Corolla Pecas Ndahe

Februari 18, 2008 § 54 Komentar

Sampean mungkin juga mendapat undangan seperti ini. Entah hari ini, kemarin, atau kemarinnya. Tapi saya baru memperolehnya siang ini.

Sebuah kehormatan tentu saja, sekaligus keheranan. Sebuah kehormatan karena saya merasa produsen mobil raksasa sekelas Toyota telah menghargai blogger begitu tinggi. Mereka tak lagi memandang kelompok penulis digital ini dengan sebelah mata.

Tapi saya juga heran, kok saya yang diundang? Lah saya ini siapa toh kok sampai diajak makan siang? Apa mereka ndak khawatir saya nanti minta nasi liwet plus wedang ronde di acara itu?

Enaknya datang nggak ya, Ki Sanak?

Lapindo Pecas Ndahe

Februari 18, 2008 § 46 Komentar

Ah, untungnya para wakil rakyat itu ndak sekalian saja mengatakan bahwa lumpur Lapindo itu peristiwa biasa-biasa saja.

Cuma saya jadi mikir, mengapa mereka membutuhkan waktu lebih dari dua tahun untuk mengatakan bencana dahsyat itu peristiwa alam?

Karena informasi yang tak cukup? Pengetahuan geologi yang tak dipunya? Prasyarat politik? Atau sekadar setoran yang kurang?

Desktop Pecas Ndahe

Februari 17, 2008 § 44 Komentar

You are what your desktop, err … wallpaper. Beda laptop, beda pemilik, beda pula gambar wallpaper-nya. Setiap pilihan menunjukkan kepribadian pemiliknya — katanya.

Tak penting merek laptopnya. Yang lebih perlu dipamerkan justru gambar di desktop background. Ada yang masang gambar pacar. Ada yang pula yang memajang gambar keluarganya. Hmm, yang ini biasanya dari jenis pria cinta keluarga.

Sampean masang gambar apa di laptop, Ki Sanak? Apa? Miyabi? Waduh … 😀

Seminar Pecas Ndahe

Februari 15, 2008 § 73 Komentar

Akhirnya kesampaian juga keinginan saya bertemu para eBlis warga Cahandong. Kok bisa?

Kebetulan saya diundang teman-teman di Magister Manajemen, UGM, untuk ngoceh di acara bincang-bincang tentang Blog as Bussines [?] pas Valentine’s Day kemarin. Selain saya, ada Cosa, Anto, dan Tikabanget di acara itu. « Read the rest of this entry »

Rudyanto Pecas Ndahe

Februari 15, 2008 § 32 Komentar

Hidup itu penuh perjuangan. Sungguh susah kalau cuma bisa jual abab, omong ndobos, sana-sini. Seperti halnya nge-blog, bekerja itu butuh krenteging ati, niat teguh, juga upaya yang benar-benar keras.

Maka dari itu, segala daya upaya pun mesti dikerahkan. Bila perlu sampai harus menyediakan jasa touris (tanpa t) dan travel.

Semua usaha itu demi meraih gelar yang terhormat dalam Ilmu Manajemen pada Program Pasca Sarjana IBII (Institut Bisnis dan Informatika Indonesia). Karena jualan mie saja ternyata tak cukup. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for Februari, 2008 at Ndoro Kakung.