Sikap Pecas Ndahe
Maret 31, 2008 § 28 Komentar
Ini sikap saya setelah sepekan ini mendengar dan melihat kesengkarutan di ranah Internet.
Saya mau ngeblog yang asyik-asyik saja. Ngeblog sak penak saya sendiri. Saya mau ngeblog untuk menyebarkan kedamaian, sikap rendah hati, dan menjauhkan permusuhan. Saya ingin membantu orang-orang yang perlu ditolong saja — semampu saya.
Terserah apa kata orang tentang blog dan blogger. Yang penting saya akan mencoba tak menginjak-injak dan meludahi hak-hak orang lain.
Tugas blogger bukanlah menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan kebencian, melainkan mengkomunikasikan saling pengertian.
Selamat malam Indonesia, sampai bertemu lagi besok … 😀
Blogger Day Pecas Ndahe
Maret 31, 2008 § 54 Komentar
Biarpun sudah dituduh macam-macam — tukang tipu kek, kurang kerjaan kek, sukanya nge-hack kek — ternyata para blogger tetap eksis hingga detik ini. Tak peduli omongan pakar ini dan itu.
Dan ranah blog terus bergemuruh dengan kegiatan-kegiatan yang asyik. Setelah Pesta Blogger sukses tahun lalu, kali ini giliran British Council yang menggelar acara Blogger Day 2008.
Kapan? Di mana? Catat nih … « Read the rest of this entry »
Lakonet Pecas Ndahe
Maret 29, 2008 § 28 Komentar
Siapa bilang blogger itu tukang tipu? Siapa bilang blogger itu hacker; blogger itu orang kurang kerjaan; blogger itu suka menyamun halaman situs orang dan mengintip gambar-gambar syur … ???

Barangsiapa masih memiliki imaji keliru tentang blog dan sosok blogger, silakan mampir ke Lakonet. Ini blog tentang kocap kacarita wayang ing babat blog. Halah. Blog apa ini? « Read the rest of this entry »
Klarifikasi Pecas Ndahe
Maret 27, 2008 § 67 Komentar
Setelah membuat dua posting tentang Roy Suryo dan membaca pernyataannya di beberapa media mengenai blogger dan ulahnya, saya lalu mengirim SMS ke yang bersangkutan untuk mendapatkan klarifikasi.
SMS saya kirimkan tadi malam, dan jawabannya baru masuk siang ini.
Saya: Numpang tanya, apakah benar kamu mengatakan blogger itu mendukung pornografi dan menolak UUITE?
RS: Aku emoh komentar plesetan macam itu. Terlalu banyak komentar [asli]-ku diplesetkan, ya oleh para blogger sendiri, kemudian diforward2. Blogger ‘gitu loh.
Saya: Oh ngono. Soalnya jelas tak semua blogger seperti yang kamu sebutkan. Ada blogger seperti Juwono Sudarsono, Yusril Ihza Mahendra, dsb yang mungkin menolak pornografi dan mendukung UUITE.
RS: Kalau tadi mendengarkan Elshinta (pagi jam 9-an), tentu akan faham bahwa memang ada Blogger positif dan negatif. Biasalah, dibuat issue, diplesetkan … 😦
Saya: Kosikik. Kalo dr siaran live interaktif, sbrp bnyk efek pelintiran dibnding wwcr yg ditranskrip ke teks? Aku ra nonton tv, shgg gak lht lsg ucpnmu? (note: pertanyaan ini titipan dari Paman Tyo)
Update:
Setelah menunggu sekian jam, SMS jawaban Roy datang pada pukul 17.15 waktu handphone saya.
Roy: Tengkyu, Dab. Tapi aku akan tetap mengkritisi Blogger, karena kenyataan itu. Soal ‘pelintiran’ atau pelesetan itu biasa dalam sebuah iklim Demokrasi, he 3x 😀
Saya: Tengkyu untuk apa?
Eh, rupanya ia tak menjawab.
UPDATE:
Pada pukul 18.31, Roy kembali mengirimkan SMS balasan. Isinya:
Tengkyu karena — meski berbeda pandang soal blog — suatu kehormatan Ndoro Kakung masih mau klarifikasi langsung ke aku, bukan spt yg lain, langsung melintir 😀
Giliran saya tak membalas SMS itu. Saya menganggap kasus ini selesai sampai di sini.
Sekrup Pecas Ndahe
Maret 24, 2008 § 26 Komentar
Ah, liburan kok terasa cepat berlalu. Setelah libur panjang, eh sekarang sudah Senin lagi. Dan, kita semua harus kerja lagi. Syokor, hahahaha …
Tapi, ndak usah bersedih, Ki Sanak. Mari kita nikmati dan rayakan saja hidup ini. Beginilah nasib kita sebagai sekrup, mur, dan baut dari mesin besar bernama kapitalisme.
Tanpa kita, pabrik-pabrik tak akan mampu bergemuruh. Roda-roda produksi macet. Rejeki seret. Dan kemakmuran tiada terbagikan. Halah.
Ngomong-omong soal pabrik dan kapitalisme, saya mau cerita tentang sebuah blog yang lucu: blog Sekrup. Isinya uneg-uneg sebutir sekrup di sebuah pabrik. « Read the rest of this entry »


