Kompetisi Pecas Ndahe
Mei 23, 2011 § 78 Komentar
Pas belum punya uang, pengen beli handphone. Setelah punya uang, bingung mau beli handphone yang mana. Begitulah masalah yang selalu dihadapi Mat Bejo teman saya.
Makanya, dia bertanya melulu setiap kali bertemu saya. “Kalau iPhone4 bagus nggak, Mas?” tanya Mat Bejo sambil melipat koran yang menayangkan iklan iPhone4.
“Bagus,” jawab saya sambil lalu.
“Terus sebaiknya pakai kartu apa, Mas? Operator mana yang lebih bagus?”
“Kartu penduduk.”
“Ah, serius nih, Mas, bagus yang mana? Mending operator yang itu atau yang ini, Mas? Soalnya saya bingung, karena semua mengaku paling bagus, paling murah, sinyalnya paling kenceng ….” Mat Bejo mencecar saya.
Lama-lama saya pun kesal. “Begini ya, Mat. Sampean harus teliti sebelum membeli. Zaman sekarang ini konsumen harus cerdas karena semua produk mengaku paling bagus. Persaingan begitu ketat. Tapi kompetisi itu bagus,” jawab saya. « Read the rest of this entry »
Asuransi Pecas Ndahe
April 19, 2011 § 41 Komentar
Asuransi itu seperti ban serep di mobil. Ia merupakan perlindungan terhadap kemungkinan buruk, misalnya ban kempes di tengah jalan. Ban cadangan memberikan semacam rasa aman bagi pengemudi: ada sesuatu yang bisa diandalkan ketika kesulitan datang.
Ibarat mobil, hidup kita juga memerlukan ban cadangan. Asuransi memberikan perlindungan terhadap risiko-risiko dalam hidup setiap orang, seperti kecelakaan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.
Pertanyaannya, siapa yang perlu asuransi? Apa keuntungan dan kerugian memiliki asuransi? Bagaimana memilih perusahaan asuransi yang andal? « Read the rest of this entry »
Kompetisi Pecas Ndahe
Maret 26, 2011 § 67 Komentar
Atlet dayung kaliber internasional, Bill Havens, tengah menjalani masa karantina menjelang kejuaraan dunia mendayung. Tiba-tiba Havens menerima kabar istrinya akan segera melahirkan.
Begitu mendengar kabar penting itu, Havens memilih untuk mengemas kopernya dan segera pulang. Ia bahkan melewatkan peluang meraih medali kejuaraan dunia dengan meninggalkan kamp latihan. Ia memutuskan untuk menunggui istrinya yg akan melahirkan.
Belasan tahun kemudian, tepatnya pada 1952, Bill menerima telegram dari putranya, Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas kano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.
Telegram itu berbunyi: « Read the rest of this entry »