Stoya Pecas Ndahe

Oktober 25, 2012 § 35 Komentar

Seperti apakah tanda-tanda orgasme pada perempuan? Bagaimana paras perempuan yang tengah mendaki puncak kenikmatan seksual itu? Apa yang terjadi setelah seorang perempuan mencapai puncak?

Sampean bisa mendapatkan gambaran tentang perempuan yang mengalami orgasme dari video-video eksperimen Clayton J. Cubitt. Semua video itu ada di Youtube. « Read the rest of this entry »

Berlin Pecas Ndahe

Juni 20, 2012 § 68 Komentar

Berlin dalam tiga kata? Jerman, Hitler, dan tembok. Inilah bekal yang saya simpan dalam hati ketika untuk pertama kali menginjakkan kaki di sana, April tahun 2011.

Bekal itu menari-nari sebagai imajinasi. Lalu menjelma menjadi dua video pendek. Tentang Berlin dan Pelabuhan Hamburg. « Read the rest of this entry »

Stockholm Pecas Ndahe

Mei 11, 2012 § 99 Komentar

Dibangun di atas 14 pulau, Stockholm adalah ibu kota Swedia yang padat. Populasinya sekitar 4,5 juta jiwa. Ada sekitar 150 bangunan bersejarah di kota ini, termasuk Museum Nobel dan City Hall. Dua tempat ini terkenal oleh acara tahunan prestisiusnya, Penghargaan Nobel.

city of Stockholm

Salah satu kawasan yang paling menarik perhatian di Stockholm adalah kawasan kota tua Gamla Stan di Pulau Stadsholmen. Gamla Stan juga dikenal dengan julukan “kota di antara jembatan.”

Kawasan ini terdiri dari lorong-lorong sempit dengan sejarah selama 750 tahun. Di kiri dan kanan lorong berdiri megah bangunan kokoh dengan dinding batu warna terakota. « Read the rest of this entry »

Berlin Pecas Ndahe

April 20, 2011 § 55 Komentar

MUSIM semi di Berlin. Pada sebuah siang yang cerah dengan suhu 10 derajat Celsius. Ketika Laut Baltik mengirimkan angin dingin yang memerihkan pipi dan mengeringkan bibir. Bersama 12 blogger dari pelbagai negara, pada 9 April 2011 saya mengunjungi dinding paling legendaris di Eropa: Tembok Berlin.

Grafiti di sisi timur Tembok Berlin.

Dulu dinding ini pernah memisahkan Berlin menjadi dua wilayah: Barat dan Timur. Tapi kini tembok ini tak seangker dulu. Sejauh mata memandang, tembok itu sekarang penuh grafiti yang indah karya pelukis-pelukis lokal.

“Setiap dua tahun sekali, pemerintah mengundang para artis setempat untuk ikut berpartisipasi melukis dinding ini,” kata pemandu wisata yang mengantar kami berkeliling. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Duniasana category at Ndoro Kakung.