Google Pecas Ndahe

Februari 28, 2011 § 98 Komentar

Google katanya mampu mencatat semua “pahala” dan “dosa” kita. Ia menyimpan semua data, foto, catatan, teks, narasi tentang orang atau perusahaan, lembaga, organisasi dan seterusnya, yang pernah diunggah ke halaman-halaman web.

Tapi mesin pencari paling populer sejagat itu kadang membingungkan. Jika kita mengetik kata kunci “keburukan sby” misalnya, ia malah menampilkan hasil pencarian berupa “kebaikan sby”.

« Read the rest of this entry »

Nurdin Pecas Ndahe

Februari 23, 2011 § 40 Komentar

Hari ini Indonesia kembali membicarakan perihal Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Dan, sayangnya, narasi tentang figur yang satu ini diwarnai dengan kemarahan.

Berita di media massa dan media sosial mengabarkan ihwal para suporter sepakbola yang mendatangi kantor PSSI di Senayan. Mereka menuntut Nurdin Halid meletakkan jabatan. Nurdin dianggap tak becus memimpin organisasi dan korup.

Nurdin, terpidana kasus korupsi yang sudah dua periode memimpin PSSI, menampik tuntutan itu. Ia bahkan hendak maju lagi dalam ajang pemilihan ketua umum bulan depan. « Read the rest of this entry »

Ahmadiyah Pecas Ndahe

Februari 7, 2011 § 79 Komentar

Lapangan Wenceslas, Praha, tahun 1969. Di tengah hari musim dingin Januari, seorang lelaki bernama Jan Palach datang. Ditanggalkannya jas panjang yang ia pakai, disiramkannya bensin ke seluruh tubuhnya, lalu dinyalakannya korek api. Dalam beberapa detik, api membakar badannya.

Tiga hari kemudian ia mati.

Di saku jasnya ditemukan secarik kertas dengan tulisan: ”…ini dilakukan untuk menyelamatkan Cekoslovakia dari pinggir jurang ketiadaan harapan.”

Tragedi yang menggetarkan itu saya baca dari tulisan Goenawan Mohamad.

Palach adalah mahasiswa filsafat. Umurnya baru 21 tahun. Ia membakar diri sebagai bentuk protes pendudukan Soviet yang dengan mengirim tank dan tentara hendak meneguhkan sistem komunisme kembali di Cekoslovakia dan membungkam rakyat yang menginginkan liberalisasi. « Read the rest of this entry »

Kucing Pecas Ndahe

Januari 21, 2011 § 118 Komentar

Bagi sebagian orang, kucing itu binatang peliharaan yang lucu dan menggemaskan. Tapi buat mereka yang tak suka, kucing bisa saja dianggap sebagai hewan pengganggu.

Seperti kucing di kantor saya. Hewan berkaki empat ini hilir-mudik bebas setiap hari di sekitar kantor. Mereka makan, minum, merayu pasangan, dan berkegiatan seksual tanpa malu-malu. Yah, namanya juga kucing.

Tak cuma itu. Kucing-kucing yang hidup di sekitar kantor saya pernah memicu kehebohan dan kejengkelan. Saya ingat beberapa insiden di kantor yang ditimbulkan oleh para kucing beberapa tahun yang lalu. Mereka beraksi seenaknya, mengacak-acak meja, bahkan mengencingi sepatu seorang kawan. « Read the rest of this entry »

Percakapan Pecas Ndahe

Januari 17, 2011 § 108 Komentar

Pada mulanya adalah sebuah sapaan biasa pada pagi hari di Twitter. Lalu obrolan sepanjang hari via BlackBerry Messenger. Sebuah percakapan tentang Alyssa Soebandono, sekolahnya di Inggris, pekerjaannya, hingga keinginannya menjadi wartawan Tempo.

Begitulah salah satu aktivitas saya di Ahad kemarin. Percakapan itu berlangsung lama, dari pagi hingga dini hari. Tentu saja diselingi jeda-jeda panjang karena kami toh harus melakukan aktivitas lain.

Alyssa Soebandono atau dipanggil Icha, lahir di Jakarta, 25 Desember 1991. Dia pemain sinetron, bintang film, dan bintang iklan.

Wikipedia mencatat, Icha pernah bermain di beberapa sinetron, antara lain Upik Abu dan Laura (2008) di RCTI prod. Sinemart, Alisa (2008-2009) di RCTI prod. Sinemart, Kejora dan Bintang (2009-2010) di RCTI prod. Sinemart.

Ia juga pernah main di film Petualangan Sherina (2000), Janus: Prajurit Terakhir (2003), Inikah Rasanya Cinta? (2005). Sedangkan iklan yang dibintanginya adalah sampo Rejoice dan bedak Marcks.

Saya mengenalnya melalui Twitter ketika tahun lalu melancong ke Melbourne. Kebetulan Icha memang kuliah di Monash University. Sejak itu, beberapa kali kami ngobrol (ehm!) via BBM, seperti kemarin. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Indonesiana category at Ndoro Kakung.