Perlambang Pecas Ndahe

Februari 12, 2008 § 28 Komentar

Pohon. Langit. Dan burung dara. Ya, ini tentang perlambang. Kartu-kartu yang terbuka di atas meja.

Ah, tapi tentu saja tetap susah kuurai. Aku bukan penujum yang sanggup menafisir lambang dan simbol-simbol. Aku cuma perahu kecil yang tengah mencari bintang utara.

Tapi aku tahu. Ada baiknya kalau aku menuruti kata penafsir takdir itu saja: menjadi pohon. Supaya bisa merindangi. Meneduhkan … hatimu yang gelisah.

Sebab, kamu burung dara. Dan aku langit. Kita bertemu di ujung ranting. Titian yang rapuh dan getas.

Ah, inikah makna lambang-lambang itu? Hanya kamu yang tahu …

§ 28 Responses to Perlambang Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan ke silent reverie Batalkan balasan

What’s this?

You are currently reading Perlambang Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta