Hah? Harian Kompas pakai AI?

Maret 6, 2023 § Tinggalkan komentar

Harian Kompas hari ini untuk pertama kalinya menampilkan foto karya AI, MidJourney, di halaman depan.

Beberapa orang kawan langsung melempar komentar, ada yang pro dan ada yang kontra. Saya hanya membatin, kenapa baru sekarang?

Sebagaimana teknologi baru lainnya, penggunaan foto karya AI juga memicu kontroversi. Beberapa orang mengkhawatirkan bahwa penggunaan teknologi ini dapat mengancam pekerjaan seniman dan fotografer manusia, sementara yang lain mengkhawatirkan penggunaannya dapat memperkuat bias dan diskriminasi.

Bias dan diskriminasi terjadi ketika sistem AI menghasilkan output yang tidak adil atau tidak akurat karena data pelatihan yang digunakan mengandung bias.

Bias dapat terjadi ketika data pelatihan yang digunakan untuk melatih AI tidak mewakili populasi yang lebih luas, sehingga sistem dapat menghasilkan output yang tidak akurat atau tidak inklusif bagi kelompok minoritas.

Contoh konkret dari bias dan diskriminasi dalam penggunaan AI adalah pada sistem pengenalan wajah yang diprogram untuk mengenali wajah manusia.

Beberapa studi menunjukkan bahwa sistem pengenalan wajah dapat mengalami kesalahan yang lebih tinggi dalam mengenali wajah orang kulit berwarna, perempuan, atau orang yang berusia lanjut karena data pelatihan yang digunakan lebih banyak berfokus pada kelompok mayoritas.

Dampak dari bias dan diskriminasi dalam penggunaan AI dapat sangat merugikan dan dapat memperkuat ketimpangan sosial dan budaya yang sudah ada.

Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan sistem AI yang adil dan inklusif, dengan memperhatikan data pelatihan yang digunakan dan memastikan bahwa sistem tidak menghasilkan output yang merugikan kelompok minoritas.

Penting juga untuk dipahami bahwa teknologi memiliki potensi untuk memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, termasuk dalam industri kreatif. Penggunaan AI dapat membantu dalam mempercepat proses produksi gambar dan meningkatkan kualitasnya.

Penggunaan teknologi harus tetap memperhatikan etika dan dampak sosialnya. Oleh karena itu, penting untuk mengadopsi pendekatan yang bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi, dengan mempertimbangkan dampak sosial dan budaya serta memastikan bahwa keamanan data dan privasi terjaga.

Kelebihan dari menggunakan teknologi text to image AI, seperti MidJourney, adalah kemampuan untuk menghasilkan gambar yang realistis dan berkualitas tinggi dalam waktu singkat. Hal ini sangat berguna dalam industri kreatif, seperti media, iklan, dan desain grafis, di mana kecepatan dan kualitas sangat penting.

Namun, kekurangan dari penggunaan teknologi text to image adalah tidak adanya unsur kreativitas manusia yang dapat membuat gambar lebih unik dan orisinal.

AI pun dapat memperkuat bias yang ada dalam data pelatihan, sehingga dapat menghasilkan gambar yang tidak inklusif atau tidak akurat secara sosial atau budaya.

Oleh karena itu, meskipun AI dapat membantu dalam proses produksi gambar, penting untuk menjaga keseimbangan antara penggunaan teknologi dan kemampuan manusia dalam mengekspresikan kreativitas dan kepekaan sosial.

Apakah dengan demikian media tetap dapat memanfaatkan AI?

Media tetap dapat memanfaatkan AI, seperti MidJourney, dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  1. Menjaga kepekaan sosial dan budaya: Media harus memastikan bahwa AI tidak memperkuat bias atau diskriminasi yang ada dalam data pelatihan. Oleh karena itu, sebaiknya media menggunakan sumber daya yang inklusif dan diversifikasi dalam mengembangkan model AI.
  2. Menjaga keseimbangan antara teknologi dan kreativitas manusia: Penting untuk mengadopsi pendekatan yang seimbang antara teknologi dan kreativitas manusia. Media harus memastikan bahwa AI digunakan untuk membantu proses produksi gambar, bukan menggantikan kreativitas manusia.
  3. Memahami keterbatasan AI: Media harus memahami keterbatasan AI, termasuk dalam hal kemampuan untuk menghasilkan gambar yang orisinal dan unik. Oleh karena itu, sebaiknya media menggunakan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai satu-satunya sumber untuk produksi gambar.
  4. Menjaga privasi dan keamanan data: Media harus memastikan bahwa data yang digunakan untuk melatih model AI tidak melanggar privasi individu dan data tersebut disimpan dengan aman.

Kesimpulan: media dapat memanfaatkan AI text to image seperti MidJourney dengan cara yang bertanggung jawab dan seimbang. Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, media dapat memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kualitas produksi gambar dan mempercepat proses, tanpa mengeksploitasi kreativitas manusia atau memperkuat bias dan diskriminasi.

Ada komentar, Kisanak?

*) Tulisan ini terwujud berkat bantuan AI, WriteSonic.

Iklan

Tagged: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Hah? Harian Kompas pakai AI? at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: