Ndoro Kakung


Beranda | Arsip


Lombok Pecas Ndahe

Juni 8, 2015 12:53 pm

Ke Lombok lagi. Ini yang kedua kali. Kunjungan saya pertama Desember 2009. Hampir enam tahun yang lalu. Meski sama lokasi, kali ini beda tujuan dan teman perjalanan.

gili1

Pada kunjungan pertama dulu, saya dan beberapa blogger (Fany, Ollie, Pitra) diundang Acer Indonesia untuk mengikuti workshop tentang teknologi.

Pada kunjungan kali kedua ini, Mbak Dewi Shintawati, Regional Public Relations Manager – Bali & Lombok, Archipelago International, mengundang saya dan teman-teman blogger, yaitu Ainun Chomsun, Alle, Burhan Abe, Dimas Novriandi, Muhamad Imam, dan Ivan Loviano untuk jalan-jalan ke Lombok.

Di mata saya, Lombok begitu berbeda dibanding enam tahun lalu saat saya pertama ke sana. Dulu saya terbang dari Jakarta dan mendarat di bandar udara Selaparang, Mataram. Tahun ini saya mendarat di Bandar Udara Internasional Praya-Lombok, yang beroperasi menggantikan Selaparang sejak 2011.

Dibanding Selaparang, Bandara Praya berlokasi agak jauh dari kota Mataram, sekitar 40 menit naik mobil. Praya itu semacam in the middle of nowhere.

Begitu menginjakkan kaki di Lombok pagi hari, rombongan langsung mencari tempat untuk sarapan. Di mana? Di rumah makan Cahaya yang punya menu andalan Nasi Balap Puyung.

Perut kenyang. Hari masih pagi. Kami melanjutkan perjalanan menuju Desa Sukarara yang dikenal sebagai salah satu sentra kerajinan tenun tradisional (songket).

Secara administratif, Desa Sukarara masuk dalam Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. Lokasi Desa Sukarara ini sekitar 25 Km dari kota Mataram atau sekitar 30 menit naik kendaraan, dan sekitar 5 Km dari kota Praya atau 5 menit dengan menggunakan kendaraan pribadi atau taksi.

Sebagian besar perempuan yang ada di Desa Sukarara ini bekerja sebagai penenun. Mereka belajar sejak kecil dan belum boleh menikah jika belum menguasai ilmu menenun. Para perempuan Sukarara biasanya menenun di teras. Pemandangan perempuan menenun kita lihat hampir di setiap rumah yang ada di sepanjang jalan Desa Sukara.

Motif kain tenun atau songket dari Desa Sukarara ini memiliki ciri khas, menggambarkan gaya hidup kuno Pulau Lombok dengan motif rumah adat dan lumbung, serta motif tokek. Untuk membuat sehelai kain tenun warna-warni, dibutuhkan waktu rata-rata sebulan. Tak heran jika harganya mahal.

Dari Desa Sukarara, kami menuju ke Desa Sasak-Sade yang legendaris itu. Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Dusun ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Dinas Pariwisata setempat memang menjadikan Sade sebagai desa wisata. Ini karena keunikan Desa Sade dan suku Sasak yang jadi penghuninya.

Sebagai desa wisata, Sade itu unik. Meski terletak persis di samping jalan raya aspal nan mulus, penduduk Desa Sade di Rembitan, Lombok Tengah, ini masih memegang teguh adat-istiadat desa.

Kalau saya perhatikan, Sade masih menyisakan jejak-jejak suku asli Sasak Lombok. Suasana perkampungannya terlihat sangat Lombok. Arsitektur bangunan rumah-rumah di Sade sangat tradisional. Atapnya dari ijuk, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu, dan lantainya tetap tanah.

Satu-satunya yang berubah dan terlihat mencolok waktu saya ke sana kemarin adalah kemunculan gelaran batu akik di lorong-lorong kampung. Selain menjual kain tenun, penduduk Sade sekarang juga menjajakan batu akik di depan rumah mereka.

Luar biasa, ya?

Dari Sade, kami lalu menuju ke kawasan wisata pantai yang terkenal keindahannya: Pantai Kuta dan Tanjung Aan. Dua pantai ini termasuk lokasi wajib kunjung. Lanskapnya sangat Instagramable. Tapi di siang hari panasnya begitu menyengat. Jalan lupa bawa payung atau topi kalau ke pantai ini.

Perjalanan wisata hari pertama diakhiri dengan rute menuju Favehotel, Langko, di jantung Kota Mataram. Ini jenis smart hotel yang nyaman untuk beristirahat bagi wisatawan seperti kami setelah nyaris sehari penuh mengitari Pulau Lombok.

Keesokan paginya, kami menyeberang ke tempat wisata utama di Lombok: Gili Trawangan. Ini adalah satu dari tiga gili atau pulau favorit para pelancong.

Di Gili Trawangan, kami menginap di Aston Sunset Beach Resort. Di resort yang cocok untuk berbulan madu inilah, petualangan bermain dengan angin, pasir, dan ombak dimulai. Tentu saja tak lupa kami naik sepeda, cidomo, dan … snorkeling. Silakan lihat foto-foto petualangan kami, para traveler pemula, yang asyik di bawah ini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

>> Selamat hari Senin, Ki Sanak. Kapan kita ke Lombok bareng?

Beri peringkat:

Diposkan oleh: Ndoro Kakung

Kategori: Travel

Tag: , , , , , , , ,

46 Tanggapan to “Lombok Pecas Ndahe”

  1. tjakep

    By bukanrastaman on Juni 8, 2015 pada 2:50 pm

  2. Ndoro ayo kita jalan-jalan lagi! *bikin list*

    By iphan on Juni 8, 2015 pada 7:13 pm

  3. lombok memang harus wajib di kunjungin

    By Cara Mengobati Nyeri Kaki on Juni 10, 2015 pada 12:42 pm

  4. pengen ke lombok cuy

    By nonton_top@yahoo.com on Juni 10, 2015 pada 5:29 pm

  5. Lombok adalah tanah impian gw klo gw merried. hahahaha.. ketimbang bali.. gw lebih pilih lombok.

    By adreenegara on Juni 11, 2015 pada 7:29 pm

  6. lombok adalah wisata yang wajib kita kunjungi

    By Cara Mengobati Kesemutan on Juni 13, 2015 pada 11:00 am

  7. lombok memang tempat yang indah

    By Cara Mengobati Asam Urat on Juni 15, 2015 pada 9:39 am

  8. klo biaya rincinya gmn om? buat penginapan honeymoon gmn?

    By lembagakemanusiaan on Juni 15, 2015 pada 10:24 am

    1. *nungguin jawaban ndoro juga*

      By Huba huba! on Juni 15, 2015 pada 11:48 am

  9. Aaah mau kesana. Terakhir ke luar kota cuma Jogja itu juga pake travel, jadi terbatas waktu

    By Disty on Juni 15, 2015 pada 3:40 pm

  10. Kalau lihat postingannya di atas, Lombok memang seperti surganya dunia, obyek wisatanya begitu mempesona. Kapan ya aku bisa ke sana sama temen-temen kantor ku

    By grsewakantor on Juni 15, 2015 pada 6:37 pm

  11. lombok memang tempat yang paling indah

    By Cara Mengobati Nyeri Otot on Juni 16, 2015 pada 2:50 pm

  12. Lombok, menarik tidak hanya karena peralihan di antara Indonesia Asia dan Australia fauna dan flora zona- atau yang dikenal sebagai garis Wallace, tetapi dikarenakan oleh dandanan kebudayaan yang memikat,dan berbagai elemen pencampuran kebudayaan itu sendiri.

    jadi pengen kesana,,,

    By maya on Juni 18, 2015 pada 3:26 pm

  13. enaknya bisa kesana ckck,

    By Health Care on Juni 19, 2015 pada 12:54 pm

  14. Aku durung tau nang Lombok, ndor. Ajakin aku lapo. Hihihi…

    By pupotku on Juni 19, 2015 pada 11:15 pm

  15. lombok memang tempat yang indah, saya jadi penasaran untuk mengunjunginya, terimakasih share nya ,,,,

    By nayya on Juni 20, 2015 pada 11:16 am

  16. lombok sangat cocok untuk bulan madu http://www.kerjabola.com

    By kerjabola on Juni 20, 2015 pada 5:53 pm

  17. Undangan dan perjalanan yang mengasikkan, tapi mohon tanya, apa saja kriteria blogger yang bisa diundang pihak Acer ? terima kasih.

    By abuhakam on Juni 21, 2015 pada 2:14 pm

  18. Lombok memang sangat keren, bali sih gak ada apa2nya 🙂

    By indokurir on Juni 21, 2015 pada 5:14 pm

  19. perjalanan ke lombok kayanya seru sekali

    By Ginseng Kianpi Pil on Juni 22, 2015 pada 10:49 am

  20. lombok memang mantap,, tempat wisata yang harus di kunjingi

    By jamu pelangsing on Juni 29, 2015 pada 10:03 am

  21. Belum pernah ke Lombok, terlihat sangat tenang dan beda sekali dengan Bali.
    Salah satu bucket list nih.

    By Meybee on Juni 30, 2015 pada 3:33 am

  22. tidak akan menyesal untuk liburan ke lombok karna banyak hal yang harus di kunjungi

    By Cara Mengobati Flu Tulang on Juli 2, 2015 pada 9:10 am

  23. dari dulu saya pengen ke Lombok tapi Tuhan belum mengizinkan, mungkin suatu saat saya bisa berwisata ke Lombok.. Amin..

    By Print Kaos Satuan on Juli 14, 2015 pada 6:43 am

  24. lombok mantap jadi pengen ke sana

    By jamu pelangsing on Juli 24, 2015 pada 2:42 pm

  25. lombok! emang bagus banget sih kemarin temenku ke sana dia backpacker-an cuma abis 2,5juta (tiket pesawat, transport, makan, wisata, penginapan) pokoknya udah semua diluar oleh-oleh ya.

    btw, rumah kalian udah ramah lingkungan belum nih? gimana cara bikin rumah kita biar jadi rumah yg ramah lingkungan sih? http://citragrandcity.com/ciptakan-rumah-ramah-lingkungan/

    By faralia15 on Juli 27, 2015 pada 12:38 pm

  26. tempatnya bagus bgt. jadi pingin ke sana…

    By echotuts.web.id on Agustus 4, 2015 pada 3:23 pm

  27. jadi pengen ke lombok ya biasa liat di ftv ternyata indah banget tempatnya 😀

    By Anak Sehat on Agustus 8, 2015 pada 2:45 pm

  28. gili trawangan itu ngangeni. sepedaan. berenang. snorkling.

    sayangnya makin tak terkelola. nyaris tanpa kendali pembangunannya. serupa penyakit di negeri ini.

    By a! on Agustus 12, 2015 pada 2:02 pm

  29. Lebih pengen ke Singapura. Kepastian biaya dan transportasinya itu yang menjadi salah satu pertimbangan.

    By mr jahe on Agustus 13, 2015 pada 9:33 am

  30. mantabs bisa ke Lombok (lagi), saya malah baru kali pertama bulan April lalu hihiii…

    By bimakuru on Agustus 13, 2015 pada 4:23 pm

  31. Salah satu tempat yang ingin selalu dikunjungi neh Mas

    alee | http://www.alimuakhir.com

    By alimuakhir on Agustus 17, 2015 pada 10:14 am

  32. wah lombok… tempat yang keren… banyak turis ga di sana ndoro???

    By seputartangerang on Agustus 18, 2015 pada 3:34 pm

  33. dari dulu kepengen banget jalan-jalan ke lombok, semoga tahun ini bisa terlaksana,, amiiin…

    mampir yuk,
    media online yang membantu pencarian dan penemuan barang
    http://www.beritahati.com

    By nicko on Agustus 18, 2015 pada 3:36 pm

  34. ah jadi pengin. sayang gaada uang, gaada yang ngajak. haduh.

    By Ariesusduabelas on Agustus 20, 2015 pada 9:45 am

  35. Keren banget

    By Ricalinu on Agustus 31, 2015 pada 11:09 am

  36. lombok tempat yang indah, bisa jadi rferensi nie

    jangan lupa info toyota DP 20jt
    http://www.daya-toyotapusat.com

    thanks kawan

    By dewa on September 3, 2015 pada 9:57 am

    1. thanks infonya dewa, sangat membantu sekali

      By zul on September 3, 2015 pada 9:58 am

    2. keren juga ya toyota, berani bersaing harganya

      By sherin on September 3, 2015 pada 9:59 am

  37. Itu foto yang paling atas, dimana gan ya? Salam dari seorang pencinta gunung

    By artopraph on September 7, 2015 pada 12:04 pm

  38. kapan ya bisa kesana bareng keluarga. kira kira butuh biaya berapa ke wisata lombok.

    By dyka creative on November 2, 2015 pada 3:24 pm

  39. estimasi biaya jalan2 di lombok makan, transport dan penginapannya berapa gan?

    By Lyla on Desember 4, 2015 pada 11:47 pm

  40. mauuu ke lombok!! saya belum pernah ke lombok sampai detik ini, mentok cuma sampai uluwatu aja.. *sedih*

    next time boleh deh nyicip lombok.

    By Andrean Christian on Januari 2, 2016 pada 10:53 pm

  41. pengen ke lombok sih gan 🙂 sepertinya asik banget

    By Dompet Kulit handmade on Januari 29, 2016 pada 11:02 pm

  42. minyak bulus murni

    By kerajinan kayu on Maret 22, 2016 pada 8:38 am

  43. Hadeuhhh bkin ngiler, kapan ya bisa ke lombok saya -_-

    Wisata di Tangerang yang enak cuma di Perumahan CitraRaya Tangerang

    By Kedel on Agustus 29, 2016 pada 10:42 am

Tinggalkan Balasan



Mobile Site | Full Site


Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.