngga sukses mreka jg kan yang NDLOOOOOOHOOOOM!!!!KAYA GITU Z BINGUNG PLEASE DEEEEH!!!!!

  • ieeeeee berkata:

    gw suka bgt ma kangen band..mreka sederhana bgt,,ga ky yang pada nyaci,,org2 emang suka ga nyadar..baru naik daun aja udah ngelupain asal nya dari mana???k-lo lgu kalian pada bagus2 knapa ga ad yg beli yachh???bwat ngina org aja loe semua malah plagiat lagu nya baon cikidap…ga kreatif itu nama nya,,udah gitu gw heran deh..k-lo loe sekolah,mulut na ga ikut ya???ato..lupa cuci mulut sebelum tidur????ko mulut na masihjorok siyyyy?????? oia bagi yang suka ngina kangen band loe semua bisa minta duit k gw buat bayar SPP…biar mulut loe jg bisa di sekolahin..bwat kangen band..tetap semangat y..jgn ikutin mereka,,,,luv u alll

  • Marduk berkata:

    Biasaaaa…. Yg doyan kangen band tuh org org yang seleranya rendah en tidak berpendidikan. Makanya album mereka laku keras, karena emang org tolol jauh lebih banyak jumlahnya dibandingkan kaum berpendidikan.

    Ingin marah? Silahkan… Faktanya emang demikian.

  • salmon berkata:

    bagi loe smua yang menghina Kangen Band,loe smua orang orang yang gak bisa menerima orang lain sukses alias sirik!!!!!!!! sedangkan orang orang sirik tempatnya Neraka ……..!!!!!!!!!!

  • never die berkata:

    dasar orang indonesia…. pada ga’ punya kerjaan, jadi pd bingung mau bahas apa….!!

  • peace ah berkata:

    orang inggris kalo maen bola ama negara laen sering ribut, salah ga salah serbu negara laen. tau kenapa? karena mereka ga ribut antar mereka.
    kalo di indonesia laen, kalo maen sama klub2 lokal guaanassnya minta ampun kalo bisa diterjang, terjang aja. tapi kalo pas maen sama negara laen, wuihh penakutnya minta ampun. pas piala tiger yang lalu (bukan piala asia), lawan singapura di senayan. udah pemaen kita diejek, marah aja ngga, malah diem. tau kenapa? karena orang indonesia ga bisa kompak, bisanya saling hujat, kalo ada yang bisa dihujat yaaa hujat aja gratis ini kok.
    sama kayak fenomena kangen band ini, tau kenapa orang indonesia ga menghujat lagu2 dari negara orang, lagu2 malaysia misalnya yang kebanyakan menurut org indonesia norak dan kampungan? karena mereka bukan orang indonesia , mereka tidak patut dihujat. orang indonesia hanya mau menghujat orang indonesia sendiri. (menyedihkan).
    tau kenapa orang gampang menghujat di internet? karena ga ada resiko orangnya ga ketahuan ini kok.

    buat yang ngomong kangen band ga boleh masuk jakarta /karawang? tunjukin dong kalo lo memang ngelarang. demo kek, mogok makan kek.
    buat yang mau ngebunuh dan nyolatin trus nguburin? dateng ke kuburan aja takut :P.
    oya kalo gw lagi setel tipi ada kangen band lagi nyanyi terus terang gw langsung pindah chenel. tapi gw ga mau menghujat. malu ama diri sendiri, gw yang lumayan ganteng dan jago maen gitar ga bisa apa2 didunia musik indonesia. jadi lebih baik diam.
    salam kenal ndoro

  • PASUKAN PEMBENCI KANGEN BAND berkata:

    HALO PARA PENCINTA KANGEN BAND YANG BLOOOOON SMUA.KALIAN TAHU KANGEN BAND YANG TOLOL,KANGEN BAND ITU MEMANG **** DAN SAYA BERSUMPAH SEMOGA MEREKA MENDAPAT NASIB SIAL SEMUANYA LAGU LU ITU BIKIN *** GUE GATEL.DAN UNTUK LU SEMUA PECINTA KANGEN BAND SEMOGA MUKA KALIAN SEPERTI PERSONIL KANGEN BAND Haaa …

  • Ndoro Kakung berkata:

    Mohon maaf, kolom komentar ditutup.

  • […] biasa” ini tidak hanya terjadi di Jogja saja bukan? Dan tentunya tidak hanya album PeterPan saja, Kangen band juga (ouhh.. , topik sensitif ya […]

What’s this?

You are currently reading Makian Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: