Kaos Pecas Ndahe
November 12, 2008 § 52 Komentar
Detik berganti menit, menit menjadi jam, lalu hari dan pekan. Tak terasa, perhelatan Pesta Blogger 2008 tinggal sepuluh hari lagi. Sampean sudah mendaftar belum, Ki Sanak?
Ayo, tunggu apa lagi? Registrasi sebentar lagi ditutup, tepat pukul 00.00 WIB, 17 November 2008. Jangan sampai sampean ndak dapat tempat duduk.
Ndak usah bingung nanti mau pakai baju apa. Kalau ada, sampean boleh memakai seragam komunitas. Kalau T-shirt Komunitas belum jadi, atau ndak bisa hadir di acara tapi tetap pengen punya T-shirt Pesta Blogger, jangan khawatir. Mulai sekarang, sampean juga sudah bisa memesan T-shirt resmi Pesta Blogger 2008.
Contoh kaos seperti foto di atas. Diperagakan oleh trio kwek-kwek model dadakan yang sudah kondang di ranah blogger, Chichi, Chika, dan Dilla. Bagaimana cara pesannya? Silakan koprol ke halaman ini.
>> Selamat hari Rabu, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah memesan kaos Pesta Blogger 2008?
TPC Pecas Ndahe
November 10, 2008 § 35 Komentar
Apa yang kita kenang tentang hari ulang tahun? Semangat yang terus bergemuruh? Sekadar waktu yang lewat atau justru sisa usia untuk berbuat?
Apa pun artinya, setiap momen ulang tahun selalu menyiratkan sesuatu. Ia berbicara tentang perayaan sebuah kenangan, perubahan, semangat, gairah, juga cita-cita.
Pada momen yang menggembirakan itulah, hari ini saya mengucapkan selamat merayakan ulang tahun pertama kepada komunitas blogger Tugu Pahlawan di Surabaya. Semoga sampean semua terus bergairah menularkan virus persahabatan dan berbagi lewat blog ke delapan penjuru angin.
Jangan lupa, tumpengnya tolong dikirim ke Jakarta ya, hehehe ….
Eksekusi Pecas Ndahe
November 10, 2008 § 58 Komentar
Amrozi, Ali Gufron, dan Imam Samudra, akhirnya dieksekusi di Lembah Nirbaya, Nusakambangan, Ahad dini hari kemarin. Apakah mereka mati syahid? Adakah mereka menjadi syuhada? Pahlawan?
“Wah, saya ndak tahu, Mas. Saya tahunya cuma pahlawan kesiangan,” kata seorang kawan.
“Pahlawan kesiangan itu apa?” saya balik bertanya.
“Itu loh pahlawan yang ndak punya weker, bangunnya siang melulu, hahaha …” jawab kawan saya sambil ngakak.
“Halah, garing, ndak lucu, Bung! Itu sama saja dengan mengatakan hero paling terkenal adalah hero supermarket,” saya membalas.
Pahlawan memang sering dijadikan bahan lelucon. Para penulis dan pujangga kerap membuat satire tentang mereka. Tapi, apakah dengan demikian setiap pahlawan adalah badut? « Read the rest of this entry »
Kuis Pecas Ndahe
November 7, 2008 § 46 Komentar
Pintar bahasa Inggris? Berani menerima tantangan? Ikuti kuis bahasa Inggris yang diadakan oleh kawan saya, Bu Guru Nana di Pedapa.
Ndak susah-susah amat kok caranya. Sampean cuma diminta melengkapi kalimat dengan mengisi titik-titik kosong. Jawabannya juga sudah ada, tinggal dipilih mana yang cocok. Soalnya seperti ini nih … « Read the rest of this entry »


