Malari Pecas Ndahe

Januari 15, 2007 § 11 Komentar

Hari ini, 33 tahun silam, huru-hara pecah di jantung Jakarta. Mahasiswa dan rakyat turun ke jalan menolak dominasi Jepang. Pada saat yang sama, Perdana Menteri Jepang Kakuei Tanaka berkunjung di Jakarta.

Aksi unjuk rasa berubah menjadi kerusuhan. Pasar Senen membara. Militer lalu turun tangan. Jenderal Soemitro pun berorasi di atas panser, di bundaran Hotel Indonesia, menenangkan massa. Beberapa tokoh mahasiswa ditangkap, di antaranya Hariman Siregar. Dan insiden itu pun dikenal sebagai Peristiwa Malari (Malapetaka Lima Belas Januari).

Hari ini, Hariman Siregar sepertinya mau bernostalgia — dengan beberapa perbedaan. Ia memang kembali menggelar aksi unjuk rasa persis di bundaran Hotel Indonesia. Tapi, ia tak sedang menolak Jepang. Ia memprotes pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Hariman juga tak akan dihadapi petinggi tentara sekelas Sumitro. Pejabat paling tinggi yang akan menghadapinya mungkin cuma berpangkat ajun komisaris. « Read the rest of this entry »

Dolanan

Januari 14, 2007 § Tinggalkan komentar

Kalau sampean ingin tahu tentang aneka macam berita dan informasi kesehatan, silakan klik Dolanan ini. Siapa tahu sampean beroleh manfaat dari dolanan anyar saya ini.

Monggo, dolanan bareng saya … 😀

Rokok Pecas Ndahe

Januari 12, 2007 § 22 Komentar

Miss Narcis Kacang Buncis itu kemarin sore bertanya ke saya via YM, adakah kasta dalam pemberitaan? Dia bertanya karena merasa pencarian pesawat Adam Air jauh lebih ekstensif (dan lavish?) dibanding pencarian kapal Senopati Nusantara yang tenggelam di Laut Jawa itu.

Sekarang gantian saya mau tanya, adakah kasta dalam merokok? Saya tanya karena label merek rokok zaman dulu itu mengesankan ada kasta di antara para perokok. Tapi postingan ini bukan bermaksud menyaingi label gombal milik paman yang terkenal itu lo … 😛

« Read the rest of this entry »

Kutang Pecas Ndahe

Januari 11, 2007 § 28 Komentar

Tahukah sampean bahwa ternyata orang lebih sering menggunakan kata “bra” untuk menyebut penutup payudara wanita?

Semula saya juga tak menyangka kata tersebut lebih sering dipakai ketimbang kata “BH” atau “kutang”.

Saya baru tahu setelah iseng-iseng mencari dan membandingkan berapa banyak ketiga kata tersebut dipakai di Google.

Dan, hasilnya adalah: « Read the rest of this entry »

Citra Pecas Ndahe

Januari 9, 2007 § 15 Komentar

Siapa tak pernah menggambar pemandangan seperti ini sewaktu kanak-kanak? Pemandangan dengan dua gunung, jalan, sawah, dan matahari seperti ini mungkin gambar paling klasik dalam sejarah anak-anak Endonesah. Dan, sangat khas. Saya tak tahu kenapa rata-rata anak-anak kita melukis pemandangan seperti ini, bahkan anak-anak di daerah yang tak punya gunung dan persawahan.

Keseragaman imajinasi? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Indonesiana category at Ndoro Kakung.