Tips Pecas Ndahe

Desember 4, 2007 § 64 Komentar

Saya kerap menerima email yang menanyakan segala sesuatu tentang blog. Mungkin pengirimnya mengira saya jagoan urusan beginian. Padahal, asal tahu saja, saya itu sama begonya dengan mereka semua.

Tapi, supaya mereka tak terlalu kecewa dan merasa menyesal karena sudah mengirim email, saya sudah menyiapkan jawaban standar.

Kira-kira beginilah risalah percakapan antara mereka dan saya, siapa tahu berguna buat sampean juga, Ki Sanak.

>> Ndoro, blog itu apa sih? Untuk apa kita bikin blog?

:: Blog itu cuma sejenis mainan saja kok. Mungkin seperti Tamagotchi buatan Jepang itu. Setelah memilikinya, sampean mesti merawatnya agar dia hidup terus.

Untuk apa? Oh ya bukan untuk apa-apa, kecuali kalau sampean ingin memperoleh pelajaran. Blog itu sarana kita belajar, tentang apa saja. Tempat memberi dan menerima. Nah, kalau sampean bukan orang yang biasa berbagi, melepaskan kekesalan hati dengan cara yang beradab, ya ndak usah bikin blog. « Read the rest of this entry »

Ida Pecas Ndahe

November 25, 2007 § 25 Komentar

Saya mengenal [suara] nya sejak dia masih jadi penyiar Radio Prambors, Jakarta, pada akhir 1980-an. Kebetulan kantor kami berdekatan. Dia di Jalan Borobudur, saya di Jalan Raden Saleh. Halah, apa hubungannya ya?

Ya, dia Ida Arimurti, penyiar kondang Delta FM, Jakarta, itu. Ayu, ning Es-Te-We. Anak-anak 80-an pasti mengenalnya dengan baik. Bahwa Ida tak mengenal mereka, itu bukan urusan saya to? « Read the rest of this entry »

Setan Pecas Ndahe

November 23, 2007 § 20 Komentar

Seandainya blog sudah mati, apalagi yang menarik dari permainan ini?

Tiada kata, tiada gambar. Tanpa dia, tanpa kita.

Ah, untungnya, dalam hidup ini ada setan. Dan, sepanjang hidup ini, kita membutuhkan setan. Kalau sedang sepi, tak ada setan, kita masih bisa mengimpornya dari gudang purbasangka atau kerisauan kita sendiri.

Kalaupun tak ada juga, kita dapat mencari musuh. Musuh memberi kita bentuk. Kebencian dan kewaspadaan memberi kita kekuatan.

Dengan cara itulah kita punya cara yang lebih gampang dalam “mengetahui” dunia: ada kawan, ada lawan, ada sana, ada sini.

Tapi, apakah sebetulnya dunia itu? « Read the rest of this entry »

R.I.P Pecas Ndahe

November 22, 2007 § 36 Komentar

The blog is dead. Seseorang mengeluh dengan lirih. Saya tahu, ia seolah hendak melawan, tapi tertahan. Ia kalah, tapi tidak takluk.

The blog is dead … long time ago. Air matanya tertahan di sudut. Bibirnya terkatup rapat. Saya tahu, ia gundah. Tapi, mungkin agak sedikit lega. Akhirnya ia bisa bebas, lepas dari sekat-sekat yang begitu lama membelenggu.

The blog is dead, but not the ideas. Ah, ia sudah bisa tersenyum. Saya lihat matanya menyala-nyala. Ada saga di sana.

Sebab memang, ketika pedang ditanggalkan, dan ilmu tertinggi adalah kekosongan — seperti halnya Bukek Siansu yang bahkan tak berbaju dan tak bersandal — apa lagi yang bisa mengalahkan seseorang selain dirinya sendiri? « Read the rest of this entry »

Delusi Pecas Ndahe

November 21, 2007 § 32 Komentar

Someone has gone too far and crossed the line. Mungkin dia mengalami delusi, tak bisa membedakan batas antara dunia nyata dan kehidupan di ranah blog. Kenapa Ndoro diam aja?

Pertanyaan itu datang tiba-tiba, singgah di handphone saya dini hari tadi. Antara kaget dan bingung, di tengah jalanan yang lengang, saya tercenung lama memikirkan pertanyaan dari seorang pengirim yang memilih anonim itu. Dan, tanpa izinnya saya kembalikan pertanyaan ini ke sampean semua, Ki Sanak.

Bukan apa-apa, saya cuma mau mengajak sampean mengenali dunia yang makin lama makin absurd ini. Ranah blog. Wilayah di mana, “Messages came across dan sampean ndak bakal tahu secara persis apa yang sesungguhnya ditulis orang,” kata seorang teman yang lain. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Blog category at Ndoro Kakung.