Dubes Pecas Ndahe

November 15, 2008 § 31 Komentar

Gerimis membawa berkah bagi warung angkringan Wetiga milik Juragan Gembul. Tamu istimewa datang, makanan laris manis. Siapakah gerangan tamu itu?

hume menggigit perkedel jagung

Cameron R Hume, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, mencicipi perkedel jagung disaksikan oleh Balibul dan Iman Brotoseno (foto: pinjam dari blog Iman Brotoseno)

Dia Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Cameron R. Hume. Jumat sore kemarin, pria tinggi besar itu datang ke Wetiga untuk menyerahkan 300 buku anak-anak kepada Gerakan 1000 Buku yang digagas oleh komunitas blogger Bundaran HI (BHI).

Kenapa acara penyerahkan buku itu dilakukan di Wetiga yang berada di lahan parkir Rumah Blogger Indonesia Dagdigdug? « Read the rest of this entry »

Malaikat Pecas Ndahe

November 13, 2008 § 50 Komentar

Adakah malaikat tanpa sayap, tak cemerlang, tak rupawan? Mungkin ada, tapi terkadang kau tak melihatnya. Mata kadang terlalu silau pada yang terang benderang, berkeredep menggoda rasa. Tapi, janganlah khawatir, hampa tak akan hilang dalam semalam oleh pacar impian. Silakan diadu saja apa yang kaupunya, malaikat juga tahu siapa yang akan jadi juaranya …

>> Selamat hari Kamis, Ki Sanak. Apakah sampean pernah melihat malaikat tanpa sayap, tak cemerlang, dan tak rupawan?

Kaos Pecas Ndahe

November 12, 2008 § 52 Komentar

Detik berganti menit, menit menjadi jam, lalu hari dan pekan. Tak terasa, perhelatan Pesta Blogger 2008 tinggal sepuluh hari lagi. Sampean sudah mendaftar belum, Ki Sanak?

trio kwek-kwek

Ayo, tunggu apa lagi? Registrasi sebentar lagi ditutup, tepat pukul 00.00 WIB, 17 November 2008. Jangan sampai sampean ndak dapat tempat duduk.

Ndak usah bingung nanti mau pakai baju apa. Kalau ada, sampean boleh memakai seragam komunitas. Kalau T-shirt Komunitas belum jadi, atau ndak bisa hadir di acara tapi tetap pengen punya T-shirt Pesta Blogger, jangan khawatir. Mulai sekarang, sampean juga sudah bisa memesan T-shirt resmi Pesta Blogger 2008.

Contoh kaos seperti foto di atas. Diperagakan oleh trio kwek-kwek model dadakan yang sudah kondang di ranah blogger, Chichi, Chika, dan Dilla. Bagaimana cara pesannya? Silakan koprol ke halaman ini.

>> Selamat hari Rabu, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah memesan kaos Pesta Blogger 2008?

Petrus Pecas Ndahe

November 11, 2008 § 23 Komentar

Dia lahir di fyord yang dingin di sebuah dataran tinggi, di bawah bayang-bayang gunung yang gersang. Tapi ia tak hidup di dunia nyata. Ia bernapas dan berjalan di negeri dongeng … sebagai perempuan salju.

Di cuaca pegunungan yang tak begitu melimpah sinar suryanya, dia tampil bagaikan bidadari yang datang ke bumi untuk mengubah arah sejarah, setelah mengubah hati.

Bahasanya mata pisau yang tajam. “Bila kusentuh mataku, keduanya pun meledak dalam cahaya, dalam curahan kilauan yang putih.”

Perempuan salju selalu merindukan udara gunung, sinar surya, embun, dan harum pinus yang pernah menjadi bagian kehidupannya di masa lalu.

Adakah kenangan yang tersisa dari masa lalunya? Tidak. Kecuali seorang lelaki pengembara yang menunggang angin.

Lelaki itu pernah berjumpa dengan perempuan salju di lembah hijau pinus. Mereka bahkan sempat bercengkerama dalam buaian angin yang mendesah, di bawah rimbun pepohonan. « Read the rest of this entry »

TPC Pecas Ndahe

November 10, 2008 § 35 Komentar

Apa yang kita kenang tentang hari ulang tahun? Semangat yang terus bergemuruh? Sekadar waktu yang lewat atau justru sisa usia untuk berbuat?

tpc

Apa pun artinya, setiap momen ulang tahun selalu menyiratkan sesuatu. Ia berbicara tentang perayaan sebuah kenangan, perubahan, semangat, gairah, juga cita-cita.

Pada momen yang menggembirakan itulah, hari ini saya mengucapkan selamat merayakan ulang tahun pertama kepada komunitas blogger Tugu Pahlawan di Surabaya. Semoga sampean semua terus bergairah menularkan virus persahabatan dan berbagi lewat blog ke delapan penjuru angin.

Jangan lupa, tumpengnya tolong dikirim ke Jakarta ya, hehehe ….

Where Am I?

You are currently viewing the archives for November, 2008 at Ndoro Kakung.