Partai Pecas Ndahe
Juli 10, 2008 § 65 Komentar
Inilah daftar dan nomor urut partai politik peserta Pemilihan Umum 2009. Silakan sampean melihat, mengecek, dan mulai sekarang memilih partai mana yang mau dipilih.
Tapi, ingat, jangan sampai sampean berebut seperti dua tokoh partai ini. Malu euy, kayak anak kecil.
Apa? Golput? Waduh, itu terserah sampean, Ki Sanak. « Read the rest of this entry »
Kristina Pecas Ndahe
Juli 9, 2008 § 48 Komentar
Kristina Iswandari namanya. Penyanyi dangdut profesinya. Terakhir kali saya melihatnya di televisi, di sebuah acara infotainment, Ahad lalu. Ia sedang berlibur bersama kerabat di sebuah kolam renang.
Di tayangan itu, Kristina tampak ceria. Parasnya berseri-seri, penuh senyum. Pipinya gembil, badannya pun lebih subur dibanding sebelumnya. Adakah Kristina makan melulu dan kurang berolah badan? Adakah dia lebih bahagia sekarang?
Entah. Hanya dia yang tahu apa yang sesungguhnya terjadi dengan tubuhnya. Kita jarang beroleh kabar darinya sejak sang suami masuk bui. Ya, Kristina adalah istri dari anggota DPR-RI dan pengurus Partai Partai Persatuan Pembangunan, Al Amin Nur Nasution. Mereka menikah pada 4 Januari 2007.
Media-media infotainment memberitakan perkawinan mereka tidak beroleh restu dari kedua orang tua Kristina, Bowo Sukiswo dan Dariah. Sang suami kabarnya juga melarang dia turun panggung lagi. Akibatnya, Kristina sepi order dan nyaris hilang dari planet gosip. « Read the rest of this entry »
Peran Pecas Ndahe
Juli 7, 2008 § 38 Komentar
Tingkah laku para tokoh publik makin lama kian lucu dan menggemaskan. Ada yang suka disuap, berubah jadi calo perkara, hobinya melepas syahwat dengan sekretarisnya, dan sebagainya.
Di tempat lain, ada yang sibuk menunggangi. Ada pula yang sering menyalakan kompor, bakar ini dan itu, seraya menggalang angket. Bahkan ada juga yang sukanya lempar tangan sembunyi batu, berteriak semprul bin sontoloyo.
Mereka bukan hanya membikin kita merasa geli, melainkan juga menyodorkan satire paling pahit. Kalau sudah begini, ada kemungkinan mereka akan berebut lahan rejeki dengan para pelawak sejati.
Benarkah tokoh-tokoh itu sudah berubah peran jadi badut? Apa sih bedanya antara joker, clown, dan comedian?
Paklik Isnogud yang tengah menimang-nimang cangkir kopi di tangan hanya tersenyum ketika saya menanyakan perihal itu.
“Meski ada beda sedikit perbedaan arti dan makna, mereka punya fungsi dan peran yang sama di masyarakat,” jawab Paklik.
“Apa peran mereka, Paklik?” « Read the rest of this entry »
Noor Din Pecas Ndahe
Juli 5, 2008 § 33 Komentar
Kebahagiaan manusia tak terdiri dari kebebasan, melainkan dari sikapnya menerima kewajiban.

dicari: hidup atau mati
Toh banyak hal yang memang tak kita mengerti lagi dalam hidup ini. Mungkin karena semuanya tak cukup dengan penjelasan, dengan alasan. Barang kali karena semuanya diawali dengan cita-cita.
Mungkin kau tak tahu, siapa yang berdiri di tepi, akan semakin sulit ke gelanggang. Siapa yang tak punya beban sejarah di pundaknya dalam tempaan negeri tua ini, hanya akan bingung untuk menerjunkan diri di sana.
Salam takzim dari saya.
Telanjang Pecas Ndahe
Juli 4, 2008 § 50 Komentar
Bulyan Royan mungkin adalah contoh paling telanjang tentang betapa rakusnya wakil rakyat kita yang terhormat. Ia ditangkap Komisi Pemberantas Korupsi di Plaza Senayan yang mentereng itu dengan barang bukti di tangan: uang suap senilai Rp 684 juta.
Tentu saja Bulyan belum tentu bersalah sampai pengadilan memutuskannya kelak. Namun, yang jelas, dia bukan satu-satunya tokoh politik pilihan rakyat yang tersandung kasus uang sogokan. Sebelumnya, beberapa anggota Dewan yang lain juga telah masuk bui gara-gara uang haram, seperti Al Amin Nasution, Hamka Yamdu, dan Antony Zeidra Abidin. Yang lain bisa jadi akan segera menyusul.
Mengapa anggota DPR tak kapok-kapok dan masih saja menerima suap? Kenapa mereka tak jeri pada pemberantasan korupsi? Adakah ini soal keserakahan manusia semata?
Pada malam yang lengas, saya menanyakan soal itu kepada Paklik Isnogud yang tengah melamun di atas lincak, kursi bambu lapuk di rumahnya. Apa jawaban Paklik? « Read the rest of this entry »

